
Berbaring di tempat tidur lama lamaa berfikir keras sebenernya apa yang terjadi sama hyu tian ituu. Udah hampir satu jam dari kepulangan hyutian tadi tapi sampe sekarang dia ngga ngasih kabar sama aku.
22.03
dreet.. dreet
" lagi apa?? "
ahh sial kufikir hyutian ternyata siLee
" mau tidur "
" jam segini tidur, emng doi mu kemana? "
" ntahlah "
" kok? marahan ya?? "
Dari situlah aku mulai banyak cerita, Marklee juga sedikit banyak menhiburku juga memberi saran padaku. Bahkan sampe akir dari pesan singkat marklee si hyutian juga ngga ada kabar aku juga malas mau mengirim pesan duluan.
Mulai hari ini juga aku pergi ke PT sendiri tidak lagi dengan hyutian, entah mengapa dia tidak lagi menjemputku pagi itu. Alhasil aku diantar sama seo ra sampai parkiran, sialnya mulai minggu ini dia bakalan dipindah di bagian A. Membayangkan datang ketempat ini sendiri meyusuri lorong2 dan parkiran yang luaas ini sendiri. aaahh sial
" hey?! "
sepertinya ada yang memanggilku, aku menengok kebelakang " hay " sambil kulambaikan tanganku.
" tungguin dong "
aku berhenti melihat dia berjalan cepat kearahku. " cepetan " teriakku
Dia sedikit berlari bukan karena aku yang nungguin tapi emang sedikit lagi pintu nya mau ditutup ini udah mepet banget nyampe PT nya.
Seharian ini aku tidak melihat hyutian bahkan saat istirahatpun aku tak melihatnya, entah apa yang harus aku lakukan. Saat pulang aku berencana untuk menunggunya diparkiran. Aku terus melihat setiap karyawan yang keluar tapi dia belom keluar juga. Udah 20menit dia juga gak keluar2 sampe akhirnya siMarklee lagi yang kulihat. hmmmπ
Dia berjalan ke arahku, " nungguin siapa? " bertanya padaku tanpa suara hanya gerak mulutnya saja. Aku hanya tersenyum.
" ditanya juga "
" nungguin seseorang "
" π€¨ udah kaga usah ditungguin mungkin aja doi udah pulang "
" dari tadi aku gak lihat dia keluar "
" ini udah abis karyawannya tinggal yang masuk shift siang aja yang ada didalam, coba kamu liat parkiran ini emang ada motornya?? "
" engga ada π "
" dasar bodoh π"
Aku berlalu pergi gitu aja. Bodo amat dengan apa yang dia katakan. Aku pergi kekantin untuk menunggu seo ra karena katanya hari ini dia akan ada beberapa hal yang harus diurus karena kepindahannya ini.
" bukannya itu hyu tian jieun?? "
" iyaa aku udah tauu, buruan "
Sesampainya di depan kos aku nyamperin hyutian yang duduk dibanggu depan kosan. Kim Seora langsung masuk kos gitu aja ninggalin kami berdua.
" dari mana? " menatapku tajam
menunggumu seperti orang bodoh, sialan kamu malah udah disini , gumamku.
" dari mana? " suaranya lebih keras
" baru pulang "
" ini udah setengah jam lebih dari jam pulang kerja, pergi kemana kamu? " matanya yang sipit melotot menatapku
" benar aku tidak kemana2, aku menunggumu taunya kamu udah ada disini "
" cih, bukannya pergi sama siMarklee sialan itu?? haa?? "
" ha? " melongo masih mencerna ucapannya
" aku tau selama ini kamu sering kirim pesan padanya, di PT kamu juga ngobrol sama dia "
" lalu? apakah salah? dia cuma temanku tidak lebih "
" ingat, aku dan kamu awalnya juga teman ngga lebih "
" kita berbeda! "
" apanya yang beda? ha?? nanti lama2 dia juga akan menjadi seperti aku menjadi orang yang spesial bagimu "
" itu tidak mungkin!! "
" siapa yang bisa menjamin? "
" siapa? kamu?? yakin kamu gak akan tergoda? yakin hatimu gak akan luluh dengan rayuannya?? "
plaaaakkk tanganku mendarat dipipinya, aku sudah tak tahan mendengar kata2nya. Dia membanting ponsel yang ada ditangannya. Matanya merah. Aku tak berani lagi menatapnya airmataku juga tidak bisa aku tahan lagi. Aku beranjak pergi, dia menahan tanganku memegangnya dengan kuat.
" lepaskan!! "
" maaf "
Aku tak mau lagi mendengar kata katanya aku pergi begitu saja. Meninggalkannya didepan dengan segala kemungkinan, mungkin dia akan benar2 menghilang setelah ini atau aku..
--γγ