Lose You To Love Me

Lose You To Love Me
M A A F



"bisakah kita mulai lagi dari awal..."


(ucap Tommy sambil memegang tangan Ecca)


Ada tatapan sendu dari kedua bola mata Tommy saat Ecca memandang dan menatap ke dalam mata lelaki yang masih berstatus sebagai Kekasihnya itu


"bisakah kamu meyakinkanku..."


(jawab Ecca yang malah menanyakan sesuatu kepada Tommy)


semakin erat genggaman tangan Tommy di kedua tangan Ecca, sambil menghela napas panjang dan kembali menatap kedua bola mata kekasih hatinya itu...


"Kamu mau aku bagaimana..."


(Lagi.. Tommy bertanya ke Ecca)


Kali ini Ecca yang membalikkan arah genggaman tangan Tommy..kali ini Ecca menaruh kedua tangan nya d antara kedua tangan Tommy


"Bukankah seharusnya itu sudah ada dalam benakmu, ada dalam rencanamu, ada dalam tujuanmu?"


(jawab Ecca dengan sedikit menegaskan kata demi kata, kalimat demi kalimat yang diucapkannya ke Tommy)


Tommy pun tertegun lalu tertunduk kemudian Tommy menarik kedua lengan Ecca..lalu mengecup punggung tangan kekasihnya itu


ada lelehan air mata di jari jemari tangan Ecca


Sontak Ecca pun terperangah lalu menarik kedua tangannya dan memegang kedua bahu Tommy..


"lihat aku, lihat aku, lihatlah kedua mataku, ayo jangan menunduk..."


(ucap Ecca seraya menggoyangkan kedua bahu kekasihnya itu dan berusaha menegakkan kepala kekasihnya itu untuk menatap wajahnya)


DEG... DEG... DEG...


Jantung Ecca berdegup kencang.. tatkala Tommy tiba-tiba memeluknya dengan erat.. sambil tersedu-sedu menangis


"maafkan aku.....


maaf...maafkan aku..hiks hikss hikss..


aku menyesal, aku menyesal sudah menyakitimu...


toloong..maafkan aku..maaf.."


Tak terasa air matapun jatuh di kedua pelupuk mata Ecca, semakin lama berderai dengan begitu derasnya


Ecca pun membalas pelukan Tommy..


keduanya sama-sama terisak dalam tangis


"iya, aku sudah lama memaafkanmu, hanya saja aku perlu waktu untuk menerimanya"


(Jawab Ecca seraya perlahan melepas pelukan kekasihnya itu)


Keduanya kembali saling bertatapan, ada senyuman yang begitu menafsirkan kebahagiaan dari mereka, Ecca mengusap air mata Tommy, demikian sebaliknya, hal itu juga yang dilakukan Tommy kepada Ecca..


dan CUP... Tommy melayangkan kecupannya di kening kekasihnya Ecca..lalu mengelus kepala kekasihnya itu dan kembali merangkulnya dengan erat dalam pelukannya..


Ecca menerima dengan kesadaran penuh perlakuan kekasihnya itu terhadapnya, tanpa ada rasa tertekan atau dipaksa, dia merasakan ketulusan dari kekasihnya itu


"Aku menyayangimu Ecca... bisa gila aku kalau kamu ngga memaafkanku..tolong jangan pernah berpikir untuk pergi ninggalin aku.."


(Ucap Tommy sambil merangkul Ecca)


"akupun merasakan hal yang sama denganmu, maafkan aku juga karena telah dengan tidak sengaja menyakitimu..."


(Jawab Ecca menenangkan Tommy yang masih nampak bersedih saat memeluknya )


"Ayoo..jangan bersedih lagi..kita udah berbaikan, kita mulai dari awal lagi, yang sudah terjadi jangan sampai terulang lagi, dan aku berharap ke depannya kita bisa lebih saling mengerti, kamupun sudah tahu apa yang aku suka dan tidak, begitupun sebaliknya, kita dua sama-sama keras kepala itu masalahnya..jadii....."


(belum selesai Ecca mengungkapkan isi hati dan apa yang ada di pikirannya omongannya sudah di potong oleh Tommy yang menutup mulut Ecca dengan telujuknya seraya berkata)


Aku marah tapi aku sayang


Mau ja rasanya aku balik cuekin kamu, tapi aku sadar aku yang salah


dan aku tahu betul aku sayaaang banget sama kamuu,.."


(Tommy melanjutkan kata-kata dari kekasihnya Ecca)


Ecca langsung mencubit pinggang kekasihnya itu


lalu beranjak pergi ke dapur rumahnya


"dasar GOMBAAL, aku buatkan minum yaaa sayaaang"


ucap Ecca sambil melangkah pergi


"Iyaaa sayaanggkuu yang ngangenin"


Jawab Tommy seraya tersenyum melihat kekasihnya ke dapur


...begitulah awal mula Ecca dan Tommy memulai kembali hubungan mereka.. memperbaiki kesalahpahaman antara keduanya..mulai sama-sama sepakat untuk berbaikan, menjalin kembali hubungan yang sempat rapuh, kembali berkomitmen untuk tetap bersama dalam sebuah hubungan, untuk sama-sama saling mencari tahu saling berbenah diri saling melengkapi ke depannya......


_____________________________________________________________


"Cu... kapan kamu ada rencana pulang ke rumah orang tua mu, kalau kamu pulang, kakek ikut dengamu ya cu.. kakek rindu dengan kedua orang tuamu serta adikmu di sana, lama sudah rasanya tidak ke sana.."


(ucap Kakek Ecca saat mendatangi Ecca yang sedang duduk di meja belajar kamarnya mengerjakan tugas)


"Rencana Sabtu ini kek, Ecca pulang kesana, berhubung ada libur beberapa hari karena ada tanggal merah kek...


iya kek, sama-sama Ecca saja nanti ya kek, tapi nanti kakek di sana jangan sebentar kek, soalnya kasian kakek kalau disana hanya untuk dua hari saja, ngga sempat istirahat, biar nanti Ecca balik kesini sendirian aja ya kek, oleh Ecca harus lanjut kuliah.."


(Jawab Ecca )


"Baiklah cu, ada benarnya yang kamu bilang, kakek sudah tua ngga bisa juga dalam dua hari melakukan perjalanan yang jauh bolak-balik, orang tua mu juga pasti tidak mengijinkan kakekmu ini pulang cepat.. nanti yang ada mereka marah sama kakek"


(ucap kakek Ecca seraya tertawa sedikit saat berbicara ke Ecca)


Ecca pun mengiyakan apa yang di sampaikan oleh kakeknya itu, ecca pun memeluk kakeknya yang sangat Ecca sayangi itu


_____________________________________________________________


"wah wah wah, ada apa ini, ada angin apa dan kabar baik apa gerangan yang membuat seorang Alfredo Raizel Tommy tiba-tiba mentraktir kita makan-makan besar seperti ini..."


(Ucap Hans)


Buk (kepala Hans di pukul buku oleh Nattan)


"Ah kau ini melebih-lebihkan..jika yang mentraktir itu kau, barulah suatu kejaiban.. seorang Fraditya Hans Kusuma *mentraktir teman-teman kampusnya makan-makan" (Ledek Nattan sambil tertawa membalas ucapan Hans yang menurutnya berlebihan)


'Nahhh benar itu Hans.. kalau yang mentraktir kita itu Tommy itu hal yang biasa, kita sering sudah di traktir oleh Sahabat terbaik kita ini, yang jadi hal besar disini adalah, cobalah kalian liat wajah berseri-seri terpancar aura kebahagiaan di raut wajah Tommy ini...coba lah kalian perhatikan..bukankah beberapa waktu yang lalu wajahnya bagai tertimpa musibah yang berat tiada angin tiada hujan bawa kita minum-minum tanpa menjelaskan apa yang terjadi"


(Balas* Eddie seraya meletakkan kedua tangannya di wajah Tommy sambil menggerakkan wajah sahabatnya itu ke kanan dan ke kiri)


***plakkkk....tangan Tommy menepis tangan Eddie


seraya berucap


......kekasih hatiku sudah memaafkan aku, aku berbaikan dengannya, aku sudah mendapatkan kepercayaannya kembali, kami berbaikan, kami tetap bersama***........


Perkataan Tommy barusan membuat para sahabatnya terheran-heran untuk sesaat..namun mereka semua tanpa dikasih aba-aba serentak tertawa bereaksi atas apa yang diucapkan Tommy..


Pada dasarnya mereka tahu bahwa Sahabat mereka itu sedang dilanda Asmara.


^^^^^^Berbeda dengan yang lainnya, Joe sahabat Tommy sedari kecil tertawa kecil di pojok teras depan rumah makan tempat mereka berkumpul, dalam hati dan benaknya dia tahu betul bahwa sahabatnya itu bukan hanya di landa Asmara, namun benar-benar Terpesona, Terpikat dan menjatuhkan hatinya sepenuhnya ke kekasihnya sekarang...^^^^^^


_____________________________________________________________