LIGHT AND DARKNESS

LIGHT AND DARKNESS
Eps. 5



End Pov


pertandingan akhirnya tiba semua para senior berkumpul dekat tempat para guru.


semua guru sudah berada di tempat duduk terkecuali guru Long Wei Yan yang terakhir datang membawa satu murid di belakang nya, salah satu guru disana bertanya.


"dia siapa dan kenapa dia menutup matanya" ya memang Ren Yueyin sengaja menutup matanya saat ia ditemui gurunya untuk ikut, ia tak mau seseorang yang bisa membaca sesuatu lewat matanya.


"ini muridku, dia yang akan maju paling akhir di pertandingan" mengucapkan itu ia langsung duduk di kursinya sedangkan Yueyin berdiri dibelakangnya.


Qin wang Lee yang tak jauh dari tempat duduk guru wei terus menatap Yueyin namun tidak bisa menebak apa apa karna penutup mata yang di pakai Yueyin.


pertandingan di mulai, dua orang siswa maju bersama dan bertanding. waktu terus berjalan dan di tengah pertandingan akhirnyaQin Xia He maju dan melawan satu persatu orang, ia begitu santai dalam melawan.


dengan aksinya itu semua guru bisa merasakan kehebatan dari Qin Xia He, terkecuali Qin wang Lee yang terus menerus khawatir akan Mei mei nya yang melawan murid guru wei.


setelah melawan banyak murid tidak ada yang lagi maju melawan Qin Xia He, ia berdiri di tengah arena menunggu seseorang melawannya.


melihat itu guru wei lalu menyuruh Ren Yueyin turun ke arena dan bertanding.


"bertanding lah awas kau mengecewakan ku" Ren Yueyin turun masih dengan menutup matanya.


Qin Xia He yang melihat Ren Yueyin datang ia merasa dada nya bergetar sangat kencang tapi tidak dengan Ren Yueyin ia tak merasakan apa-apa. Qin Xia He seakan ingin menggapai Ren Yueyin dan memeluk nya.


melihat reaksi Mei mei nya saat bertemu dengan murid guru wei ia sangat merasa kenal dengan gadis itu.


Qin Xia He jatuh berlutut ia kembali merasakan hal yang sama sewaktu kecil, sedari kecil Qin Xia He sudah merasa ada yang hilang dari dirinya tapi ia tidak terlalu peduli dengan itu sampai ia lupa dengan perasaan itu, namun perasaan itu datang lagi setelah melihat lawan didepannya.


"aku akan melawan mu" kata Qin Xia He sembari bangkit dari duduknya.


bukannya mengayunkan pedangnya ia malah menyeret pedangnya dan menuju Ren Yueyin lalu memeluknya, Qin Xia He tak sadar ia meneteskan air mata nya sedangkan Ren Yueyin tampak biasa saja.


Ren Yuwen memang memutus tali persaudaraan Ren Yueyin namun tidak dengan Qin Xia He, sebab itulah Qin Xia He merasakan sesuatu pada Yueyin sedangkan Yueyin tidak, dan hal itu belum diketahui Ren Yueyin.


sebaliknya Ren Yueyin malah merasa terancam dengan gadis ini, sebelum ia melepaskan dirinya Qin Xia He lebih dulu menusuk dirinya dari belakang.


"aku ingin menang" kata Qin Xia He sambil tersenyum sinis, benar dugaannya Ren Yueyin merasa terancam dengan Qin Xia He.


"menyerah saja" ucap Ren Yueyin.


Qin Xia He merasa seluruh tubuhnya dikendalikan "baiklah" ucap Qin Xia He lalu berbalik menghadap para guru dan berkata.


"aku menyerah" lalu pergi dari tempat itu.


Qin wang Lee sedari tadi memperhatikan Ren Yueyin sadar akan apa yang dilakukannya "ia mengendalikan pikiran Mei mei?" katanya dalam hati.


Semuanya hening setelah kepergian Ren Yueyin dan Qin Xia He.