LIGHT AND DARKNESS

LIGHT AND DARKNESS
Chap 4



“Halo, elsie. Anu... ini aku lupa membayarnya tadi.” (nando)


“tidak apa apa. Kan sudah ku katakan, aku yang mentraktir mu hari ini.” (elsie)


“ah, mana boleh gitu. Memalukan bagi seorang pria jika wanita yang mentraktirnya” (nando)


“eh... aneh sekali. Di sini tidak peduli siapa yang mentraktir. Biasanya seseorang yang mentraktir itu hanya ingin membalas budi atau melakukan kesalahan” (elsie)


“aa. Begitu ya...” (nando)


“ya sudah lah kalau kamu memaksa. Akan ku terima dengan senang hati. HEHEHE” (nando)


“Oh ya. Memang nya ad masalah apa dengan ibu mu?” (nando)


“emmm.... begini, Ibuku menderita penyakit langkah dan aku harus menyewa tabib yang hebat agar penyakit ibu ku dapat menghilang.” (elsie)


“hmmm... Bisa kah kau membawa aku menemui ibu mu. Mana tau aku bisa menyembuhkan penyakit ibu mu” (nando)


“baiklah, ikuti aku” (elsie)


Dalam perjalanan ke rumah elsie


“bisakah kau memberitahu ku penyakit apa yang dideritanya?” (nando)


“en, 1 tahun yang lalu awalnya hanya muncul benjolan di tangan kanan nya. Kami mengiranya itu hanya bekas gigitan nyamuk. Tapi lama lama itu semakin besar. Setelah pergi ke tabib, tabib mengatakan itu hanya benjolan biasa yang akan menghilang sendiri nya. Jika ingin menghilang lebih cepat tabib memberi kami beberapa ramuan tapi itu malah memperparah kondisi ibu. Aku melaporkan tabib itu pada balai hukum tetapi mereka mengatakan tabib itu tidak melakukan kesalahan apapun. Setelah itu aku meminjam banyak koin emas untuk menyewa tabib yang hebat. Tapi tabib itu juga mengatakan tidak ada harapan dia mengatakan hanya ad satu cara yaitu pergi ke gunung kematian area terlarang di akademi sihir untuk mengambil beberapa tumbuhan langkah dan kalau ingin membelinya maka harus memiliki setidaknya 5000 keping emas untuk bisa membelinya di pelelangan. Karna itu juga keluarga ku terlilit bayak hutang.. hiks’ “(elsie)


Haish... Ternyata kanker toh. Kirain apa penyakit langkah. Kalau penyakit ini mungkin aku bisa menyembuhkan nya dengan sihir penyembuh kegelapan.


“en, aku sepertinya tahu itu penyakit ap. Mungkin aku bisa meyembuhkan nya” (nando)


“Apakah betul! Kamu tidak sedang lagi bercanda kan?” (elsie)


“en, tentu saja tidak. Di kampung halaman ku dulu lumayan banyak orang yang terkena penyakit ini. Nama penyakit ini adalah kanker. Awalnya tumbuh benjolan kecil. Kalau tidak segera di pisahkan benjolannya akan semakin meluas dan dalam beberapa tahun bisa merengut nyawa orang. Tapi di kampung halaman ku ini dapat mengatasinya dengan mudah kalau benjolannya tidak parah. “ (nando)


“terima kasih, sepertinya ibuku masih memiliki harapan” (elsie)


“tentu saja” (nando)


Setelah sampai dirumah elsie


“Ibu... aku pulang” (elsie)


“permisi...” (nando)


“els kamu sudah pulang. Siapa pria itu? Uhuk... apakah dia yang akan menjadi suami mu nanti? Uhuk! Uhuk! Syukurlah aku masih bisa melihat cucuku sebelum mati nanti. Uhuk! “ (ibu elsie)


“a.. apa yang ibu katakan. Ini hanya teman ku. Aku baru menemuinya di kedai tempat aku berkerja bu. Aku membawanya kesini karna ia bilang bisa menyembuh kan penyakit ibu” (elsie)


“ha-halo... “(nando)


“haishhh bukan kah tabib sudah mengatakan ibu sudah tidak memiliki harapan lagi. Untuk mengumpulkan uang sebanyak itu. Ibu mana tega melihat anak ibu menderita harus membayar hutang setelah ibu mati nanti. Tidak perlu tidak perlu. Anak muda. Belajarlah lebih keras mungkin kau dapat menyembuhkan seseorang sepertiku di masa depan nanti” (ibu elsie)


“aku bisa menyembuhkan mu. Bagaimana kalau kita mencobanya dulu” (nando)


“haish.. dasar anak muda jaman sekarang antusias sekali. Baiklah baiklah” (ibu elsie)


“okay” (nando)


Baiklah sepertinya akan berhasil. Ayo konsentrasi pusatkan mana, lalu salurkan ke tangannya. Netralkan gen abnormal nya.


Bagus bagus, terus seperti ini jangan sampai kacau.... yak sedikit lagi...


Buar* suara pintu terbuka karna di tendang.


“woi... Bayar hutang mu!. Sudah berapa bulan ini. Jika kau tidak membayarnya hutang nya akan bertambah sebanyak 10%. Cepat berikan koin nya!” (rentenir)


“Maaf maaf, tapi hari ini kami tidak bisa membayarnya. Bagaimana kalau datang besok. Kami janji akan membayarnya” (Elsie)


“besok besok. Tidak ad besok. Kau harus bayar hari ini!” (renternir)


“tapi kami tidak memiliki cukup uang” (elsie)


“Heh, bagaimana kalau kau bayar dengan tubuh mu. Jika dilihat lihat, kau memiliki tubuh yang cukup seksi dan dada yang montok. Ikut aku maka bunganya tidak akan bertambah!” (rentenir)


“Tidak!!!, ibu, nando tolong aku!” (elsie)


“He... membayar dengan tubuh nya ya? Aku tadi hampir kehilangan konsentrasi ku gara gara kau menendang pintunya lo... Kau tahu kalau aku terkena arus balik dari mana ku ini. Meridian ku bisa pecah lo dan kalau pecah nanti butuh waktu lama untuk menyembuhkannya... kalau boleh ku tanya kaki mana yang menendang pintu itu? Aku tak untuk mengulitinya” (nando psychopath mode)


“hah? Apa apan bocah ini menganggu saja. Hei! Bereskan” (rentenir)


“baik bos!” (bawahan rentenir)


NB: kaki nya di teleport menggunakan skill create nya. Penggunaaan mana tergantung apa yang diteleport kalau makhluk hidup pengunaan mana 100/mil untuk setiap tempat yang di tuju. Kalau benda mati 1/kg. Kalau benda hidup yang di teleport tapi tetap ingin menggunakan sedikit mana. Kemungkinannya 0%~1% untuk tetap hidup.


“ha? Kaki ku? Arghhhhhhhhhhh kaki ku!!!! Tolong!!!!” (rentenir)


“he... Cuma kaki saja yang hilang, belum lagi aku mengambil nyawa mu lo. Bagaimana kalau kita bermain main dengan shinigami? Aku sudah lama tidak bertemu dengannya....” (nando pyschopath mode)


“Hentikan! Hentikan! Maaf kan aku.... maafkan aku.... kau mau berapa keping emas akan keberikan smeuanya.... seratus, seribu berapapun tolong aku.... jangan bunuh aku.....” (rentenir)


“bos... bagaimana ini boss?” (bawahan rentenir)


“bagaimana gimana, kau tidak liat kaki ku hilang hah! Arghhhhhh sakit sekali.... tolong aku. Bawa aku ketabib” (rentenir)


“He... siapa bilang kau boleh pergi? Apa kau tidak liat lubang ini? Ini tepat berada di jantung mu lo? Bagaimana kalau kita elus elus dulu. HEHEHEHEHEHEHE!” (nando pyschopath mode)


NB: itu lubang telerportasi dengan diameter 15cm. Cukup untuk tangan saja yang masuk. Jika di buka lebih lebar maka darah yang ad di dekat jantung akan bercucuran keluar.


“arghhhhhh berhentiiiiiii!!!! Maaf kan aku maafkan aku” (rentenir)


“He.... membosankan tidak ad perlawanan. Kalau begitu pergilah” (nando pyschopath mode)


“terima kasih. Terimah kasih!!!” (rentenir)


Ingat saja akan ku balas perbuatan hari ini * (rentenir)


“maafkan aku, membuat kekacauan saat ada tamu datang kerumah.” (elsie)


“tidak apa apa. Santai saja. Ibu mu juga sudah sembuh kok selamat ya... hehehe”(nando)


“hah? Sungguh? Terima kasih.” (elsie)


“sama-sama.” (nando)


“hei? Betul kah aku sembuh? Keliatan biasa biasa saja hanya saja benjolannya sudah tidak ad lagi” (ibu elsie)


“itulah yang dinamakan sudah sembuh sepenuhnya.” (nando)


“hahaha! Begitu ya... ngomong ngomong kau tadi terlihat menyeramkan ketika berurusan dengan rentenir itu” (ibu elsie)


“He... sebegitu mengerikannya kah...?” (nando)


“enn perisis seperti ini. Jangan kau bercanda dengan sikap itu. Itu tidak lucu. Bisa bisa aku mati sebelum melihat anak ku menikah.” (ibu elsie)


“hahaha baiklah baiklah sepertinya kau sudah sebat tante” (nando)


“tante? Bagaimana kalau kau memanggil ku ibu juga? Aku berniat menjodohkan mu dengan els” (ibu elsie)


“eh....? serius?” (nando)


“a...apa... apa yang ibu katakan itu sangat memalukan bu.... anu... tapi kalau dia mau tidak apa – apa...” (elsie)


Arghhh dia terlihat imut sekali... malu – malu kucing ya..... tapi mana tega aku menolaknya...... arghhhh ini membingungkan...


“anu... karna aku seorang penyihir mungkin aku tidak dapat berkunjung setiap hari. Tapi kalau mau aku bisa mengunjunginya disaat luang” (nando)


“heh? Kau menerima nya kan? Hahahah sudah kuduga putri ku memang yang terbaik” (ibu elsie)


“baiklah kalau begitu. Aku pulang dulu.” (nando)


“tidak apa apa, kau bisa menginap disini sesuka mu. Kau kan sudah menjadi tungangan nya. Kalau mau juga boleh sekamar. Hehehe” (ibu elsie)


“tidak apa-apa, tidak apa-apa. Ini memang sedikit memalukan tapi lebih baik aku pulang saja. Ada beberapa urusan yang harus aku urus dulu” (nando)


“hahaha, sepertinya tunangan anak ku ini memang pekerja keras. Kalau begitu baiklah hati hati dijalan dan terima kasih sudah mau menyembuhkan ku” (ibu elsie)


“ha-hati – hati...” (elsie)


“hehehe, baiklah....sampai jumpa” (nando)


Dalam perjalanan pulang


Baiklah sudah saatnya menghilangkan pengahalang yang dapat mengancam keluarga elsie.


Teleport, pertama-tama akan ku elus elus dulu jantung nya baru.... kheuk* jantung nya di pencet atau di remas gitu


Di rumah rentenir


“Arghhhhhh, si-sialan.... dia....dia masih ingin membunuh ku sampai akhir....” (rentenir)