
MAGIC FIRE BURN...!!! "
Suara itu... Membuat pria yang memeluk ku seketika terbakar dengan hebatnya
Dan untung lah aku masih bisa menghindari pria itu, aku melihat dengan jelas pria itu terbakar hidup-hidup dan seperti ingin menyentuh kaki ku
Tapi untung, aku berhasil mundur dari pria itu, aku pun langsung mengambil senapan ku dan langsung menjauh dari pria itu
Tubuh nya terbakar dengan hebatnya sehingga membuat ia jatuh terkapar dengan keadaan tak bernyawa
Api yang di hasilkan oleh tubuh nya itu, malah menyebar berkeliling di rerumputan sekitar ku
Membentuk sebuah hati
Dan keadaan yang gelap gulita berangsur-angsur berubah menjadi terang karena sinar dari api
Aku bingung, dari mana asal api ini yang membakar pria itu?
Dan hingga saat nya aku bertemu dengan seorang anak kecil dengan topi sulap nya, membawa tongkat dan memegang kartu di tangan sebelahnya
Itu seperti...... Harley...
Harley terlihat berbeda...
ia tampak berpenampilan dingin layaknya seorang pesulap dingin
aku tak tahu mengapa harley bisa di sini, tapi aku bersyukur kalau ada harley, karena ia telah menyelamatkan ku dari pria ini
Apa kau baik-baik saja kakak? "
aku baik... hanya merasa lelah, dan sesak yang amat luar biasa... "
Kalau begitu, Kau istrahat lah, aku tahu kamu lelah karena kamu di peluk olehnya bagaikan di cekik oleh nya... iya kan? "
ucap harley yang maju ke arah aku dengan membawa tongkat nya
Kemudian ia langsung memeluk ku dan menemani ku beristirahat
Harley hanya akan menjaga ku, Agar tak ada orang yang akan melukai Kami berdua, Ia pun meletakan kepala nya di kaki ku dan langsung tidur pula bersama ku di kelilingi api yang terang di sekitar kami
Di dalam mimpi ku....
aku melihat sosok ayah ku, ia memanggil ku dan aku bisa melihat ia berada di depan ku
Ayah? apakah itu kau? "
ya ini ayah nak... kamu sudah gede ya, ayah jadi senang kalau kamu sudah menjadi penembak jitu sekarang... "
Ucap ayah ku yang sambil menyentuh kedua tangan ku
aku ingin menangis karena baru kali ini aku bertemu dengan ayah ku, sungguh ini adalah hal yang pernah ku rasakan saat ini....
aku rindu ayah, aku ingin sekali melihat ayah berada di samping ku, tapi takdir memisahkan kita... "
ya kau benar, Tapi kita tak bisa mengubah takdir itu... kita hanya akan menerima takdir itu, takdir itu kenyataan dan juga keputusan dari Tuhan, biarkan saja, kita hanyalah manusia yang bisa bersandar dengan nya .. "
ucapan ayah membuat ku tertampar, karena aku pernah tak bersyukur saat ayah membelikan aku kue yang kecil
Aku malah membuang kue itu dan memarahi ayah ku, maaf ayah... aku salah
aku telah menyesal melakukan kesalahan kepada ayah.... maafkan aku ayah... "
ya tak apa lesley... kau adalah anak ku, kau tetap anak ku, walaupun kau sudah milik keluarga vance... aku harap, kamu bisa berbaur dengan mereka ya... anggaplah itu keluarga mu yang baru... "
Ayah... aku rindu, Terima kasih telah hadir di mimpi... aku harap aku bisa bertemu ayah di akhirat kelak nanti
tanpa ku sadari, aku menangis saat aku terbangun dari mimpi ku, aku menangis karena.... ini pertama kalinya aku melihat ayah ku dalam mimpi
sontak aku langsung menyeka air mata ku, dan melihat sekitar, ternyata api yang mengelilingi kami telah hilang dan harley masih tertidur di kaki ku....
ia sangat lucu juga...