
Ini chapter yang paling tertraveling,ku saranin kalau menurut kalian ada yang gak enak gitu bisa di skip ya 🤓💅🏻🙏)
Monster itu perlahan membuka kancing baju ku dan mulai menyentuh ku
astaga aku mohon kamu jangan mengulangi hal yang sama dengan yang di lakukan pria yang luknut itu
Dan ia mulai menatap ku dan mulai menyentuh wajah nya dan mulai berkata
Tenanglah sayang.. aku takkan pernah menyakiti mu.. aku akan memberikan rasa hangat pada tubuh mu yang ku suka.. "
Aku terus menatap tajam monster itu dan aku juga berusaha melepaskan tangan ku yang di tahan oleh monster jahanam ini
tapi ia malah menghisap tenaga ku kembali sama halnya dengan penyihir itu
mengapa monster itu ingin menghisap tenaga ku kembali
di saat itu monster itu ingin mencium bibir ku dan aku berusaha agar aku tak menyentuh dirinya lagi
AH.. TOLONG AKU SIAPAPUN TOLONG..!!! "
teriak ku yang meminta tolong siapa pun untuk menolong ku
Sia sia engkau berteriak sayang... Tenang dan mari mulai kita bermain hari ini... "
aku pun berusaha untuk melepaskan diri ku namun ini sangat susah karena ia semakin kuat untuk langsung menghisap ku kembali
ku harap ada seseorang yang ingin menolong ku menghindari monster sialan ini
namun tiba tiba monster itu mati dan menghilang
aku melihat ternyata ia tertusuk belati... itu belati paxley...
ternyata pria tadi belum pergi menjauh dari ku, ia. hanya ingin pergi namun ia melihat monster itu ingin mulai menjamah ku, jadi ia langsung melemparkan belati itu...
Maaf ya nona, gara-gara aku tak menolong mu... kamu hampir di jamah oleh nya... Aku tak tega melihat mu di perlakukan begitu... "
ucapnya dengan santai, jarak ia antar aku tak terlalu jauh, hanya 1 cm dariku dan ia berada di samping ku ah tidak.. ia hanya berada di pohon di samping ku
aku langsung bangun dan merapikan lagi baju ku yang terbuka dan aku langsung mengambil senapan ku yang tergeletak jauh dariku..
aku dan pria itu langsung menyerang monster yang lain agar kami bisa lolos kabur dari sini pria itu melemparkan pisaunya kearah monster itu dan aku menembakkan peluru ku ke monster itu dan satu persatu monster itu hilang
tapi di belakang kami ada jurang yang sangat dalam
astaga... ada jurang di sini.. bagaimana ini? "
ucap pria itu yang sangat bingung apa yang harus di lakukan...
lalu aku pun aku punya ide agar kita bisa keluar dari sini
Aku tahu, bagaimana kalau kita melompat saja.. tak apa kita akan selamat karena di sana terdapat daratan di sana..! Ayo ikut AKU..!! "
Ucap ku yang langsung memegang tangan pria itu dan langsung melompat dari jurang itu
dan untungnya kami selamat walau monster itu berjatuhan akibat kami lompat
mampus, akibat kamu mengejar kami.. ya walaupun kita selamat... paha depan ku terluka akibat terkena batu tajam di pinggiran jurang itu
aku yang sudah mendarat langsung melihat ke depan jurang itu, ya Monster itu tampaknya kesal juga
haha... aku pun sangat bersyukur monster itu sudah cukup menjauh dari ku..
tanpa aku sadari atau tidak ya aku tak sengaja memegang tangan pria di samping ku.. dan aku yang menyadari hal itu langsung melepaskan genggaman tangan ku darinya.
"𝘈𝘴𝘵𝘢𝘨𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘭𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪... "
ucap ku dalam hati
Nona.. sepertinya kita berada di daratan yang cukup luas di sini... banyak pohon dan juga gelap, kita harus mencari jalan keluar dari sini "
Ucap pria itu yang berusaha berdiri dan langsung
mulai melihat-lihat hutan tersebut
aku yang sudah berjalan mendahuluinya langsung menoleh kearah pria itu
aku melihat mata pria itu seperti terkejut, ada apa? apa aku ada yang aneh dengan ku? atau tatapannya kepada ku seperti ingin memberitahu aku dalam bahaya?
lanjut ~~