KANZHA.

KANZHA.
9// Eps 8



"Oke pak kita keluar dulu byebye." Ucap Kanzha dan mereka semua langsung keluar dari ruang kepsek.


Akan tetapi saat Kanzha dkk mau keluar pak kepsek nya pingsan mereka pun panik lalu langsung memanggil guru lain untuk ke rumah sakit, sebenarnya mereka bisa membawa sendiri ke rumah sakit mereka kan queen and anggota gengster tapi karena mereka menyembunyikan identitasnya sebagai gengster jadi mereka lebih baik meminta bantuan.


Sesampainya dirumah sakit pak kepsek langsung diperiksa, setelah pak kepseknya di periksa ternyata sakit jantungnya kumat dan harus di rawat beberapa minggu.


>>>>>


Besoknya....


Setelah kejadian kemarin sangking kaya-nya tiba-tiba saja Kanzha ingin membeli sekolah yang bernama Luxury School itu akan tetapi di atas namakan Candra bukan dirinya sendiri jadi tidak ada yang tau kalau sebenarnya sekolah itu sudah jadi milik Kanzha.


Luxury School adalah sekolah termegah di dunia (halu) dan yang jadi kepsek-nya adalah Arya. Kanzha juga membangun ruang rahasia yang di isi dengan berbagai senjata pakaian ganti dll, untuk dirinya dan sahabat² nya bisa saja tiba² ada keadaan darurat yang membutuhkannya langsung ke tempat atau bisa jadi ada penyerangan di sekolah atau apa.


ket : Candra, Radit dan Arya adalah orang yang akan mengurus markas gengster Kanzha jika tidak ada Kanzha dkk.


>>>>>


Saat ini Kanzha dkk sedang berada di kantin, biasa setelah di hukum bukannya kembali ke kelas tapi malah ke kantin.


Beberapa menit kemudian bel istirahat pun berbunyi sehingga banyak siswa yang menuju ke kantin tapi tidak dengan Varno dkk mereka berada di rooftop.


Saat Kanzha dkk sedang menikmati makanannya tiba-tiba..


brakkk


Datanglah Findi and the geng yang menggebrak meja tempat makan Kanzha dkk sehingga membuat Kanzha dkk terkejut dan semua yang ada di kantin itu pun menoleh ke meja Kanzha dkk, seketika kantin pun ramai


"Wah Findi and the genk udah datang nih matilah mereka." Ucap salah satu siswi


"Udah mulai nih pertunjukannya." Ucap salah satu siswa.


"Mereka bakal di bully nih keknya." Ucap siswi yang lain.


dan banyak lagi yang membicarakan Kanzha dkk ada yang merasa kasihan ada juga yang biasa saja.


"APA-APAAN NIH KALIAN DATENG² MAIN NGGEBRAK MEJA KITA AJA." Teriak Diva dengan penuh emosi.


"Lu berani banget ya teriak sama kita." Ucap salah satu teman Findi yaitu Dina.


"Ya berani lah emang lo pikir kita tikus yang takut di kejar kucing." Sahut Putri.


"Berani ya lo bales kita." Balas teman Findi yang lainnya yaitu Nisa.


"Udah, sekarang gue mau tanya kalian ada masalah apa sampai menggebrak meja kita." Ucap Nayla, sedangkan Kanzha dia masih diam menunggu jawaban.


"Lo masih nanya lagi, berani-beraninya lo deketin pacar kita selama ini kita diemin kalian makin ngelunjak ya." Balas Findi dengan nada sinis dan sedikit emosi.


"Emang pacar kalian itu siapa?." Tanya Putri dengan menahan emosi.


"Varno dkk, kalian berani banget yah deket-deket sama mereka, mereka itu pacar kita." Ucap Findi dengan emosi.


"Masa sih perasaan yang gue tau mereka nggak punya pacar dah." Sahut Diva dengan nada sinis.


"MEREKA ITU PACAR KITA KOK LO NYOLOT SIH." Teriak Elsa dengan emosi.


"LO KENAPA SIH KITA KAN EMANG TAU DARI KENYATAAN, EMOSI BANGET SIH LO." Balas Diva dengan teriak juga.


"LEPASIN TANGAN LO DARI RAMBUT TEMEN GUE." Teriak Putri dengan emosi kepada Elsa tapi tidak di gubris oleh Elsa malah dirinya disiram dengan jus oleh Nisa. Kanzha yang sedari tadi diam, melihat itu pun langsung berdiri.


"Hah hah hah." Varno dkk datang dengan nafas terengah-engah.


"Nayla ini ada apa." Tanya Jackson dengan nafasnya yang masih ter-engah engah.


"Mereka udah berani mengusik kita." Jawab Nayla.


tiba-tiba..


Brakkk...


Kanzha menendang meja tempat makannya tadi sehingga mejanya rusak dan membuat semua orang terkejut termasuk Varno dkk.


"Haduhh bakal lebih parah nih kalo Kanzha udah marah beneran." Ucap Jackson.


"Emang kenapa?." Tanya Kevin.


"Liat aja sendiri." Balas Jackson mereka pun melihat ke arah Kanzha.


"LEPASIN TANGAN LO DARI TEMEN GUE." Teriak Kanzha dengan penuh emosi dan aura yang mencekam, seketika semua orang yang ada di kantin juga Findi and the geng pun takut, tapi Findi and the geng mencoba untuk terlihat biasa saja.


"Apa coba aja lo kalo berani, miskin aja belagu." Balas Elsa dengan nada sinisnya lalu menampar pipi Diva yang membuat amarah Kanzha semakin menjadi jadi.


"LO BERANI BERANINYA NAMPAR DIVA." Teriak Kanzha lagi dengan mendekat ke arah Elsa, Elsa pun menjadi gemetaran.


"Ngapain lo deket² Elsa." Ucap Findi


"DIEM, kalian udah berani berurusan sama kita." Ucap Kanzha dengan aura mencekamnya lalu mendekat ke Findi.


plakk (Suara tamparan)


"Ini karna lo udah mengganggu waktu makan kita." Ucap Kanzha lalu beralih ke Nisa


plakk


"Ini karna lo dah nyiram jus ke Putri." Ucap Kanzha lalu beralih ke Elsa.


plakk


plakk


"Ini karna lo udah menjambak rambut Diva dan menamparnya."


"Lo masih aman karna lo nggak melewati batas." Ucap Kanzha pada Dina.


"Sekali lagi kalian berani ngusik kita, maka balasannya akan lebih dari ini semua." Ucap Kanzha lalu langsung pergi diikuti oleh teman temannya.


>><<


Jangan Lupa Like,Komen and Vote.


HAPPY READING di eps selanjutnya.


See you.❣