KANZHA.

KANZHA.
11// Eps 10



"Eh nanti ke pasar malam bareng kuy." Ajak Kevin.


Posisi mereka sekarang ada di kantin, seperti biasa Varno dengan teman-temannya itu always ikut numpang di meja Kanzha dan teman-temannya.


"Boleh aja sih, tapi keknya nanti gue telat, soalnya mau ada urusan bentar." Balas Kanzha.


"Btw, jam berapa?" Tanya Putri.


"Berangkat abis maghrib aja gimana?" Timpal Jacky


"Boleh!!"


"Gue ga ikut." Timpal Varno tiba-tiba.


"Kenapa bro?, ga seru dong ga ada lu." Balas Dion


"Ada urusan." Jawabnya, setelah itu dia beranjak dari duduknya. "Gue cabut." Ucapnya kemudian pergi.


"Sulit dimengerti." Ujar Kevin.


"Anjirrr, gue lupaaa!!" Ucap Kanzha tiba-tiba hingga mengejutkan semua orang, "Gue cabut dulu guys, bye bye." Lanjutnya, setelah itu dia berlari entah kemana.


"Kenapa mereka berdua ga jelas sih." Tanya Diva yang di balas endikan bahu oleh mereka semua yang ada di meja itu.


Di belakang sekolah, di lorong sepi.


"Ada apa??, kenapa ngechat, andd dapet nomorku dari mana??"


"Jadi cewe gue." Ucapnya dengan nada dingin dan terkesan memaksa.


"Maksa?"


"Hm."


"Heum.... " Setelahnya dia sedikit berpikir, "Lu tau semua tentang gue kan?"


"Hm."


"Tapi nanti kita tetep meeting ga?"


"Tentu, janji adalah janji."


"Okey, but lu ga bakal bocorin semua tentang gue kan?"


"Hm."


"Ya sebenernya gue juga ga takut sih, cuman jaga-jaga aja."


"Hm."


"Ham hem ham hem, cosplay Nissa Sabyan lu?, jawab yang bener dulu kek."


"Iya sayang!"


"Amjir mleyot."


"E-ehm, oke!"


"Apanya?"


"Yang tadi."


"Yang mana?" Tanyanya dengan sedikit senyuman terukir dibibirnya.


"Takbirr manis banget, cowo siapa sih?, oh iya udah jadi cowo gue hahaha."


"Ck, tau ah bodo amat." Finalnya, setelah itu dia beranjak dari sana, meninggalkan cowo yang kini resmi menjadi, Kekasihnya??


Jam menunjukkan pukul 18.30


...Message...


Boyfie.


Udah siap?


^^^Me.^^^


^^^Udah!! ^^^


Boyfie.


Turun.


^^^Me.^^^


^^^Hah?, udah disini?^^^


Boyfie.


Iya sayang.


Read.


Setelah selesai dengan kesaltingannya itu, dia pun segera turun ke bawah.


"Udah lama?"


"Ngga, baru 20 menit."


"Anjir, jadi dari tadi udah disini dan gue dandan dengan enak-enakan??"


"Nanti aja ngomongnya, sekarang naik dulu."


Dia pun segera menjalankan motornya lalu pergi ke tujuan awal mereka yaitu pasar malam.


Sesampainya disana,


"Gue kira kenapa ga jadi ikut, eh ternyata mau kencan sama doi toh." Tiba-tiba ada yang berbicara kepada mereka dari belakang.


"Beneran sat-set ya Var, btw pj nya cui." Timpal Kevin.


Padahal ni pasar malam tempatnya gede, tapi karena takdir jadinya mereka papasan deh.


"Besok." Balas Varno


"Zha?? Beneran jadian? Anjir jahat banget lu Zha ga ngasih tau kita."


"Hehe biar surprise, lagian yang penting sekarang kan udah tau." Balas Kanzha.


"Eh btw, gimana cara Kak Varno nembak lu?" Tanya Nayla dengan berbisik pada Kanzha, tentu saja dia malu bertanya di depan Varno langsung.


"Kepo yaa, cukup gue dan tuhan yang tau hahaha."


"Idih najis lu, bodo amat yang penting besok kita makan makan HUUURRRAAA." Ujar Putri antusias.


Setelah selesai dengan perbincangan tadi, mereka semua pun melanjutkan acara mainnya di pasar malam tersebut.


Halo Udah berapa tahun nih ga update wkwk. Mohon maaf yang sebesar-besarnya, sebenarnya dari dulu pengen update, cuman rasanya pikiran buntu baru ini tiba-tiba ide masuk ke pikiran, dan abis ini author juga mau ujian jadi maybe bakal lama lagi deh updatenya hehe.


Makasih banyak yang masih baca sampai update terbaru ini. (*´︶`*)♡Thanks!