
Setelah lari 10 kali Kanzha dkk bukannya kembali ke kelas tapi malah menuju ke kantin untuk membeli minuman dan menikmati jajanan ringan yang ada di kantin tsb.
>>>>>
Beberapa menit kemudian bel istirahat berbunyi dan kantin menjadi riuh ramai, Varno dkk pun tiba dan langsung menuju ke meja Kanzha dkk dan Kevin yang memesan makanan sedangkan Kanzha dkk mereka sudah memesan makanan dari tadi.
Setelah beberapa menit Kevin pun datang mereka makan dengan berbincang-bincang.
"Btw tadi aku liat kalian di hukum, emang ada apa?." Tanya Dion pada Kanzha dkk, sedankan yang lain hanya menunggu jawaban tapi sebelum Kanzha menjawab sudah di dahului oleh Jackson.
"Biasa emang, bukan Kanzha kalo nggak buat masalah." Sahut Jackson sedangkan Kanzha hanya cengengesan.
"Emang kalian buat masalah apa." Tanya Dion lagi, sedangkan Varno dari tadi hanya menyimak.
"Tunggu dulu." Seru Kanzha yang membuat semuanya bingung.
"Why?." Tanya Kevin
"Hitung sampai lima nanti namaku dan kawan-kawan bakal di panggil." Jawab Kanzha yang lain pun hanya diam dan menghitung.
Setelah hitungan kelima dari mereka yang benar saja.
"Ehem-ehem dengarkan semuanya." Suara orang dari ruang pengumuman dengan mic. Semua yang ada di sekolah itu pun diam dan mendengarkan.
"Kanzha, Diva, Putri, Nayla di harapkan ke ruang kepala sekolah." Ucap orang tadi, zemua yang ada di kantin pun di buat bingung lalu mereka menoleh ke arah Kanzha dkk, Sedangkan Kanzha dkk hanya memasang muka watados
"Kalian buat masalah apa." Tanya Jackson
"Entar aja bang sekarang kita mau ke ruang kepsek dulu good bye tunggu aku kembali yahh muah." Ucap Kanzha dengan nada centilnya.
"Good bye juga bang Varno jangan rindu yah rindu itu berat biar dilan aja." Ucap Kanzha kepada Varno yang membuat semua melongo tak terkecuali Varno sendiri Jackson juga melongo pasalnya adeknya itu sejahil-jahilnya orang nggak pernah jahil sama cowok yang nggak terlalu dikenal.
Setelah itu Kanzha dkk langsung ke ruang kepsek.
"Wanjir Var pepet nggak tuh, cantik Var kalo lu mau pepet gue jamin dapet restu dari abangnya." Ucap Kevin dengan alis di naik turunkan.
"Sumpah selama ini sejahil-jahilnya Kanzha dia nggak pernah kek gitu sama cowok manapun kecuali gue, dan sekarang lo cowok kedua Var pepet tuh Var gue sebagai abangnya ikhlas kok karena gue udah tau sifat lo." Sahut Jackson
"Tuh Var pepet udah dapet restu abangnya kalo lo nggak mau buat gue juga nggak papa kok." Seru Dion sehingga di pelototi oleh Varno.
"Tenang gue pepet kok di jamin setia." Jawab Varno membuat semua kaget.
"WHAT." Kaget mereka bersamaan bagaimana tidak kaget dalam sejarah dunia mereka bersahabatan bertahun-tahun, berbulan-bulan baru kali ini Varno bicara panjang kata biasanya hanya berdehem dan ber-oh ria saja.
"Gue tulis ah dalam buku gue." Ucap Jackson dan Dion.
"Kek nggak pernah liat gue bicara aja." Sahut Varno langsung pergi meninggalkan mereka yang sedang melongo, untuk menuju ke kelas.
>>>>>
Diruang Kepsek
tok tok tok
"Permisi pak." Ucap Kanzha dari luar ruang kepsek, pak kepsek pun langsung membuka pintu.
"Kalian masuk." Suruh pak kepsek, Kanzha dkk pun langsung masuk.
"Kalian kenapa rusakin gerbang sekolah." Tanya Pak kepsek tadi dengan sedikit emosi.
"Ehehe itu yah pak, tadi itu kita mau masuk dan ternyata gerbangnya di tutup jadi yah kita tabrak aja pak pake mobil habisnya nggak ada yang bukain sih pak." Ucap Kanzha dengan watados.
"Salah sendiri kalian itu telat, sekolah itu jam 06.30 sedangkan kalian berangkatnya jam 09.00 yah wajar gerbangnya sudah di tutup kalo gitu kenapa nggak sekalian nggak sekolah aja." Jawab kepsek.
"Kalo kita nggak sekolah di marahin dong pak sama ortu kita emang bapak mau tanggung jawab kalo kita nggak sekolah." Ucap Putri, kepsek pun semakin marah.
"ITU YA TERSERAH KALIAN." Teriak pak kepsek dengan emosi meledak-ledak pasalnya Kanzha dkk bukannya merasa bersalah malah ngajakin perang.
"Pak jangan teriak-teriak nanti di dengar tetangga kan nggak enak, dan jangan emosi pak tenang aja kita bakal ganti kok pak." Ucap Diva.
"Iya pak tenang aja kita bakal ganti jadi bapak jaga kesehatan takutnya nanti bapak terserang penyakit jantung lagi." Sahut Nayla.
"SUDAH KALIAN SEMUA KELUAR NANTI JANGAN LUPA GANTI GERBANGNYA." Teriak pak kepsek tadi.
"Oke pak kita keluar dulu byebye." Ucap Kanzha dan mereka semua langsung keluar dari ruang kepsek.
akan tetapi.....
>><<
Udah dulu yah besok lagi.
Jangan lupa like, komen and vote
See you❣