
Sore pun tiba dan teman-teman Kanzha sudah berkumpul dirumah Kanzha.
"Yaudah langsung berangkat aja." Ajak Kanzha.
"Kuyy".balas ketiga temannya.
"MA, KANZHA PAMIT DULU YAH MAU MAIN." Teriak Kanzha kepada mama nya yang sedang didapur.
"IYA, TAPI JANGAN MALEM-MALEM PULANGNYA." Jawab mama Kanzha.
"IYA MA TAPI NGGAK JANJI YAH." Balas Kanzha yang membuat mama nya cuman geleng-geleng kepala.
>>>>>
Setibanya di markas
"HOLAAAAA QUEEN KANZHA YANG CANTIK JELITA TIADA TANDINGANNYA UDAH KEMBALI, MANA NIH RED CARPETNYAAA." Teriak Kanzha pada semua anak buahnya yang membuat semua anak buahnya termasuk teman-temannya menutup telinganya.
Kanzha memang sangat akrab dengan semua anak buahnya dan sudah di anggap saudara maka dari itu dia tidak pernah menutupi wajahnya dengan topeng apabila sedang dimarkas kecuali nanti ada tamu tak diundang. Candra, Radit, dan Arya yang mendengar teriakan Kanzha pun langsung keluar.
"Halo baby sini-sini aku kangen banget tau sama kamu." Ucap Radit kepada Kanzha dengan nada lebay dan alay yang membuat semua menatapnya jijik.
"Jijik gue ama lu Dit." Timpal Candra.
"Bodo."
"Nggak usah alay dah lu Dit." Arya ikut-ikutan.
"Serah gue syirik aja lu berdua." Balas Radit.
"Audahlah queen-nya disini nih gue tampol satu-satu mau lo pada kebiasaan dah, biasanya kalo queen datang tuh di sanjung, di perhatiin, lah ini malah di kacangin kan gue jadi sedih huhuhu." Ucap Kanzha dengan nada sok dramatis.
"Eh jangan nangis dong ini nih gara-gara Candra sama Arya." Bujuk Radit.
"Ngapa lu jadi nyalain kita." Balas Candra.
"Iya lu-nya aja lebay bin alay." Timpal Arya.
"Udah-udah anjir ada yang mau gue jadiin samsak nggak mumpung lagi gatel nih tangan gue." Ucap kanzha dengan nada marah plus kesal karena dikacangin yang pmembuat semua diam.
"Eh btw ada info apa nih kita udah lama nggak kesini." Tanya Nayla.
"Oh iya, untung aja kalian dateng kalo nggak mungkin lupa." Jawab Arya.
"Jadi?, ada info apa?."
"Jadi kemarin kita dapet chat dari Gilang katanya ada yang nantangin queen balap motor." Jawab Arya.
"katanya sih geng sebelah yang namanya FFB (Forever Fak Boy😂), nanti malam jam 22.30." Kata Candra.
"Itu kan gengster yang no.5, berani banget tuh nantangin queen kita." Timpal Putri.
"Salah cari lawan Put biasa." Ucap Diva dengan nada meremehkan.
"Yaudah nanti kita kesana jam 22.00 aja, sekarang gue mau masuk dulu mau liat-liat." Final Kanzha dan ia langsung pergi
Kanzha berjalan di dalam area markasnya dan sekalian liat-liat anak buahnya yang lagi latihan, tiba-tiba dia liat ada yang nyantai-nyantai padahal yang lain pada serius latihan Kanzha pun mendekat ke arahnya, sedangkan orang yang tadi tidak tau karena dia lagi duduk sambil menutup matanya.
"lu lagi ngapain disini bukannya latihan." Tanya Kanzha kepada orang itu yang namanya Farih.
"ya gue lagi tiduran lah males tau nggak, latihan cuman itu-itu doang padahal perasaan gue udah jago malah nggak naik pangkat." Jawab Farih dengan enteng dia nggak tau kalo itu Kanzha karena dia menjawab sambil masih menutup mata.
"Oh berani lo ya sama gue." Balas Kanzha, Farih pun membuka matanya dan langsung terlonjak kaget dan gemeteran.
"a-ampun queen sa-saya tidak tau kalo itu anda m-maafkan saya queen." Ucap Farih dengan nada terbata-bata dan tubuh yang gemetaran, meskipun Kanzha udah akrab sama semua anak buahnya tapi ketika dia marah maka anak buahnya akan memanggil dengan bahasa formal karena takut salah.
"kata lu tadi udah jago yah kalo gitu sini lawan gue,gue bakal pake satu tangan." Ucap kanzha yang membuat semua yang mendengar menatap kasihan pada Farih.
"A-ampun queen tolong ma-maafkan saya jangan ajak saya bertarung queen." Mohon Farih.
"Udah cepet sini lu." Balas kanzha, tanpa menunggu lama.
Mereka pun bertarung, dengan Kanzha yang hanya menggunakan satu tangan dan diakhiri dengan Farih yang kalah dan babak belur di tubuh dan wajahnya, pasalnya jika kanzha menggunakan satu tangan akan lebih brutal dan karena pada dasarnya Kanzha adalah queen cuman satu orang yang bisa mengalahkannya dalam bertarung.
"makanya jadi orang tuh jangan sombong." Cibir salah satu anak buah Kanzha.
"Iya nih mentang-mentang nggak ada queen terus bisa males-malesan gitu, mampus tuh." Cibir anak buah Kanzha yang lainnya, dan masih banyak lagi yang mencibirnya.
"Udah-udah, Arya obati dia dan awasi dia untuk sementara waktu jangan sampai dia ngulangin lagi." Ucap kanzha yang dibalas anggukan oleh Arya, waktu pun berlanjut.
>>>>>
Sampai akhirnya pukul 10.00...
>><<
Jangan lupa like,komen,and vote.
HAPPY READING di eps selanjutnya🌹
See you❣️