
"Hallo kak apa yang bisa saya bantu?" Dengan senyum terpaksa yang tidak mengenakkan hati,Sender berusaha agar terlihat ramah di tempat kerjanya.Dan benar saja Tanti malah menggodanya seperti saudara,Sender yang kebingungan karena mengapa Tanti berubah.
"Tanti kau sudah berubah apa alasanmu?"
"Kau tahu sebenernya aku berubah karena ingin menjadi seseorang yang lebih baik!"
"Ohhh...Jadi karena itulah kau berubah?"
"Sebenarnya ya! Aku sadar betapa bodohnya aku waktu itu,berkelahi hanya untuk seorang pria"
"Mati 1 tumbuh 1000!"
"Yapp....mungkin kau ada benarnya aku akan mencoba berpakaian kasual mulai besok!"
"Tunggu apa artinya kita berteman lagi?"
"Tentu saja!Kenapa nggak?"
Sender juga meminta maaf pada Tanti karena pernah menyakitinya.Dan Tanti juga ingin berdamai dengan Diana,sehingga dia bisa bekerja seperti biasanya tanpa ada hambatan apa pun.
Tanti juga telah banyak berubah setelah berdamai dengan Diana saat pulang tadi,dia secara langsung meminta Diana agar Tanti bertemu dengan Rifalco.Sepasang kekasih itu mempunyai rencana jenius,daripada berkelahi dengan Rifalco terus terusan lebih baik dijodohkan saja dengan Tanti mereka berdua kelihatannya sangat cocok.
"Sayang!Besok kita mau reservasi restoran yang mana buat mereka berdua?"
"Yang di deket restaurant A itu lho!"
"Situ aja yakin?"
"Iya yakin!Besok suruh Rifalco sama Tanti ketemu di restaurant itu."
Sender langsung pergi ke restaurant tersebut,dan melakukan reservasi meja dua orang atas nama Tanti.Setelah selesai mereka berdua mampir ke gedung yang akan mereka sewa untuk acara pernikahan mereka berdua.Diana sudah membayangkan gaun yang akan dikenakannya dan pangerannya diatas altar sama seperti panggung pertunjukkan yang menunjukkan mereka berdua adalah bintang acara.
"Beb udah belum?Jadi lihat gaunnya gak ini?"
"Jadi kok sayang,lihat gaun habis itu pulang yok!Capek aku."
"Yakin masih sore lho ini!Lihat catheringnya sekalian ya(Sambil mencubit pipi Diana)!"
"Iya...Udah lepasin,sakit sayang!"
"Maaf,sini cium biar gak sakit!"
"Gak mood!"
[Sesampainya di toko Gaun]
Diana mengambil gaun pesanan nya,dan benar saja gaunnya sangat mirip dengan ekspetasinya.Motif yang membuatnya terlihat anggun,bahannya yang tidak terlalu kasar,dan yang pasti simpel!Karena Diana tidak terlalu menyukai hal-hal yang ribet,seperti rambut kusut,membuat gelang manik manik,dsb.
"Jadi beb,ambil yang ini?"
"Jadilah masa engga!"
"Yaudah ayo dibayar,jangan ngelamun kata budheku 'Jangan ngelamun nanti kemasukan setan lho!' Gitu katanya"
"Hahahahahhaha,apaan sih kamu yank!Lucu banget"
"Lah -_- itu memang omongan budheku!"
"Iya aku tau kok!Yang bikin aku ketawa adalah kamu memperagakan budhemu pakai gaunku.Gak percaya liat nih!(Nunjukkin foto sender)"
"Lah Iya yak malah gak sadar akunya!"
Diana mengajak Sender untuk pulang dan memilih rumah besok harinya,ia juga tidak lupa untuk meminta Rifalco datang ke restaurant yang telah ia reservasi.Sepasang kekasih tersebut akhirnya dapat beristirahat dengan nyaman di kasur tepatnya di rumah budhenya.
_______________________
Keesokkan paginya sesuai yang direncanakan,mereka akan pergi melihat rumah dengan tanda dijual atau dikontrakkan.
"Sayang,itu ada tanda dikontrakkan situ aja!"
"Ya,kita coba tanya dulu."
Sender menghubungi pemilik kontrakan dan tidak lama kemudian si pemilik kontrakkan datang dan memberitahu harga kontrakkan tersebut.
Sender menyetujuinya karena harganya yang pas sesuai yang mereka berdua incar.Tinggal 1 hal lagi yang harus dilakukan membuat undangan.
Tapi Sender tampak tidak begitu senang karena Diana melakukan persaingan dalam setiap dekor hiasan pernikahan mereka,
"Beb,kamu aja yang milih....Ak-ak-aku punya urusan lain!"
"Mau kemana kamu!Sini kalau nggak,kita nggak jadi nikah!"
"Jangan gitu dongg,iya iya aku kesana!"
"Nah gitu donk,jadi hiasan undangannya mau yang kaya gimana?"
"Terserah kamu aja deh Beb!"
"Yang ini bagus,tapi yang ini juga bagus"
Diana bingung sampai 2 jam kemudian dia berhasil menemukan hiasan yang sesuai seleranya.Diana pun menyadari sebenarnya bahwa hidup itu indah,dia bisa menikah dengan orang yang dia cintai.Dan mungkin mempunyai keluarga yang dia impikan
___________________________
(2 hari kemudian)
Akhirnya pernikahan mereka berdua pun digelar dengan meriah dan lancar,sepasang pengantin baru itu sangat senang karena mereka berdua akhirnya menikah dan sudah tidak ada masalah lagi
"Diana mau nggantiin saya?"
"Mau dong Thor!"
Sekilas info untuk kalian Tanti dan Rifalco sudah resmi berpacaran,sementara Reno hmmm.....dia melanjutkan karir nya sebagai influence dan belum memiliki kekasih baru.
(Skip 5 tahun kemudian)
Di rumah sakit
"Ayo bu...dorongg......!!!!"
"Sakit dokk....arghhhhhhh..."
Suara bayi kembar memecah kesedihan dan kekhawatiran di ruangan tersebut.
"Sayang,mau kasih nama siapa?"
"Rifael dan Rico,selamat datang ke dunia nak"
Novel Junior Love resmi Tamat
Ehem saya author disini,mengucapkan terimakasih yang sebanyak banyaknya.Karena telah mendukung novel ini,tapi sayangnya kita harus berpisah disini!Saya sebagai author mengucapkan banyak banyak terimakasih,dan mohon maaf bila ada kesalahan penulisan kata.
JANGAN LUPA VAKSIN,JAGA JARAK,MEMAKAI MASKER,DAN MENCUCI TANGAN SELAMA 20 DETIK!
STAY SAFE!STAY HEALTHY!
#BE SAFE BE COOL.
~Salam hangat Author.
Jangan lupa baca novel author yang lain ya!See ya!