Junior Love

Junior Love
PROLOG - 1



Hai namaku Diana,aku duduk di bangku sekolah SMA.Semua ini adalah kisahku,dimulai dari suatu pagi yang cerah aku mempunyai pacar yang sangat tampan dan cerdas.Nama pacar ku adalah Rifalco,dia lebih tua 1 tahun dari aku tapi aku gak peduli.


(Tett......Tettt....Tett....)


Dan kelas pun dimulai,aku suka berbicara di kelas dengan sahabatku.Bisa dibilang aku ini Cerewet.


Bel istirahat berbunyi


Rifalco:"Hai Diana!(sambil memalingkan Mata)


Diana:"Loh Beb kamu lagi marah ya!"


Rifalco:"Dari tadi aku pengen bilang ini (aura menyeramkan)


Diana:"Bilang aja !"


Rifalco:"Aku ingin kita putus !"


Diana:"Kenapa?(sambil menahan air Mata)


Rifalco:"(Teriak)KAMU ITU KUCHEL,JELEK,PENDEK LAGI.LIAT TUH SI ANGEL CANTIK,PUTIH,BODY NYA BAGUS!"


Aku pun berlari dan melihat ke belakang bahwa dia menertawakan ku bersama dengan teman temannya.Aku menangis,dan berlari tanpa tujuan.Kakiku lemas,rasanya aku ingin terbang dan meninggalkan dunia ini!


Tanpa disengaja aku menabrak junior ku bernama Sender.Ya namanya aneh,tapi orang nya cukup baik padaku.Dia memelukku dan berkata "kalau dia gak bisa menghargai kecantikkan yang ada didalam biar kan,orang


itu tidak pantas untukmu,Kak Diana"


hah?apa maksudnya??


Apa maksudnya?Apa dia mencintaiku?Hah?


Gak mungkin kan? Hanya itu yang ada dibenakku


(Pulang school)


Diana:"Ma aku pulang"


Mama:(melihatku sambil tersenyum)"Sayang!"


Diana:"Mama kelihatan senang ada apa ma?"


Mama:"Mama naik jabatan sayang! "


Diana:"Selamat ya ma!"


Mama:"Ganti baju sekarang ayo mama ajak kamu jalan jalan!"


Diana:"Oh oke!"


Aku pun lansung ganti baju,dan apa kau tahu?


Sender mengirimi ku pesan.Karena tak sempat menjawab jadi hanya aku baca saja.


Kok gak dijawab,apa jangan jangan dia marah.


Di benak Sender.Huh gara gara tadi Kak Diana nangis jadi kebaperan deh.


(Kembali ke Diana)


Mama:"Udah belum?"


Diana:"Cantik gak ma?(Sambil menunjukkan dress yang dipakainya)



Mama:"Bagus kok!"


Diana:"Ayo berangkat!"


(Di Mobil )


Mama bernyanyi ,sedangkan aku menonton anime.Diperjalanan mama tampak gembira sedangkan aku menangis membanyangkan betapa jahatnya Rifalco kepada ku.


Diana:"Mama,menurut mama aku jelek nggak?"


Mama:"Siapa yang ngomong jelek ke anak mama yang cantik ini? Pasti Rifalco kan?"


Diana:"Kok mama tau?"


Mama:"Mama tau karena dari awal kamu ajak kesini dia itu anak f*ck boy"


Diana:"Insting ibu tidak boleh diremehkan(dalam hati),Kalau gitu kenapa mama gak suruh Diana untuk putus?"


Mama:"Karena bagi mama Diana terlihat lebih ceria bersama Rifalco"


Diana:"(Menangis tersedu sedu)Maaf ya ma "


Mama:"Cup cup.Kita kan mau pergi,nggak boleh nangis donk.Gimana kalau mama cariin anak kucing terlantar?"


Diana:"oke deh ma"


(Sesampainya disana)


Aku melihat banyak bunga mawar putih,seperti yang aku suka.Terdengar suara dari sana Seperti sender.(Dalam hati)Ngapain dia kesini?Mau bilang sesuatu kah?atau aku cuma baper?


(Sementara Sender)


Hmmm kok yang pakai dress hitam itu kayak mukanya Kak Diana.(Dalam hati)Panggil gak ya?Nanti salah orang,Kalau gak panggil dikira orang sombong.Duhhhh,eh disana ada mawar putih kesukaan alm.Mamah nih.


Dia berlari menuju ku,lalu tanpa kusadari.....


eitsss next episode ye!