
Hallo hallo,setelah bulan juni libur kemarin Junior Love kembali dan semoga bisa menghibur kalian nanti
~Salam semanis madu,Author.
Sender bertemu dengan orang yang melukai hati tunangannya,
"Kamu ngapain kesini?!"Tanya Sender dengan penuh kemarahan hingga aura hitam menyelimuti ruangan Diana.
Rifalco menjelaskan bahwa dia tidak ada maksud apapun hanya sekedar mengunjungi Diana yang sedang sakit,mendengar pernyataan tersebut Sender kurang yakin dengan perkataan Rifalco pun langsung berbisik pada Diana.
Rifalco meminta Sender agar meninggalkan mereka berdua dulu,
" Mau ngapain lu sama Diana?"
"Oh,aku cuma pengen bicara sama Diana!"
"Bicarain apa?Mau ngupas luka lama nya Diana iya?!"
Lalu Diana berteriak memanggil petugas keamanan rumah sakit agar memisahkan mereka berdua.
Rifalco dan Sender terus berdebat memperebutkan Diana.
"Lo punya masalah apa lagi sama Diana?"
"Gua nggak punya masalah sama Diana.Tapi gua punya masalah sama lu!"
"Masalah apa?Lu udah putus ama Diana,mau ngapain lagi?"
Rifalco menjelaskan kedatangannya ke rumah sakit hanya untuk mengunjungi Diana,dan perdebatan di antara mereka berdua di lerai oleh mamanya Diana.
Mama memarahi Sender dan juga Rifalco,karena tidak membiarkan pasien di rumah sakit istirahat.Mendengar hal itu mereka berdua langsung diam dan melihat sekeliling.
"Udah Sender mama ajak dulu ke kamarnya Diana!" Calon mertuanya sudah marah kepada Sender,sehingga Sender hanya mengangguk lalu mengantarkan calon mertuanya ke kamar dimana Diana dirawat.
Calon mertuanya meminta Sender agar diam di luar dan tidak melakukan apapun.Sender langsung berpikir negatif tentang hubungannya dengan Diana.
"Plisss,semoga jangan disuruh putuss.Jangan batal nikahhh!!"Sender bergumam seperti itu terus menerus.
" Sender!Sini mama mau bilang sama kamu"
"Apa itu ma?"
"Tahun depan ma,terus Sender bakalan kerja"
"Okelah mama cuma mau bicara itu"
Sender bernafas lega bahwa dirinya tidak jadi batal nikah,mama bergegas pulang karena harus mengurus mantan kekasih Diana yang satunya lagi.
Diana senang urusannya dengan semua mantannya sudah selesai,tapi ada yang tidak Diana ketahui bahwa Rifalco tidak akan menyerah merebut dirinya dari pelukan Sender,ditambah lagi urusan Tanti dan lain lainnya.
##################
(1 tahun kemudian)
Sender lulus sebagai sarjana,dan sudah bekerja di sebuah perusahaan ternama.Tapi pekerjaan tidak membuat mereka berdua kehilangan keromantisannya,saat makan siang mereka selalu pergi ke sebuah warung makan di dekat kantor mereka.Dan merencanakan pernikahan yang akan diingat seumur hidupnya.
"Yang ini bagus kayaknya!" Sambil menunjuk dekor yang ada di majalah,
"Hmmm,tapi biayanya.Belum lagi harus beli rumah"
"Gimana kalau adat yang ini?Simpel bangetkan?"Diana menunjukkan dekorasi keadattan yang sangat sederhana namun menunjukkan keanggunan.
" Yaudah yang ini ya,btw jam istirahat ku dah habis ini.Aku balik dulu ya"
Sender kembali kekantornya dan apesnya Sender pas pasan sama Tanti,ternyata dia adalah manager di kantornya itu.Dengan berat hati mau tidak mau dia harus bersikap dingin pada Tanti sehingga kemungkinan Tanti mendekati Sender sedikit.
"wah...wah....wah...Halo Sender "
Sender tidak bisa bersikap dingin pada seseorang,ditambah lagi di kantornya ada peraturan 3S.Mau tidak mau ya harus disapa,
"Hallo kak,apa yang bisa saya bantu?"
Baru juga bisa bernafas lega,apa masalah yang datang selanjutnya?
Bersambung.................
Tetap patuhi prokes agar pandemic cepat selesai!
Jangan lupa vaksin dan olahraga teratur.
See you soon!❤