
...Aku pernah cinta pada orang yang membuat rasa cinta itu jadi benci. Jadi aku mohon sama kamu, tolong jangan buat aku jadi pengecut untuk yang kedua kalinya...
____________________
Al membaca semua surat itu,dan tanpa sadar air mata nya keluar begitu saja.
"Sesusah itu kah lo memperjuangin gue el?dan gue dengan mudah nya menolak lo secara mentah-mentah"batin al
Menyesal~
Ya itu lah kata yang tepat untuk Al sekarang ini.
"Akhir nya lo sadar juga al,seberapa susah perjuangan el buat ngedapatin hati lo,dan lo dengan mudah nya ngebentak el didepan orang banyak"...
"Lo bayangin seberapa malu nya dan seberapa sakit nya hati el mendengar kata kata yang keluar dari mulut pedas loo"tiba tiba ghea muncul dari balik tembok di belakang al,dan juga tadi ghea juga ikut membaca surat dari el secara diam-diam.
"Ghe.."lirih Al,an air matanya kembali menetes
Al tidak apa apa bila dikatakan cengeng dan segala macam oleh ghea,karna itu memang kenyataan nya.
"Kenapa baru ngerasain kehilangan?"sarkas ghea sinis.
"Satu hal yang wajib lo tau Al.Seorang SYAQUELA SUSAN ENJELINA pernah menyelamatkan hidup seorang ALVARO KEVIN ANGKASA dari maut yang akan merenggut nyawa lo saat itu"ucp ghea dengan menekan nama kedua makhluk tersebut.
Al mematung.
Menyelamatkan hidup nya dari sebuah maut,pikirnya.
Otaknya memutar kejadian 1 tahun yang lalu
fkashback on
Al baru saja kembali dari rumah teman nya saat mereka sudah selesai bermain dari pagi.
"Gue pamit dulu ya"pamit al.
Al melajukan motor nya dengan kecepatan sedang.
Saat di tengah jalan al mampir dulu ke minimarket karna ada yang ingin di beli nya.
Saat sudah selesai membeli,kembali keluar dari minimarket,tapi mata nya melihat ada sebuah tukang cilok di seberang jalan.
Ia ingat mamanya dirumah,mamanya sangat menyukai cilok,dan Al berniat membelikannya untuk mamanya dirumah.
Saat al sudah selesai membeli cilok,dia kembali menuju motor nya yang masih di parkiran minimarket.
Saat di tengah jalan,tiba tiba ada sebuah motor yang melaju kencang.
Tinnnn..tinnnnnn..
"AWAS WOI REM MOTOR GUE BLONG!!"Teriak si pembawa motor.
Al kaget dan tidak sempat menghindar.
"brughkkk"Al terpental cukup jauh dari tempat ia berdiri tadi,darah segar keluar dari kepala al cukup banyak.
"ALLL."teriak org itu samar samar al mendengar sebelum ia menutup matanya rapat.
"Astagfirullah Al,kamu harus cepat kerumah sakitt"ucap el.
Ya orang itu adalah El,El menyaksikan langsung saat al tetabrak dengan motor,ingin ia menyelamatkan nya,tapi motor itu tak kalah cepat menyambar al.
"Pakk rio cepatt bawa Al ke rumah sakitt"teriak el pada supir nya.
Dan mereka pun langsung membawa al kerumah sakit.
Al langsung masuk ke ruang UGD.
Saat al masuk keruangan,l menunggu di luar ael menunggu dengan sangat cemas dan khawatir al akan kenapa-napa saking khawatir nya,El lupa untuk menghubungi orang tua Al.
Tak lama dokter keluar dari ruangan itu.
"Permisi,kamu Adek dari korban kecelakaan tersebut?"tanya dokter yang keluar itu..
Tanpa pikir panjang el mengangguk.
"Kakak kamu kehilangan darah cukup banyak,dan karena golongan darah pasien tergolong langka dan kebetulan stok darah di rumah sakit ini habis hanya tersisa sedikit,jadi kami membutuhkan donor darah yang cukup banyak jika tidak ada kemungkinan besar kakak kamu tidak akan selamat"jelas dokter itu.
"Golongan darah nya apa dok?"tanya el cepat.
Dokter itu bingung sendiri"bukannya ia adalah adik nya,kenapa tak mengetahui Golongan darah kakak nya sendiri.
"Ohh positive thinking aja mungkin adek nya belum tahu atau memang belum di kasih tahu oleh ortu mereka"batin dokter itu
"AB"jawab dokter itu.
"Tapi dek,abang kamu kehilangan cukup banyak darah,dan kemungkinan itu membutuhkan 2 orang,karna jika satu org maka kamu juga akan kehilangan darah juga"ucap dokter masih tak yakin.
"Iya dok saya gapapa,saya siap"jawab el mantap
"Baiklah,jika itu mau kamu silahkan.
Tapi sebelum itu,silahkan isi data dulu"ucp dokter.
Dan seketika el mematung dan menghentikan langkah nya.
"Dek ayo,kalau telat kondisi kakak kamu bakal tambah drop"ucp dokter itu membuyarkan lamunan el.
El mengikuti dokter ke ruang donor darah
"Silahkan diisi dulu dek identitas nya"ucp dokter.
"Hmm,dok...sebenarnya saya bukan adek nya."ucp el
Dokter itu terkejut.
"Saya tadi menemukannya di jalan tertabrak oleh motor"sambung el.
"Jadi saya minta tolong sama dokter,sembunyikan identitas saya dari semua orang"pinta el memelas pada dokter yang terbilang masih cukup muda itu.
"Te-terus kamu siapa?"tanya dokter itu tak percaya.
"Saya cuma penolong aja dok,anggap saja saya dermawan mau bagi-bagi darah gratis"Ucap El asal.
Dokter itu masih tampak ragu dengan El.
"Dok,saya mohon,tolong jangan kasih tahu sama siapapun,kalau saya yang mendonorkan darahnya"bujuk el,dengan puppy eyes andalannya
"oke,kalau Kamu jawab suda siap,ayo"dokter itu pasrah.
Dan seketika mata el berbinar.
●●●
El sudah selesai mendonorkan darahnya,dan membuat tubuh el menjadi lemah,tapi ia berusaha untuk kuat.
"Dek kamu ga apa apakan"tanya dokter itu sedikit khawatir melihat kondisi el.
El menatap dokter itu dengan tersenyum paksa.
"Saya gapapa kok dok"ucp el meyakinkan.
"Baiklah,sebagai gantinya kamu harus meminum obat ini agar kondisi kamu menjadi stabil lagi,dan juga jangan lupa memakan makanan bergizi,seperti sayur yang banyak mengandung zat besi"jelas dokter itu panjang lebar dan memberikan el sebungkus obat.
"Iya dok saya akan minum obat nya,tapi..
Kalau memakan sayur,saya ga bisa"ucap el dan membuat dokter itu heran
"Ke"-
"Saya ga suka makan sayur dok.."potong el cepat sebelum dokter itu menyelesaikan ucapannya.
Dokter itu hanya diam.
"Dok saya pulang dulu,Assalamualaikum"ucap el.
"Kamu harus perbanyak istirahat ya"ucp dokter dan el hanya mengagguk dan keluar dari ruangan itu.
El kembali ke mobil nya dengan keadaan yang sangat pucat pasi.
"Ehh non el knp kok pucat bangat,non el gpp kann?"tanya pak rio supir el.
"El gpp kok pak"ucp el berusaha tersenyum,walau skrg kepala nya terasa sangat sakit sekali saat ini.
"Non gimana keadaan sama org kecelakaan tadi?"tanya pak supir.
"Dia gpp kok pak cuma kekurangan darah aja"jawab el dan masuk ke dalam mobil dan di ikuti oleh pak supir.
"Jadii non el yang mendonorkan darah untuk korban tadi?"tanya pak supir dan mulai menjalankan mobil nya.
"Iya pak,tapi el mohon sama bapak jangan kasih tahu mama sama papa El mohon,sama jangan kasih tau siapapun "pinta el memelas.
"Tapi non nanti kalau nyonya besar nanyain gimana?"tanya pak rio.
"Bapak tinggal jawab el belum makan aja"jawab el seadanya,keadaan el semakin memburuk.
▪︎▪︎▪︎