I'M Not Bad Girl

I'M Not Bad Girl
malu



"Ghee badan Al panas bangat"ucap Vian makin khawatir.


"Yaudah cepat bawa al kerumah sakitt"ucap ghea dan mereka memapah al ke bawah dan membawa al ke rumah sakit.


Di dalam perjalanan Al terus meringis kesakitan dan memegangi perut nya.


"Al tahan,rumah sakit nya udah dekat"ucap Ghea berusaha menenangkan Al yang kesakitan.


●●●


Mereka sudah sampai di rumah sakit dan segara Vian memanggil Dokter untuk memeriksa Al,dan menunggu Al di luar ruangan.


Mereka semua panik sampai lupa memberitahu orang tua Al.


...


Dokter keluar dari ruangan Al.


Semua sahabat al pun berkumpul menuju Dokter itu.


"Keluarga pasien ada disini?"tanya Dokter


Mereka langsung ingat bahwa lupa memberitahu orang tua Al.


"Ohh eh dok kita sahabat Al,kita lupa ngasih tau ortu Al,sama kita aja gapapa kan dok nanti kita bakal ngasih tau ortu al"ucap Ghea dan semuanya mengangguk meng-iyakan perkataan Ghea.


"Baik ikut saya ke ruangan"ucap dokter itu.


Dan semua nya mengikuti dokter.


Di dalam ruangan.


"Dok kalau boleh tau sahabat kita kenapa dok?"tanya Ghea.


"Sahabat kamu,dia kelelahan karna belum makan selama 2 hari dan juga karna tekanan dalam otaknya membuat kondisinya kurang baik"jelas dokter tersebut


"Whattt al belum makan 2 hariii!!"teriak vion membuat semua orang dalam ruangan kaget dan melihat ke arah Vion.


"Vianbgstlobisagajanganngagetinkitakalauguekenaseranganjantungtrsguedirawatterusguegabisalagimainsamakaliankanbisagawat"ucap Rizky sangat cepat tanpa titik koma.


Semua orang melongo mendengar rizky berbicara sangat lancar dengan cepat tanpa titik koma.


"Woaaaa ky lu pintar amat ngerap nya,kapan kapan ajarin gue ya"ucap Alfi kagum.


Ghea dan dokter hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat tingkah para teman Ghea.


"Jadi gimana dok Al harus di rawat?"tanya Ghea dan dokter mengangguk


"Pasien harus di rawat dalam seminggu ini untuk memulihkan kembali tenaganya dan juga pasien harus makan dengan teratur agar tidak terjadi masalah seperti ini lagi"ucap Dokter itu dan semua nya mengangguk


"Yaudah dok kalau gitu kita permisi dulu,makasih banyak dok"ucap Ghea dam mereka semua berjabat tangan dengan dokter tersebut.


Tapi tidak dengan Vian seorang ia malah menyalami tangan dokter.


Mereka semua hanya bisa tersenyum melihat tingkah Vian


"Gaizz berbeda dari yang lain itu seru lho"ucap Vian dan memperagakan otot tangan nya yang hampir terbentuk sempurna.


Ghea menatap Vian dengan tatapan datarnya.


"Udah sini cepatt"ucap Ghea menarik daun telinga Vian.


"Awwwww Gheee sakitttt"teriak Vian kesakitan.


◇◇◇


Ghea menelphone Orang tua Al,dan menceritakan semua yang terjadi.


•••


London


"ASSALAMUALAIKUM YA AHLI SYURGAAAA!!"teriak El masuk dari pintu rumah hingga ke ruang keluarga.


"WAALAIKUMUSSALAM YA AHLI NERAKAA"ucap Evan menjawab salam El.


"EITTT SALAM GA BOLEH DI BAWA BERCANDA,BACA SALAM YANG BENAR!"ucap oma memperingati.


Dan mereka berdua malah menyengir tak jelas.


"Ehe maaf Omaa, ASSALAMUALAIKUM BANG EVAN,ASSALMUALAIKUM OMAAA"ucap El sangat manis dan menyatukan kedua telapak tangan nya ala-ala Ukhti pesantren.


"Waalaikumsalam ukhtii"jawab 3van dan Oma serentak tak kalah manis.


"Bang Evan,Oma,El pamit ke kamar dulu ya,mau istirahat,assalamualaikum omaa,Bang Evann"ucap el berpamitan dengan sangat sopan.


"Waalaikumsalam"ucap mereka dan menggeleng-gelengkan kan kepala nya.


El langsung berlari menuju kamar nya.


Sesampainya di kamar El langsung merebahkan badan nya ke kasur Queen Size nya


Tapi tak lama el kembali bangun dari tidur nya.


••.


"Okeyy come on El Kita TIDURRRRRR!"ucap El dengan semangat dan mengehempas kan badan nya ke Kasur.


"Wanjayyyy enakk beutttt dahhh"ucap El dan tak lama kemudian masuk kedalam mimpi indahnya.


1jam kemudian


DUH ENAK NYA PUNYA ISTRI DUA TIAP MALAM DAPAT JATAH GANDA..


Hp el bergetar dan nada dering nya pun berbicara


Fiy


Nada dering hp el itu dia suaranya rekam sendiri pas lagi gabut,nah di setel oleh El menjadi nada dering Hp nya.


Back.


El mengankat hp nya, melihat sedikit siapa yang menelpon nya, setelah mengetahui siapa yang menelpon nya,El kembali menutup matanya dan mengakat Video call.


"Ghee lu ngapai  sihh telpon, guee lagi tidurr ngantukk"ucap El dengan suara serak nya dan enggan untuk membuka mata.


"El gue kangen sama loo"jawab Ghea dari seberang telepon.


El hanya diam dan melanjutkan tidurnya


"Ellll"teriak Ghea dari seberang dan membuat el terkejut dan langsung melempar bantal ke kamera nya.


Walau Ia tau itu tak akan membuat perubahan apapun terhadap Ghea


"Ghea bangsattt"umpat el marah.


"Sorry el,habis nya lu tidur sih,gue kan kangen sama lo eh bukan gue aja, tapi ada satu orang lagi yang kangenn bangattt sama lo"ucap Ghea


"Siapa?"tanya El dengan malas dan enggan membukan matanya.


"Al"ucp ghea


El masih tertidur dan belum sadar bahwa Al sudah di depan kamera.


"Ohhh Al"ucap El masih setengah sadar.


Sedetik kemudian kesadaran El menjadi penuh dan terpelonjak kaget.


"Whatt Al?!"teriak El dan melihat kamera dan benar saja Al ada di depan kamera nya.


Tutt


"Anjing Ghea bangsat, ngapain sih ngadepin kamera ke Al,aaaaa komuk gue tadi gimana ya Allahh"ucap El frustasi mengingat ia masih tertidur saat on cam tadi.


El beranjak dari tempat tidur nya dan berjalan keluar dari kamar nya menuju ke bawah.


"Oma lagi ngapain?"tanya El melihat oma nya tengah sibuk di dapur.


"Oma lagi masak soal nya teman arisan oma mau kesini"ucap Oma dan melanjutkan memotong bawangnya.


"Ohh yaudah sini el bantu motong bawang nya"ucap El menawarkan diri untuk membantu oma.


"Emang kamu bisa?"tanya oma kurang yakin terhadap El


"Idihhh oma ngeremehin El,bisa dongg,masak El juga bisa"ucap El membanggakan dirinya pada oma.


"Masa sihh?Oma ga percaya"ucap oma tak yakin.


"Yaudah kalau oma ga percaya,sekarang oma duduk maniss,lihatin El masak."ucap El dan menduduk ka oma di kursi meja makan


Oma hanya pasrah saja dan menganggukkan kepala nya setuju.


El mulai beraksi dengan bahan dan alat-alat memasak yang tersedia


Jangan ragukan kemampuan el,ia pernah menjuarai lomba masak antar Individu di kelas nya waktu smp.


"assshhh"ringisan El.


"Astagfirullah El kenapa?"tanya oma panik dan menghampiri oma.


"Gapapa Oma,cuma luka dikit aja"ucap El agar tidak membuat oma panik.


"Udah-Udah biar oma yang selesain ini,kamu duduk aja"ucap Oma masih keukeh tidak membiarkan El melanjutkan nya.


"Aaaa,omaa El benaran gapapa,El bakalan hati-hati,suer"ucap El dan mengangkat dua jari nya.


"Yaudah,kamu benaran harus hati-hati yaa!"peringatan oma.


"Iyaaaa omaaaa"ucap El tersenyum manis.


next guys;)


next ygy