
Happy reading💞
...Dulu aku begitu semangat untuk mengejar cintamu,bahkan melupakan apa yang aku cita cita kan darikecil"-El...
..."Aku menyesal karna sudah menyia-nyiakan orang yang benar benar mencintaiku,sampai ia lupa akan cita cita nya sendiri"- Al...
5 Tahun kemudian...
"El,cepatan bangunn,siap siap kita balik lagi ke indo"ucap mama membangun kan el.
"Hmm,bentar lagi maa"ucap El denga mata yang masih terpejam.
"29 menit mama tunggu kamu di bawah udah lengkap semua barang barang kamu di masukin ke koper dan kita langsung berangkat"ucap mama dan pergi dari kamar El
"Whattt 29 menit,kenapa ga 30 menit aja ma nanggung 1 menit lagi"ucap El kaget terbangun dari tidurnyam
"Mama ga mau tau,29 menit mama hitung dari sekarang,telat satu menit mama ga kasih kamu makan selama seminggu"ucap mama tegas dan keluar dari kamar El.
Dengan sangat tergesa gesa el langsung berlari ke kamar mandinya dan bersiap siap,ia tak ingin telat 1 menit,bisa bisa mamanya benar benar tak memberi el makan selama 1 minggu.
•••
El sudah selesai mandi ia memakai celana joger bewarna gitam dan baju kaos over size juga bewarna hitam,el membiarkan rambut nya tergerai.
El melihat jam yang melingkar di tangannya.
"WHATT TINGGAL 1 MENIT LAGII!"teriak el kaget,dengan cepat el menarik kopernya dan langsung berlari ke bawah
•••
El sudah sampai di bawah.
"Telat 3 detik,kamu ga boleh makan sampai kita tiba di indo"ucap mama yang sedang duduk di sofa.
"Ihh mama mahh,el telat 3 detik juga,perhitungan bangat sih sama anak sendiri"ucap emEl mendengus kesal.
"Dari tadi siang mama suruh kamu ngapain?tidur?"tanya mama.
"Ee,engga,tapi kan ma-"
"Udah cepat nanti aja alasannya,evan sama istrinya udah nungguin kita di bandara,kamu sih lama bangat"ucap mama dan pergi meninggalkan el.
El mengikuti mama nya yang keluar dari rumah,sebelum keluar dari rumah el melihat sebentar kebelakang.
"Bye rumah,gue mau balik ke indo dulu,makasih udah mau numpangin gue selama 5 tahun ini"ucap El dan melangkahkan kaki nya keluar.
•••
El turun dari mobil,ia memakai masker hitamnya dan topinya,mama el ikut turun dari mobil.
Kenapa tidak ada papa el?karna papa el tidak ikut ke london karena sibuk,mama el hanya di temani oleh evan dan istrinya,dan evan menitipkan anak nya di orang tua istrinya.
Ya evan sudah menikah,setelah tamat kuliah evan menikah dengan kekasihnya yang sudah menjalin hubungan sejak evan awal masuk kuliah,dan mereka sudah mempunyai seorang anak perempuan yang sangat cantik dan sedikit mirip dengan El,yang baru berusia 3 tahun.
•••
Setelah menempuh 15 jam perjalanan,pesawat el mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno Hatta.
El keluar dari pesawat dengan menggunakan masker yang bewarna hitam dan topi yang bewarna hitam,dan membawa satu koper yang lumayan besar.
"Ma,evan langsung ke kantor ya,bentar lagi ada meeting"ucap evan meminta ijin ke mama el.
"Oh yaudah gapapa,mama sama Lia juga mau ke RS,tadi mama dapat telepon dari rumah sakitj"ucap mama dan di angguki oleh Lia-Istri evan(bekerja di rumah sakit mama el).
"Teruss El sama siapa?"tanya el bingung dan menunjuk dirinya sendiri.
"Kamu langsung pulang aja,nanti mama suruh jemput sama supir"ucap mama
"El di rumah sama siapa?"tanya El lagi.
"Kan ada Bi imah sama Mang Dede"ucap mama
"Ga ga,El ga mau,El ikut sama Evan aja ke kantor,El mau ketemu papa"ucap El,dan berlari ke arah Evan
"Gue lebih besar dari lo,panggil Bang atau apa kek"dumel Evan saat El hanya menyebut namanya tanpa embel-embel Kak atau pun Bang
"Ga,gue ga mau,gue kan juga udah gede"ucap El tak mau kalah.
"El,Evan kami pergi dulu ya"ucap mama pamit karena mobil jemputannya sudah sampai.
"Iya ma,hati hati"ucap Evan pada mama.
"Lia kamu juga hati hati ya,kerja yang baik"ucap evan mengusap kepala sang Istri dan mengecup kening nya.
"Woiii woiiii ingettt ada anak kecilll"Teriak El tak terima melihat Evan mencium kening istrinya.
"Tadi katanya udah gedee"ledek evan dan membiarkan istrinya pergi.
El hanya diam.
Evan pergi menuju mobil nya yang telah datang.
"Ehhh,Bang Evan ikut"ucap El mengecil kan suaranya ketika mengucapkan BANG.
Evan menghentikan langkahnya dan membalikan badannya.
"Coba ulang lagi tadi kamu bilang apa"ucap evan menatap El
"Bang"ucap El dengan suara yang sangat kecil.
"Apa?apa?ga kedengaran"ucap Evan berpura pura tak mendengar
El mendengus kesal.
Evan terkekeh geli saat el mendengus kesal..
"Cepatan bentar lagi abang mau meeting"ucap evan dan menarik koper el dan meletakan nya di bagasi mobil.
•••
El dan Evan sudah sampai di kantor papa nya.
mereka keluar dari mobil,Evan mengambil koper El di bagasi.
El melihat ke sekeliling wilayah kantor papanya.
Sangat banyak berubah,kantor papa nya semakin bagus dari pada 5 tahun yang lalu.
"Nihh"ucap evan menyodorkan koper milik El,masih mengamati tempat itu.
"Syaqueela"panggil evan.
El tersadar dan langsung mengambil alih kopernya dan mengikuti evan yang masuk kedalam kantor.
El masuk kedalam kantor papa nya dan membuat perhatian semua karyawan tertuju padanya
"Ehh,itu yang sama pak Evan siapa ya?"ucap salah satu Karyawan.
"Ihh Style baju nya bagus"karyawan itu berdecak kagum dengan baju yang El kenakan.
"Kenapa di tutup ya muka nya pake masker?"tanya karyawan satu lagi.
"Corona,dia takut lo kejangkit korona"timpal temannya.
"Enak aja lu bilang gue korona,kalau gue korona,gue gabakal ada di kantor ini sekarang"ucap temannya tak terima.
"Itu siapa?karyawan baru?pake masker aja udah kelihatan cakep,apalagi buka masker"ucap karyawan yang lain.
El menghiraukan semua ocehan karyawan kantor papanya,El makin menurun kan topi nya dan melanjutkan perjalanan,sampai tak sadar melewatkan seseorang.
Orang itu berhenti dan menoleh ke belakang melihat El,tapi El tetap melanjutkan perjalanannya dan ia kembali melanjutkan perjalanannya.
Evan berhenti di depan ruangannya dan el pun ikut berhenti.
"Ngapain ikutin gue?"tanya evan melihat el mengikutinya
"Ruangan papa dimana?"tanya el pada evan.
"Tuhh"ucap evan menunjukkan sebuah ruangan yang berjarak sekitar 3 ruangan dari ruangannya.
El mengikuti jari evan yang menunjukan arah ruangan papa nya.
....