
Hari ini cansu datang tepat waktu,karna hari pertama kerjanya,cansu bertanya kepada receptionist dimana dia akan bertemu direktur perusahaan Calves Group
"Permisi,saya ingin bertanya dimana ruangan Direktur,":tanya cansu kepada receptionist itu,tapi dia mendapatkan tatapan sinis dari wanita itu,yah bagaimana tidak semua orang iri pada cansu karna mendapatkan posisi sebagai sekretaris pribadi dari CEO mereka yang tampan
"Naik lift,Lantai 27 sebelah kanan lift itu ruangan Direktur Jiho",:ucap wanita itu dengan nada ketus kepada cansu
"Terimakasih",ucap cansu kepada receptionist itu,di sedikit berfikir kenapa dia di tatap seperti itu
"Aku rasa pernah mengenal nama itu,tapi di mana,kenapa aku tidak ingat sama sekali:,ucap Cansu bergumam sendiri dengan pikirannya,sambil menaiki lift memencet Lt.27 Ting...suara lift berbunyi,cansu telah sampai sekarang dia masih di depan ruangan Direktur Jiho Alberto Calves, terpampang nama itu dengan jelas di pintu,cansu memulai bergulat dengan pikirannya.
"kenapa nama itu sepertinya aku mengenalinya,oh Tuhan kenapa aku belum bisa mengingat apapun juga",:ucap cansu dalam hati
tok.tok.tok....
"Masuk": terdengar seseorang dari dalam
'Cansu membuka pintu itu dan dia telah masuk ke dalam ruangan Direktur,di dalam sana ada Jiho dan Rifaldo
"Selamat pagi tuan,saya yang akan menjadi sekretaris pribadi tuan,":ucap cansu kepada jiho
"Ooh ya,selamat bergabung di perusahaan kami cansu,saya harap kerja samanya",:ucap Jiho kepada Cansu,jiho sangat terlihat senang dan bersemangat melihat Cansu sekarang ada di sekitarnya
"Terimakasih tuan,":ucap cansu kepada jiho
"Mari nona saya antar ke ruangan anda",:ucap rifaldo ke pada cansu,di balas anggukan oleh cansu
'Cansu dan Rifaldo telah sampai di ruangan baru cansu.
"Ini ruangan kerja anda nona cansu",:ucap rifaldo pada cansu
"tuan jangan terlalu formal pada saya, panggil saja saya cansu,saya lebih suka dengan itu", ucap cansu kepada rifaldo
"Baiklah,Cansu kalau begitu panggil saja aku Rifaldo,senang berkenalan denganmu",:ucap rifaldo kepada cansu
"Baiklah,Rifaldo",:ucap cansu sambil tersenyum
"Selamat bekerja",:ucap rifaldo sambil meninggalkan ruangan cansu dan kembali ke ruangan jiho dan langsung masuk bertemu dengan jiho
"Rifaldo, terimakasih kalau bukan karna idemu itu,mungkin aku tidak akan bertemu cansu saat ini",:ucap Jiho kepada rifaldo berjalan ke arah rifaldo dan memeluk rifaldo
"Sama-sama,itu adalah bentuk balas budiku terhadap keluargamu yang telah banyak membantuku",:ucap rifaldo membalas pelukan jiho
"Tapi Rifaldo,kenapa cansu sama sekali tidak mengenali diriku,saat tau namaku juga dia terlihat biasa saja, seakan-akan dia tidak pernah mengenal namaku?":tanya jiho yang begitu kebingungan dengan cansu
"Dengarkan aku dulu,kemaren saat aku tau yang datang cansu,aku langsung menelpon orang suruhanku untuk menyelidiki apa benar dia cansu yang kau cari atau bukan,dan hari itu juga suruhanku mendapatkan semua tentang cansu...
"Ya Tuhan,aku baru mengetahui itu,dan cansu sekarang menjadi anak yatim piatu,aku tidak akan melepaskan dia lagi,aku tidak ingin Cansu merasakan sakit lagi",:ucap Jiho sedih atas apa yang Cansu lewati selama ini
"Baiklah,aku akan selalu ada di belakangmu untuk membantu mu,aku akan kembali ke ruangan ku",:ucap rifaldo kepada jiho sambil keluar dari ruangan jiho dan kembali ke ruangannya
RUANGAN CANSU
dring.dring.dring...
suara telpon kantor bunyi,Cansu langsung mengangkat telpon itu..
"Hallo,keruanganku sekarang juga,":ucap Jiho dalam sambungan telpon kantor
"Baik tuan,saya akan segera ke sana",:ucap cansu kepada jiho
Cansu berjalan ke arah ruangan jiho, sesampainya di depan pintu cansu langsung mengetuk pintu untuk meminta izin untuk masuk kedalam
Tok.tok.tok...
"Masuk",:ucap Jiho,cansu telah sampai kedalam,dan jiho mempersilahkan cansu untuk duduk di sofa panjang yang ada di dalam ruangan jiho
"Duduklah,":ucap Jiho kepada cansu,di balas anggukan kepala oleh cansu
"Tuan,ada perlu apa saya di panggil ke ruangan anda?",:tanya cansu bingung terhadap bosnya itu,tidak tau sama sekali kenapa dia di panggil
"Kita akan ke luar kota besok 2-3 hari,kita akan memantau perkembangan proyek baru di kota X...dan kamu harus ikut dengan saya",:ucap Jiho kepada cansu
"Baik tuan,saya akan ikut dengan tuan,",jawab cansu ke pada jiho ....
"Besok saya akan menjemputmu,karna kita akan ada di penerbangan pertama,jadi saya tidak mau ada yang kesalahan",:ucap tegas jiho,yah jiho sengaja mengambil penerbangan pertama,agar dia bisa bersama cansu sebelum mengunjungi proyek barunya di kota itu
"tapi tuan,saya bisa berangkat sendiri ke bandara tuan,kita bisa bertemu di sana,saya tidak mau merepotkan Anda",:ucap Cansu,karna dia sama sekali tidak enak kalau harus di jemput oleh atasanya
"Saya tidak suka penolakan,saya sudah menjelaskan-nya tadi,bahwa saya tidak mau ada kesalahan sedikit pun selama perjalanan",:ucap Jiho tegas kepada Cansu
"Baiklah tuan,":ucap cansu,takut kalau atasannya itu marah padanya
"Jangan terlalu formal saat berbicara padaku,di saat kita seperti ini panggil saja aku jiho,Cansu",:ucap Jiho menekankan nama CANSU,dengan harapan besar cansu bisa mengingatnya
"Baik tuan, maksudku jiho":ucap cansu terbata-bata dengan jiho itu,karna dia tau akan jadi masalah jika dia menolak penuturan jiho padanya
"Aku permisi,ingin ke ruanganku untuk kembali bekerja":ucap cansu ke arah jiho,di balas anggukan oleh jiho
Cansu pun kembali ke dalam ruangannya,untuk kembali bekerja tapi dia merasakan aneh saat dia berbicara pada jiho tadi,dia merasa bahwa jiho sangat familiar.