I Don't care

I Don't care
Episode 24. Perhatian, Sensitif



Usia kandungan cansu sudah berusia 6 minggu,selama cansu hamil jiho tidak pernah meninggalkan cansu sendiri dia bagaikan lem pada cansu.


Pukul 23:30 Malam


"Jihooo..: panggil cansu


"Hmmm..:sahut jiho yang masih berkutat dengan laptopnya


"Jihooo..:panggil cansu lagi


"Iya...:jawab jiho dengan tetap pandangan ke laptop


"Astaga..kenapa kamu sangat irit kata:ucap cansu kesal dengan jiho yang merasa di acuhkan


"Iya,iya ada apa saja sayang?:tanya jiho yang mematikan laptop nya dan menaruhnya ke atas nakas


"........:tidak ada jawaban dari cansu


"Sayang..ayolah jangan marah,kamu mau apa aku turutin:ucap jiho mengelus rambut cansu lembut yang berbaring di sampingnya


"Promise?:jawab cansu tiba-tiba berubah ekspresi wajahnya menjadi ceria


"Promise,apapun yang kamu mau:jawab jiho yang heran dengan tingkah laku istrinya yang terkadang marah, cemberut dan manja


"Aku mau Fish and Chips aku sangat ingin makan itu:ucap cansu menatap jiho dengan tatapan permohonan


"Cansu sayang,kamu yakin ingin makan itu sekarang sudah larut malam,pasti kedai makanan dan restoran sudah tutup:ucap Jiho pelan agar cansu mengerti


"Aku pokoknya mau itu jiho,kalau kamu tidak mau ya sudah:ucap cansu dengan nada kesal


Jiho yang menghela nafas panjang,karena selama masa kehamilan cansu ada-ada saja yang di mau cansu tapi itu cukup menyenangkan dan tidak menyenangkan bagi jiho tapi apapun yang cansu mau selalu jiho turuti.


"Baiklah aku akan keluar mencarinya untukmu:ucap Jiho mencium pipi cansu dan beranjak dari tempat tidur dan mengambil jaket dan kunci mobilnya


"Tunggu,aku ikut:ucap cansu bangun dari tempat tidur


"Baiklah,tapi pakai mantel mu untuk menghangatkan tubuh mu,di luar sangat dingin:ucap jiho mengambil mantel untuk Cansu dari dalam lemari


"Makasih,sayang:ucap cansu memakai mantelnya


Jiho hanya menggeleng kepala dengan sikap cansu,yang akhir-akhir ini sangat sensitif.


2jam sudah cansu dan jiho berkeliling mencari makanan yang di mau cansu, akhirnya mereka menemukan kedai 24 jam yang menjual Fish and Chips,yang jaraknya sangat jauh dari rumahnya.


"Sayang,makan yang banyak habis itu kita pulang,kamu harus istirahat ini sudah larut malam:ucap Jiho yang menatap cansu makan dengan lahap hanya mengangguk setuju


"Sayang kamu mau,....aaaa....buka mulut mu:ucap cansu menyuapi jiho dan jiho pun menerima suapan cansu


"Enak..:ucap Jiho singkat


"Mau lagi..aaaa:ucap cansu


Dan mereka pun makan dan menghabiskan makanannya, setelah selesai Jiho membayar tagihannya dan bergegas untuk pulang karena sudah larut malam.


Sesampainya di rumah Cansu dan jiho segera masuk ke dalam kamar dan tidur saling berpelukkan,hanya beberapa menit mereka pun lelap dalam tidurnya.


Paginya cansu lebih dulu bangun karena merasakan mual di setiap paginya.


Jiho yang menyadari istrinya mual lagi segera bangkit dari tidurnya dan menghampiri istrinya dan mengusap tengkuk istrinya.


"Are you okay?:tanya jiho khawatir karena setiap paginya dia harus melihat Cansu tersiksa seperti itu walaupun dia tau itu efek dari kehamilannya


"Aku baik-baik saja,jangan khawatir:jawab cansu dengan muka pucat


"Ya sudah kamu duduk dulu,aku ambilkan vitamin dan susunya:ucap Jiho menuntun cansu duduk di sofa


Jiho segera turun ke dapur dan membuatkan susu ibu hamil,dan mengambil vitamin untuk cansu.


"Sudah tuan:ucap pelayan rumahnya


"Baiklah, saya akan sarapan bersama nyonya sebentar lagi:ucap Jiho dan segera pergi ke ke kamarnya membawa susu dan vitamin untuk cansu


Sesampainya ke kamarnya cansu yang duduk di sofa menunggu jiho sambil memainkan ponsel miliknya.


"Sayang ini kamu minum dulu susunya:ucap Jiho memberikan 1 gelas susu ibu hamil dan di ambil oleh cansu dan meminumnya


"Ini vitaminnya,agar kamu tidak mual lagi :sambung jiho


"Makasih sayang,kamu sangat perhatian sama aku:ucap cansu mencium pipi jiho


" I Love You:sambung Cansu mengutarakan cintanya


" I Love You Too ,Honey:balas jiho mencium bibir cansu


Setelah selesai dengan aktivitasnya mereka turun untuk sarapan pagi,setelah sarapan pagi jiho bersiap-siap untuk ke kantor hari ini karena akan ada meeting mendadak.


"Sayang,aku akan ke kantor hari ini,tapi aku janji setelah meetingnya selesai aku akan pulang menemanimu lagi:ucap Jiho mencium kening cansu dan mengusap lembut perut cansu yang sudah mulai buncit


"Tapi,aku tidak mau kamu pergi aku mau kamu tetap disini sama aku:ucap cansu dengan mata berkaca-kaca seperti akan di tinggal jauh


"Sayang tapi ini meeting sangat penting,kamu ikut aku ke kantor saja mau?:tanya jiho dengan lembut tidak akan meninggalkan istrinya,karena dia adalah prioritas utamanya


"Mau..tapi apa tidak apa-apa aku ke sana?:tanya cansu yang masih memikirkan saat dia bekerja di perusahaan jiho


"Tidak apa-apa sayang, memangnya siapa yang akan melarang mu,aku pemilik perusahaan itu dan kamu istriku dan kamu juga istri dari bos perusahaan itu:jawab jiho


"Suamiku memang yang terbaik:ucap Cansu memuji


"Demi kamu sayang:ucap jiho mencium kening cansu


"Kamu ganti baju dulu,aku tunggu di bawah aku harus menelpon rifaldo dulu:sambung jiho di balas senyuman oleh cansu


Jiho sudah ke luar dari kamar dan turun ke ruang tamu menunggu cansu dan menelpon rifaldo agar meetingnya di undur 30 menit.


Cansu yang sudah memakai celana hotpen jeans dan memakai kaos putih polos dengan sepatu sneaker terlihat santai dan perutnya yang sudah terlihat buncit,tak lupa memakai makeup tipis yang terlihat natural, lalu turun ke bawah untuk menemui jiho.


"Aku sudah siap,sayang:ucap cansu berjalan mendekati jiho


Jiho yang melihat cansu terlihat sangat cantik,karena fashion istrinya memang sedikit tomboy dan sederhana tapi itu yang membuat dia terlihat cantik,tapi dia sedikit mengerutkan dahinya melihat cansu memakai celana jeans pendek di atas paha yang memperlihatkan paha mulusnya.


"Sayang, kenapa kamu diam saja:tanya cansu sedari tadi melihat jiho hanya dia melihatnya


"Sayang, kamu masih memakai celana pendek jeans itu?:tanya jiho yang tidak mau tubuh istrinya itu jadi pusat perhatian laki-laki lain


"Kenapa,dari dulu aku kan memakai seperti ini,kamu tidak suka?aku akan ganti:jawab cansu yang tidak mau jiho marah


"Aku hanya tidak mau,kamu di liatin laki-laki lain:ucap jiho


"Ya sudah aku ganti dulu:ucap cansu dan berdiri tapi tangannya di tahan oleh jiho


"Tidak usah sayang,kamu tidak perlu menggantinya,tapi lain kali tidak boleh memakai itu saat kamu keluar rumah:ucap jiho mencium pipi cansu


"Okay ,aku tidak akan memakai ini saat di luar rumah,aku mencintaimu:ucap cansu


"Aku lebih mencintaimu:balas jiho


Dan merekapun pergi ke kantor.


🖤


Follow IG: @fnnbfhtmaaa


Thank you all who faithfully read my story🖤