I Don't care

I Don't care
Episode 19. I am sad



Siang ini cansu telah memasak banyak jenis makanan karena keluarganya akan datang berkunjung,setelah selesai acara di dapur cansu kembali ke kamarnya untuk membersihkan dirinya,25 menit Cansu sudah selesai saat cansu baru menuruni anak tangga keluarga nya sudah datang.


"Mommy!!:teriak Cansu berlari kearah keluarga Calves


"Sayang,mommy merindukan mu!:jawab mommy


"Nenek,kakek bagaimana kabar kalian?:tanya cansu memeluk nenek dan kakek nya


"Kami selalu baik sayang!:ucap bersamaan


"Daddy!!:panggil cansu memeluk ayah mertuanya itu


Singkat cansu selama ini manja pada daddy-nya jiho karena pikiran cansu saat bersama daddy-nya jiho cansu merasakan kehangatan papanya.


"Oh sayangnya daddy!:Ucap daddy mengelus rambut cansu dan mencium keningnya


"Sayang di mana jiho,apa dia tidak tau kalau kami kesini?:tanya kakek


"Jiho sedang dalam perjalanan kek,mungkin sebentar lagi sampai tadi aku sudah menghubunginya!!:jawab cansu


Sebelum cansu keluar dari kamarnya dia sempat menghubungi jiho untuk kembali makan siang karena keluarganya akan berkunjung.


Setelah beberapa menit mengobrol di ruang tamu,cansu mendengar suara klakson mobil di depan rumahnya tidak lain itu pasti suara mobil jiho,dan cansu langsung berdiri menuju pintu dan benar saja jiho keluar dari mobil.


"Sayang kamu sudah sampai!:ucap Cansu


"Aku merindukan mu sayang!:ucap Jiho menghampiri Cansu yang menunggu nya dia ambang pintu


"Aku juga merindukanmu!:jawab cansu memeluk jiho


"Ayo kita masuk,semua orang sudah menunggu mu dari tadi!:sambung cansu dan mereka pun masuk


"Mom,Dad bagaimana kabar kalian?:sapa jiho pada ke2 orangtua nya


"Kami baik nak:ucap Daddy


"Jiho apa kamu sering meninggalkan putriku di rumah sendiri?:tanya mommy


"Ayolah mom,jiho tiap hari tersiksa harus berjauhan dengan Cansu!:ucap Jiho mencium kening cansu dan membuat semua orang terkekeh


"Nenek, kakek aku merindukan kalian!:ucap Jiho


"Kami juga merindukanmu!:ucap kakek


"Anak nakal,kenapa kau jarang sekali ke rumah mengunjungi kami?:tanya nenek pada jiho


"Nenek jiho sangat sibuk di kantor..Maaf!:ucap Jiho mencium pipi neneknya itu


"Sepenting itukah kerjaan mu sampai melupakan nenekmu ini!:ucap nenek memasang muka sedih


"Oh ayolah nek,jangan membuatku sedih!:ucap jiho memeluk neneknya itu


"Sudah-sudah jika terus seperti ini drama cucu dan neneknya tidak akan ada habisnya":ucap kakek dan membuat semua tertawa


"Ayo,Cansu hari ini sudah memasak untuk kalian,kita makan siang bersama!:ucap Cansu mengajak ke meja makan


Dan mereka pun sampai di meja makan dan mulai memakan makanannya.


"Ini enak sekali cansu!:ucap mommy di balas senyuman olehnya


Semua orang telah selesai makan dan mereka pun berkumpul di taman belakang rumah cansu.


"Sayang kamu kenapa?:tanya mommy membuyarkan lamunan cansu


"Tidak ada mommy,Cansu baik-baik saja!:jawab Cansu


Saat ini jiho,Daddy,nenek sedang mengobrol di sofa panjang tepi kolam yang terhubung dengan taman belakang rumah cansu & jiho,di lain sisi cansu duduk di ayunan pinggir kolam saat melihat cansu sendiri mommy menghampiri nya.


"Sayang jangan sembunyi kan apapun dari mommy,katakan apa yang menggangu pikiran mu?:tanya mommy khawatir dengan cansu


"Mommy aku hanya memikirkan..,aku sudah 3 bulan menikah dengan jiho tapi aku belum kunjung hamil!:ucap cansu menatap mommynya itu


"Sayang, berdoalah pada tuhan,hari itu pasti tiba,jangan terlalu di pikirkan mommy juga sangat ingin cucu darimu tapi kita hanya bisa bersabar dan menunggu!:ucap mommy menguatkan Cansu


"Terimakasih,mommy selalu menyayangi cansu!:ucap cansu memeluk mommy


"Sama-sama sayang,kamu adalah putriku dan akan selamanya seperti itu!:ucap mommy membalas pelukan cansu


Dari sofa ujung sana jiho tersenyum memperhatikan cansu dan mommnya yang lengket.


Kini saatnya keluarga Calves pulang.


"Sayang,kami pulang dulu yah!:ucap mommynya


"Kalian hati-hati di jalan!:ucap Jiho & Cansu


"Sayang kamu tidak kembali ke kantor?:tanya cansu


"Tidak sayang,aku akan menemanimu di rumah lagian kerjaan ku di kantor sudah selesai!:ucap Jiho menatap Cansu


Cansu dan jiho sedang berada di sofa panjang yang ada di kamarnya.


Cansu yang kala itu tiba-tiba memeluk jiho dan menangis yang membuat jiho khawatir.


"Sayang ada apa,kenapa kamu menangis apa kamu sakit?:tanya jiho khawatir Cansu yang tiba-tiba menangis


Cansu hanya menggelengkan kepalanya di dada jiho dan terus memeluk erat jiho.


"Jiho...: panggil cansu


"Hemmm..: singkat jiho


"Maaf..:ucap cansu


"Ada apa kenapa kamu minta maaf?:tanya jiho meraih dagu Cansu agar melihat muka istrinya itu


"Maafkan aku, sampai sekarang aku belum bisa hamil...!:ucap cansu tangis pecah begitu saja di hadapan suaminya


"Sayang,jangan seperti ini kenapa kamu harus minta maaf,kita akan melakukan sampai tuhan percaya menitipkannya pada kita ini bukan kesalahan siapapun!:jawab jiho mengusap air mata cansu


Jiho yang melihat cansu menangis seperti itu hatinya terasa sesak bagaikan di tusuk duri, melihat orang yang dia cintai bersedih.


"Jangan menangis lagi,aku mohon!:sambung jiho memeluk erat cansu


Setelah memenangkan cansu yang sudah tidak menangis lagi,dan sekarang cansu tertidur di pelukannya dan jiho mengangkat tubuh cansu ke atas tempat tidur dan menarik selimut hingga ke menapakkan kepala cansu.


"Cepat atau lambat kamu pasti hamil sayang!:ucap Jiho mengecup kening cansu


Dan jiho kembali ke ruang kerjanya yang ada di samping kamarnya, menyelesaikan pekerjaannya.


Ponsel jiho tiba-tiba berdering dan segera mengangkat nya.


"Halo..rifaldo?:ucap jiho menerima telepon dari asistennya


"Halo..jiho besok kamu harus keluar kota X untuk pertemuan client di sana!:ucap rifaldo dalam sambungan telpon


"Apa bisa di batalkan?:tanya jiho karena tidak mungkin meninggalkan cansu dalam keadaan seperti ini


"Tidak bisa jiho,mereka akan menunggu mu di sana besok jam 01.00 siang,dan ini juga akan menguntungkan perusahaan jika kita mengikat kontrak dengan perusahaan itu!:ucap rifaldo meyakinkan


"Tapi rifaldo,aku tidak bisa meninggalkan cansu untuk saat ini!:ucap jiho dengan suara gusar


"Tapi .....:jiho mematikan telepon nya dengan rifaldo kerena melihat cansu berdiri di ambang pintu


"Sayang ada apa, bukannya kamu tidur?:tanya jiho


"Kemarilah":sambung jiho menyuruh cansu mendekat dan duduk di samping nya


"Jiho jangan khawatir dengan ku,pergi lah aku tau perusahaan membutuhkan mu,aku akan baik-baik saja!:ucap cansu


"Tidak sayang aku akan di sini menemanimu!:jawab jiho memegang pipi Cansu


"Sayang jika kamu seperti ini,bisa saja hal buruk terjadi dengan perusahaan jadi jangan terlalu mencemaskan aku!:ucap cansu meyakinkan jiho agar tidak membuat pekerjaan jiho terbengkalai


"Tapi sayang aku harus keluar kota selama 2 hari":ucap Jiho


"Pergilah aku akan menunggu mu,:ucap cansu menatap jiho


"Tapi kamu yakin tidak apa-apa?:tanya jiho benar-benar takut meninggalkan cansu dalam keadaan seperti ini


"Aku tidak apa-apa,jika aku bosan aku bisa memanggil Erika ke sini atau tidak aku ke rumah mommy selama kau keluar kota!:ucap cansu mengecup bibir jiho singkat


"Baiklah,aku akan segera menyelesaikan pekerjaan ku dan secepatnya pulang!:ucap Jiho meraih tengkuk kepala cansu dan mencium bibir mungil cansu


Keesokan harinya jiho berangkat pagi.


"Sayang jaga dirimu,jika terjadi sesuatu segera telpon aku!:ucap Jiho


"Oh iya aku sudah menelpon mommy untuk datang menemanimu selama aku pergi:sambung jiho


"Sayang pergilah,jangan khawatir kan aku,dan tidak akan terjadi apapun padaku!:ucap cansu mencium kening jiho


Sebelum jiho masuk ke dalam mobil jiho memeluk cansu dan mencium seluruh wajah Cansu.


"Aku pergi dulu sayang,ingat segera hubungi aku jika terjadi sesuatu!:ucap Jiho memasuki mobilnya yang di antar oleh sopir keluarganya


"Hati-hati,aku menunggumu!:ucap cansu tersenyum dan melambaikan tangan ke arah mobil jiho yang sudah hilang dari pandangan nya.