I Don't care

I Don't care
Episode 26. Barack



"Aku berikan kalian waktu 24jam bawah dia padaku,jika tidak kalian akan mati mengenaskan:teriak laki-laki itu pada anak buahnya


"Baik bos,......kami akan pergi: jawab salah satu anak buah laki-laki itu dan melangkah pergi meninggalkan ruangan itu


"Kamu hanya milikku,aku menunggumu sayang!!:gumam laki-laki itu sambil memegang sebuah foto wanita


°°°°


Sementara jiho berada di kantor sebenarnya jiho ingin membawa cansu ikut dengannya ke kantor tapi Cansu menolak karena ingin ke rumah mommy & daddy.


Suara telpon kantor berdering..


"Hallo,Jiho kenapa ponselmu tidak bisa di hubungi,kamu sedang apa?:teriak seseorang dari sambungan telepon jiho sedikit menjauhkan telponnya dari kuping karena suara teriakannya dan dia tau siapa yang sedang menelepon dirinya.


"Kenapa kamu diam saja,kamu sedang apa aku_....:sambung wanita itu marah-marah sebelum melanjutkan ucapannya jiho lebih dulu menjelaskan


"Sayang tenang dulu,aku dari tadi sibuk mengecek berkas-berkas dan tadi juga aku bertemu dengan klien jadi aku tidak memengan ponsel dari tadi..Maaf:ucap Jiho menjelaskan pada wanita yang menelponnya tak lain adalah istrinya Cansu


"You do not lie?:tanya cansu


"Iya sayang aku tidak pernah berbohong padamu,Maafkan aku:jawab jiho meminta maaf pada istrinya


"Baiklah,aku maafkan kali ini tapi awas kamu berani berbuat macam-macam:ucap cansu dengan nada tegas


Sebenarnya cansu sudah tau dari rifaldo kalau hari ini jiho sangat sibuk,tapi dia juga sangat percaya pada jiho jika dia tidak akan mengkhianatinya,tapi gara-gara ponsel jiho tidak bisa di hubungi makanya dia sempat berfikir macam-macam pada suaminya.


"Sayang kamu sungguh menggemaskan,aku jadi tidak sabar untuk pulang:jawab jiho menggoda Cansu


"Hemmm... jemput aku di rumah mommy setelah pulang dari kantor,aku mau kesana hari ini:ucap cansu tersenyum mendengar godaan jiho


"Ya sudah nanti pulang aku jemput,tapi kamu pergi dengan siapa?:tanya jiho


"Aku pergi sendiri,aku naik taksi saja:jawab cansu


"Tidak, kamu harus di antar dengan sopir aku tidak mau kamu naik taksi:ucap Jiho tegas


"Sayang aku mohon, please ya..ya..ya kali ini aja:ucap cansu memohon dari sambungan telepon


"Baiklah,tapi hati-hati terus kabari aku jika terjadi apa-apa:ucap jiho khawatir


"Terimakasih sayang,kamu memang yang terbaik:ucap cansu senang


"Ya sudah,aku tutup telponnya:ucap jiho


Setelah jiho menutup teleponnya dia melanjutkan pekerjaan yang masih menumpuk.


Cansu yang sudah naik ke dalam taksi segera pergi meninggalkan rumahnya.


"Anda mau bawah saya kemana?:tanya cansu pada pengemudi taksi


"Berikan ponsel anda nyonya:ucap pengemudi itu


"Tidak_:ucap cansu sebelum melanjutkan ucapannya di sela oleh pengemudi taksi itu


"Jika tidak mau terjadi sesuatu,turuti saja:ucap pengemudi itu tegas


Dan cansu pun memberikan ponselnya pada pengemudi itu.


"Apa yang kalian mau dariku?:tanya cansu gugub


"Nanti juga anda tau nyonya,jika kita sudah sampai tujuan:ucap pengemudi itu


Dan cansu pun sudah tidak berbicara lagi,dia gugub,takut tidak tau apa yang akan terjadi padanya.


°FALSBACK°°ON


Suara ponsel cansu berdering dari nomor tidak di kenal awalnya cansu tidak ingin mengangkat telpon itu,tapi terus menelpon dirinya.


"Cansu..cansu jangan dengarkan dia,aku mohon jangan bertindak yang bisa membuat dirimu dalam bahaya:ucap seorang wanita yang sangat familiar di telinga cansu


"Erika..ada apa denganmu?:tanya cansu mendengar tangisan erika


"Hay,sayang apa kabar?,aku sangat merindukan mu:ucap seorang laki-laki dari sambungan telepon yang sama dengan Erika


Cansu terkejut dengan suara yang dia dengar,Cansu mengenal suara itu.


"Apa mau mu,jangan pernah berbuat macam-macam,kalau tidak aku akan melaporkan kamu kepada polisi!:ucap cansu emosi dengan seorang laki-laki dari sambungan telepon


"Jika kau berani melapor ke polisi,aku pastikan nyawa sahabatmu akan melayang!:ucap laki-laki itu


"Apa yang kamu mau?:teriak cansu emosi


"KAMU,itu yang aku mau,jika kamu mau datang padaku aku akan melepaskan sahabatmu:ucap laki-laki itu


"BARACK OVAN GELLFY,kau sangat menjijikkan:ucap cansu dengan emosi,marah,takut,cemas, khawatir menjadi satu


"Aku tau itu:jawab Barack


"Jam 10.00 pagi ada taksi yang akan menunggu mu,jangan lupa ucapan ku jangan lapor pada polisi,siapapun tidak ada yang boleh tau,HANYA KAU :ucap tegas barack pada cansu yang seketika mematikan telepon sepihak


°°FLASBACK°°OFF


Dalam perjalanan Cansu cukup memperhatikan arah jalan menuju tujuan yang Barack ucapkan,cansu melewati hutan belantara dan dan sampai ke desa pedalaman entah cansu tidak tau lokasi ini,dan tanpa sadar dia pun sampai cansu melihat villa cukup besar dengan plan besar menunjukkan itu adalah villa keluarga GELLFY,lebih tepatnya milik keluarga barack.


"Kita sudah sampai nyonya:ucap sopir yang membawanya ke sini


Tanpa menjawab ucapan orang itu Cansu turun dengan rasa takut,cansu masih memikirkan bagaimana bisa membawa Erika keluar dari sana dan aman buatnya yang sedang mengandung.


"Silahkan masuk nyonya,tuan barack sudah menunggu anda di dalam:ucap lagi sopir itu yang tidak lain adalah anak buah barack


Dan Cansu pun mengikuti arahan orang itu,dia masuk saat membuka pintu utama Villa dia terkejut melihat Erika yang duduk di bangku kayu dengan kaki dan tangan di ikat kencang.


"Erika apa kau baik-baik saja:ucap Cansu berlari menuju Erika dengan rasa khawatirnya


"Astaga,bodoh Cansu apa yang kau lakukan di sini,aku sudah bilang padamu jangan dengarkan dia,kenapa kau tetap nekat datang kesini:ucap Erika terkejut melihat Cansu


"Ayo kita pergi dari sini,aku akan melepaskan ikatan ini:ucap cansu mencoba melepaskan ikatan dari tangan Erika tapi mm nihil ikatan itu sangat kuat


Tanpa di sadari oleh cansu Barack sedari tadi melihat dirinya di tangga yang menuju lantai 2 villa itu.


"Hello, dear welcome!:ucap barack menghampiri cansu yang berada di dekat erika


"Barack,apa mau mu?:tanya cansu dengan tatapan tajam


Bukanya menjawab Barack memperhatikan cansu dari ujung rambut hingga ujung kaki,sampai dia melihat perut cansu yang sedikit buncit.


"What...Apa ini kau hamil?:tanya barack


"Jangan menyakiti dia brengsek!!:teriak Erika


"Kau lebih baik diam,aku bertanya pada Cansu?:ucap Barack dengan tatapan tajam pada Erika


Barack yang mencekam tangan cansu dengan kuat, sehingga cansu meringis kesakitan.


"Lepaskan aku Barack,ini sakit:ucap Cansu mencoba melepaskan cengkraman tangan Barack tapi tenaga barack mengalahkannya


"Jawab pertanyaan ku,kau hamil?:tanya Barack dengan tatapan tajam


"YA..aku hamil anak suamiku:teriak cansu dengan tatapan yang tajam


"Hahahhhh...kalau begitu itu adalah anak ku,kau akan menikah dengan ku,aku akan menerima anak yang ada dalam kandungan mu:ucap Barack tegas