
Warning!
Don't Like Don't Read!
........
Sebagai tokoh utama namaku Leniaryn Keniar Niapoin adik ke tiga dan kakak ke tiga juga,Kakak Pertamaku cowok namanya Creyna Xuendra Niapoin,kakak keduaku cewek namanya Slenayn Rezilna Niapoin dan terakhir adikku cowok namanya Preidanvyn Qeduellan Niapoin.Kakak pertamaku biasanya selalu bersama kekasihnya di rumahnya sendiri,sedangkan Kakak keduaku dirumah utama biasanya juga dia pergi menjadi model.Dan adikku,dia sangat licik dan busuk tapi ia sangat menyanyangi kakaknya.Jangan salah kakak kakakku itu hanya lembut didepan yang ia sayangi saja.Sedangkan aku?.Aku biasa saja sekolah biasa.Dan seluruh hidupku biasa saja.Tapi bisa dibilang aku memiliki kepribadian dua,ketika aku bersama adikku aku pasti tersenyum senang tapi jika aku bersama orang asing aku hanya diam dan memandang sinis.Aku diam di kelas seperti biasa.Tapi rupanya ada yang salah aku seperti melupakan sesuatu.Aku harus santai.Aku menghembuskan hafas pelan lalu memegang dagu dengan santai.Aku kemudian ingat.Ohh aku menugaskan bawahanku.Sekolah.Adikku.Aha!Aku ingat.Pembully adikku.Aku mengambil tas.Dan nyelonong pergi karena hari ini sekolah sudah selesai.Aku hanya diam.Mengkayuh sepeda dengan santay.Aku melirik mobil yang sepertinya menungguku untuk sampai duluan.Aku menyeringai dan melihat pengendara.Aku berhenti sejenak dan mengedarkan pandangan ke sekitar.Hening tidak ada orang yang mau melihat.Aku mengambil pisau yang memang ada di sakuku.Dan mengarahkannya ke ban mobil.
'Zhh....'
Aku bergegas mengambil kunci yang memang terpasang rapi diujung bajuku.Diam tak berucap.Menyalakan mobil dan pergi dengan acuh.Lalu memarkirkan mobil digarasi rumahku sendiri.Membuka rumahku sendiri dengan pelan.Terlihat banyak pelayan yang berjejer rapi menyambut dengan suara pelan.Lalu berjalan ke kamar dengan langakah biasa.Menempelkan jari ke tombol pintu.Dan langsung terbuka begitu saja.Melihat kamarku yang biasa saja.Berbaring dikasur lalu mengambil hp dikantong celana.Lalu setelah membaca pesan dari bawahannya aku meletakkan hp dengan pelan ke arah lemari kecil yang ada disampingku.Gerakanku begitu halus.Aku menatap jam didinding dengan tajam lalu tidur begitu saja.
Dan besok seperti biasa aku mengkayuh sepedaku dengan pelan.Dengan wajah yang berseri seri dan tatapan datar aku menduduki bangku ku.Diam tak bicara.Dan langsung begitu saja dalam sehari.Aku tersenyum kecil.Mulai menapaki tangga sekolah yang cukup rumit.Aku memapaparkan pandangan banyak sekali orang orang disini.Dengan riang aku sesekali bersenandung kecil.Setelah sampai aku memegang tangan Sahabat ku satu satunya.Reynmenei Kriella Cyan.Aku memanggilnya Ella.Sampai aku bertanya kepadanya dengan pelan,"Bagaimana kabarmu ? Ella,"
Ella mengagguk pelan,"B aja,gimana kabarmu?"Aku menyunggingkan senyum,"Sama,"
Aku mengandeng tangannya pergi ,"Ayo kita pergi,"Ella wajahnya yang cantik dan manis mengulas senyuman cantik.Lalu kita berdua pergi begitu saja mereka melihat ada yang memandangi mereka dari jauh,mencari informasi.Aku menyadarinya mengulas senyuman licik aku mengabaikannya dan pergi bersama Ella,Ella sepertinya juga menyadarinya.Aku membuka pintu mobil yang memang sudah aku siapkan dan berkata,"Silahkan Tuan Putri,"Ella terlihat sedikit gugup aku tau.Aku hanya tersenyum kecil dan mengemudikan dengan santai.Beberapa pengendara motor melintas dengan cepat tapi ada yang sesorang pengendara motor memelankan motornya agar sejajar dengan kecepatan mobilku di sebelah kaca mobilnya.Sepertinya memanggilku.Aku hanya diam tidak menggubris lebih jauh.