
...~ Sebelumnya maaf atas keterlambatan update-nya, dikarenakan banyak yang terjadi kepada author beberapa bulan terakhir ~...
...~Happy reading semuanya...~...
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Lea : "maaf aku tidak bisa Fi, aku udah lelah dengan kamu"
tepat setelah itu aku memblokir nomornya, aku tidak ingin mengetahui apapun darinya lagi.
TING !
Risya : "Lea, besok aku sama kamu ya ke kampus. karena Rini gak bisa jemput aku"
Aku : " Iya"
Risya :"Kamu kenapa ? "
Aku :"Gapapa"
TRING...TRING !!
tiba-tiba Risya menelfon ku.
"Ada apa Ris ?"
"Kamu kenapa ? jangan bilang gapapa. Aku tau wanita ini kalau bilang gapapa pasti ada sesuatu"
ku ceritakan semua yang kualami dengan Rafi dan apa saja yang terjadi sebelumnya.
"Sikap kamu udah bener Le, kamu gak perlu sama dia lagi. Bisa saja nanti dia kembali menjadi seperti sebelumnya"
"Iyah Ris"
"udah, kamu tidur aja lah. Jangan mikirin dia terus, kan masih ada si kaka mu itu.. hahaha"
"Hus apaan sih kamu ini, dahlah aku mau tidur dulu"
"Hahahaha.... okay"
pembicaraan kami pun berhenti disana. Sesuai dengan perkataan ku setelah itu aku langsung tidur dengan pulas.
"Lea, kamu dimana ?" Ucap seseorang dari telfon
"Dikampus. kenapa?"
"Nah kan kamu lupa. Kan tadi malam aku minta jemput"
"Ohya Astaga. sebentar aku kerumah mu, hahahaha"
"Hem ya..."
aku menertawakan kebodohan ku yang dimana, ternyata bukan hanya barang-barang ku saja yang kulupakan tapi teman ku pun bisa kulupakan. hahahaha
apa ada yang sama seperti ku ? mudah lupa tentang sesuatu.
"Lea !!!" teriak Risya yang berada disamping ku.
"Uy, kenapa ? aku loh ada disamping mu, gak perlu teriak-teriak gitu lah"
"Antar aku pulang yuk..." ucapnya dengan wajah memelas
"Kita loh baru mau mengerjakan laporan"
"Ihh aku malu..." jawabnya
"Malu kenapa ?" dia membisikan alasannya ingin pulang sekarang juga
"Mwhahahaha... Ris-ris, ahahahaha"
"Ish kamu mah gitu"
"Habisnya bagaimana bisa coba, ahahaha... aku gak mau deket-deket sama kamu ihh" ucap ku sambil mundur sedikit demi sedikit.
"Jahat kamu mah..."
wleeee.. olok ku kepadanya
"Eh lea, kamu sudah tau gak ?"
"tau apa nih Rin ?" Saat ini kami sedang berada di taman kampus. kuliah masih ada yang online jadi tidak banyak yang terlihat disekitar kami.
"Besok lab bebas atau enggak ?"
"Nah aku kurang tau ya, nanti aku tanyakan kak Virgo deh"
"Oke.. btw jangan dekat-dekat Risya tau.. dia bau"
"Hahahahaha" kami melanjutkan tertawa dengan cerita yang diberikan oleh Risya.
~~
***Aku*** : "*Kak virgo, tadi aku kekampus*"
***Virgo*** : "*Iyah*"
***Aku*** :"*Rini mau tau besok ada lab bebas atau enggak ya* ?"
***Virgo*** :"*Ada*"
***Aku*** :"*Ohh.okay*"
aku screenshoot chattan kami dan kirimkan ke Rini.
***Rini*** : "*Ohya... makasih*"
***Aku*** : "*Okay*"
**TING** !
***kak Virgo*** : "*Lagi ngapain dek* ?"
***Aku*** :"*Hanya rebahan aja kak, ada apa* ?"
***Kak virgo*** :"*Mau jalan keluar gak* ?"
***Aku*** :"*Mau kemana kak* ?"
***kak virgo*** :"*Ke taman kota*"
***Aku*** :"*Hem, bukannya hari ini kaka jaga malam ya* ?"
***Kak virgo*** : "*bisalah ini keluar 1 jam, aku ambil jam istirahat*"
***Aku*** :"*Hem boleh deh, ketemu langsung disana aja kah* ?"
***kak virgo*** :"*Aku jemput ya*"
***Aku*** :"*ehh, jangan kak nanti kelihatan mama ku. Aku lagi gak mau diwawancarai malam ini*"
***Kak virgo*** :"*oh okay-okay*"
***Aku*** :"*Aku prepare dulu kalau gitu*"
setelah selesai bersiap-siap, aku meminta izin ke orang tua ku. karena jam masih menunjukkan jam 7 jadi aku dibolehkan keluar.
"jangan malam-malam ya pulangnya" ucap mama ku.
"Siap bu komandan" kata ku
karena motor ku sedang dipakai sama Oji, jadi aku pesan grab untuk kesana.
"Lea disini " teriak kak Virgo dari kursi yang ada diujung
"eh, hai kak"
"btw, ada apa kaka ingin ketemuan malam ini ?"
"tidak apa-apa, hanya ingin melihat kamu aja"
"oalah."
"Mas ini pesanan nya" ucap seorang perempuan yang sambil membawakan nampan dan 2 boba.
"Makasih ya mba" ucap kak Virgo
"Makasih kak"
Malam itu kami habiskan dengan berdiam sambil menatap lampu-lampu taman dan orang-orang lain yang sepertinya kebanyakan disini adalah sepasang kekasih.
"udah 1 jam, aku harus balik ke kampus" ucap kak Virgo.
"Ohya kak" jawab ku
"Daaaaa...."
dia pergi meninggalkan ku begitu saja, ku lihat dia dari jauh sampai hilang dari pandangan ku. berakhirlah aku sendirian di taman ini. apa kalian tau bagaimana perasaan ku sekarang ?
aku seperti perempuan yang diputuskan oleh kekasihnya dan ditinggal begitu saja sekarang.
ku pandangi langit-langit yang tidak ada bintang, ku merasa akan turun hujan sebentar lagi. Dan benar saja, beberapa menit kemudian hujan turun tapi masih gerimis. segera ku berteduh di dalam rumah-rumahan yang ada disekitar taman, aku masih belum ingin pulang.
***TRING...TRING***
"Halo Oji, kenapa ?"
"kakak dimana ?, mama bilang aku pulangnya bareng kakak"
"Kakak ada di taman kota dek, disini gerimis makanya kakak belum bisa pulang" ucap ku
"okay, Oji otw kesana"
setiba nya disini, kami tidak langsung pulang. Aku mengatakan masih ingin disini lebih lama
"Kakak kenapa ? , kenapa sendirian aja disini ?" Tanya Oji sambil meminum boba yang baru saja Ia pesan.
"Gapapa Ji, hanya ingin cari angin segar aja"
"Oalah, mau jalan-jalan dulu sebentar gak ?"
"Kemana ? " Tanya ku
"keliling-keliling aja"
"Boleh deh sekalian pulang, ini hujannya juga udah reda"
"Akhirnya, sesuai dengan kesepakatan tadi. Kami keliling kota sebelum pulang"
saat dijalan pulang hanya sisa 300 meter dari rumah, hujan turun dengan deras yang membuat kami basah kuyup saat sampai dirumah.
"Astaga... kenapa enggak pakai mantel sih kak" ucap mama ku yang sedang duduk di depan rumah dengan papa ku.
"Enggak tau si Oji " jawab ku sambil peras-peras ujung baju.
"hehehe, rumah kita udah dekat. jadi langsung di gas aja ma" jawabnya dengan tertawa kecil
"hem yaudah kalian berbasuh aja dulu pakai air hangat" ucap papa
"Okay pa. daa kak, aku duluan pakai kamar mandi" Setelah mengucapkannya Oji lari masuk kerumah.
"Oji !!"
"udah jangan teriak-teriak, pakai kamar mandi didalam aja kan ada" Ucap papa
"Ohya, hehehe"
Dinginnya air hujan menghilang perlahan setelah ku basuh badan ku dengan air hangat.
Semua kegiatan udah kulakukan malam ini, saatnya apa ?
saat nya menonton drama korea yang sudah ku list. tapi belum sempat ku buka Aplikasinya, Risya memulai Zoom dan menyuruh kami masuk.
"kenapa Ris ?" Tanya ku
"Gapapa sih, aku hanya masih malu aja tadi"
"Ahahaha, padahal aku sudah lupa loh" Ucap Rini.
"Btw, Weni mana ? "
"Dia udah tidur duluan tadi, karena besok mau antar adeknya pentas seni disekolah" Kubalas dengan anggukan kepala.
"Risya, coba kamu ceritakan dengan lengkap deh, kenapa tadi pagi kamu bisa injak kotoran itu ?" Jadi alasan yang membuat kami tertawa adalah karena Risya memberitahu kepada kami jika dia tidak sengaja menginjak dan membawa aroma kotoran kucing kedalam kampus.
"Jadi gini, itukan ada tanah-tanah di sekitar parkiran tadi. Nah aku mau injak-injak rumput yang ada disekitarnya, tanpa ada rasa curiga akan ada ranjau disana. setelah itu aku ke pos satpam mau ambil makan yang kita pesan tadi. eh satpam itu bilang "*Dek, maaf nih tapi kamu gak mencium sesuatu kah* ?" Aku yang merasa tidak mencium apa-apa ya jawab aja "*Enggak pak*". hidung buntu memang, bisanya aku gak cium itu bau" jelasnya
"Hahaha, dan kamu sadarnya pas kapan ?"
"Pas aku ke Wc tadi. sebelum ketemu kalian di taman aku ke WC, disanalah baru kecium itu baunya. saat ku lihat dan cium dengan baik ternyata ada nyangkut sedikit itu ranjau di sepatu ku." lanjutnya.
"Langsung ku gosok-gosok itu sepatu di keramik wc, dan pakaikan sabun banyak-banyak. Malu banget tadi pas di satpam"
"Ahahahaha... kamu sih aneh-aneh aja jalan dirumput-rumput padalah ada jalan yang bagus" Ucap ku
"Yah namanya iseng-iseng mau injak rumput".
"dah-dah jangan diingat lagi Ris. nanti kami ketawa terus. hahaha" Ucap Rini
"parah sih kalian."
"Guys tadi aku ditinggal ditaman sendirian" Ucapku tiba-tiba.
"Hah ? gimana-gimana ?" Tanya Risya penasaran
sebelum bercerita kupastikan bahwa Oji sudah tidur dengan pulas.
"Jadi gini..."
"Kok kamu diam aja sih Lea." Ucap Risya tidak terima
"Ya mau gimana lagi, jam istirahatnya habis" bela ku
"Yah tapi gak gitu juga lah. atas tujuan apa dia yang ajak kamu, tapi ninggalin kamu gitu aja" Cetus Rini.
"hehehe, yaudah gapapa guys..." Ucap ku
"Kamu terlalu baik sih Lea, lain kali kalau diajak sama dia jangan mau lagi. Untung kamu punya Oji" Ucap Risya khawatir
"Iyah, aman kok"
"Btw, siapa nama cowoknya ?" Aku memang menceritakan apa yang terjadi dengan ku tadi, tapi aku tidak menyebutkan bahwa itu adalah kak Virgo.
"Adalah, seseorang.. hehe"
"Secret terus" Ucap Rini
"Baguslah kami gak tau siapa dia, kalau kami tau. Mungkin akan kami jitak itu kepalanya" Cetus Risya
"Haha, jangan dong. btw aku tidur duluan yak, serasa agak-agak meriang ini"
"Iyah istirahat lah, habis hujan-hujan juga tadi."
"Okay guys, see you"
"See ya..."
pembicaraan kami berakhir disana, kulihat hp ku tidak ada pesan apapun dari kak Virgo. Sedikit kecewa dengan sikapnya malam ini, tapi aku bukan siapa-siapa nya jadi aku tidak bisa menuntut banyak akan hal itu. Berusaha kulupakan kejadian malam ini dengan tidur.
**TING** !
tidak kuhiraukan pesan masuk itu, karena aku tidak ingin ngantuk ku menghilang setelah membuka hp.