
Strawbery : # mengirimkan foto
Strawbery : Aku udah di depan lab, Kamu dimana ?
asdasd : tunggu ya, aku masih ada urusan diatas sini.
Strawbery : Okey.
Karena lelah berdiri, akhirnya aku memutuskan untuk duduk di anak tangga disamping laboratorium, kemudian kuambil TWS ku didalam tas kemudian ku pakai dan mendengarkan beberapa lagu, sambil menunggunya datang. 2 lagu sudah ku dengar kemudian lagu selanjutnya adalah salah satu lagu favorite ku. Ku ikutin lagu dan mulai menyanyikan beberapa bait lagunya dengan suara yang kecil
(Lyodra - Sang Dewi)
Walaupun mulutku pernah bersumpah
Sudi lagi jatuh cinta
Wanita seperti diriku pun ternyata
Mudah menyerah
Walaupun kau bukan titisan dewa
Ku takkan kecewa
Karena kau jadikanku sang dewi
Dalam taman surgawi
sesekali melihat kondisi disekitar ku, karena masih sepi jadi ku lanjutkan nyanyian ku kembali sampai akhir.
"Suara kamu bagus juga ya" Ucap seseorang dibelakang ku.
Ku putar badan ku ke sumber suara dan terlihat seseorang sedang duduk dibelakang ku dengan menopang dagunya dan memberikan senyuman tipis kepada ku. Jarak diantara kami saat ini hanya berbeda satu anak tangga saja, jadi terlihat jelas wajah nya yang putih bersih dengan sedikit keringat dibagian pelipisnya.
"Eh kak Virgo. Sejak kapan kaka disini ?" tanya ku sedikit gugup karena malu.
"dari awal kamu nyanyi lagu sang dewi tadi" Jawabnya santai, sambil mengubah posisi duduk nya menjadi lebih tegak.
"Kenapa aku gak dipanggil aja tadi, jadi kaka gak perlu nunggu lama dibelakang ku" Ucap ku.
"Aku mau panggil kamu tadi, tapi karena ku lihat kamu sangat menghayati lagunya jadi aku gak mau mengganggu kamu" Jelasnya, yang membuat ku tersenyum kecil dengan muka yang masih malu.
"Jadi kita beli boba nya sekarang ?" Tanyanya kepada ku.
"Eh-Iy-Iyah kak, terserah kaka aja. Urusan kaka tad udah selesai ?" Tanya ku untu memastikan, mengingat ini belum jam istirahat bagi mereka.
"Udah selesai dan sekarang jam... 12.00 " Ucapnya setelah melihat jam tangannya.
"Udah waktu ku istirahat juga, jadi aman ajalah. Yok beli" Ajaknya yang udah berdiri didepan ku.
"Oh gitu, yaudah ayok" Dia berjalan didepan ku, lalu Ku ikutin arah kaki nya melangkah, tapi apa kalian tau ? sedikit susah untuk berjalan disampingnya mengingat kaki nya yang panjang dan langkahnya yang lebar.
Masih ingat akun discord dengan nama asdasd ?
Pemilik akun itu adalah kak Virgo, jadi selain menggunakan WhatsApp kami juga menggunakan aplikasi discord. Ide itu adalah dari kak Virgo, karena kami sama-sama suka mendengarkan musik jadi kami membuat channel khusus disana untuk mendengarkan lagu bersama. Terhitung sudah hampir 2 bulan sampai saat ini kami dekat, sejak pertemuan pertama saat aku menggunakan laboratorium bebas waktu itu.
"Kak tunggu, aku gak bisa nyebrang" Ucap ku setelah sampai di pinggir jalan.
"ohya, aku lupa kalau sama kamu jalannya. hehehe" Ucapnya tidak lupa dengan senyuman yang menampakkan giginya yang putih.
"Yok nyebrang sekarang" ku ikutin langkah kaki nya dari belakang.
Jarak kampus kami tidak jauh dengan tempat jual bobanya, saat sampai disana aku berinisiatif untuk membayar sendiri minuman ku dan beberapa snack.
"Pakai uang saya aja mba" Ucapnya ke kasir.
"Ini aku yang ajak dan traktir jadi aku yang bayar, oke" Ucap nya sambil mengembalikan uang ku yang sempat ia ambil dari kasir sebelumnya.
Kami pun kembali ke kampus dan memilih lab bawah sebagai tempat kami istirahat.
"Gimana rasanya ?" Tanyanya kepada ku.
"Hem, enak dan rasanya enggak terlalu manis kayak yang waktu itu aku minum" Jawab ku sambil mengunyah bobanya.
"Tapi kak ini kita gapapa makan dan minum didalam lab" Lanjut ku.
"Gapapa, selagi tetap jaga kebersihan disini dan posisi kita sekarang di paling belakang. Ini tempat Khusus untuk kami istirahat" Jelasnya.
"Ohh gitu" Ku anggukan kepala sebagai tanda aku mengerti.
ku ambil hp ku lalu memperlihatkan pesan bu Musliha kepada ku, yang isi pesannya adalah
Bu Musliha : Nanti Jam 2 datang ke kampus, untuk audisi pembagian suara.
"Lah audisi lagi ?" Tanya nya , sepertinya ia kurang mengerti dengan pesan bu Musliha
"Iyah, audisi lagi untuk pembagian suara atau pembagian naskah apakah aku ditempatkan sebagai pembaca nama wisudawan atau naskah acara" jelas ku secara singkat.
"Oh gitu" Hanya ku balas dengan anggukan kepala.
TENG !
Dia melihat hp nya sejenak.
"Dek, aku izin keatas dulu ya. Ada kerjaan dari atasan" mulut ku yang penuh dengan boba hanya bisa menjawab seadanya dan menganggukkan kepala.
"Eum ya kak. Siwlahkan" Ucap ku
"Hahaha, telan aja dulu boba mu."
"Ohya kak silahkan, dan terima kasih boba nya. Next time aku yang traktir kaka nanti" Jawab ku
"Sip dah. Bye" sambil melambaikan tangannya, dan tidak lupa membawa minuman yang masih tersisa setengah.
tidak lama kemudian rara menghubungi ku,
" Kamu dimana le ?" Ucapnya dari sana
"Aku didalam lab, kamu dimana ?" tanya ku
"Oh, aku di luar lab nih. Boleh masuk kah" segera ku lihat dari kaca pintu ternyata memang benar rara ada didepan. ku matikan telfon kami dan saat ingin membuka pintu nya terasa berat dan...
BRAKKK !!!
"Astaga... Ahahaha... Hahahaha" Ketawa itu muncul dari Rara.
Apa kalian bisa menebak apa yang sedang terjadi ?
Pintunya rusak ? Oh tidak
kaca pintunya pecah ? Oh tentu bukan.
Tapi karena,
Iyahhhh, karena tarikan ku saat membuka pintu sangat kuat dan kepala yang agak ku majukan sedikit untuk mengintip Rara dari dalam , terhantuk dengan pintu yang sekarang sudah terbuka setengah.
"Ahahaha.... Lea, Lea " kami sudah berada didalam lab dan Rara sepertinya tidak bisa berhenti tertawa melihat kejadian tadi. Sedangkan aku masih mengelus- ngelus jidat ku yang terkena pintu tadi.
"Kamu mah, bukan nya di tolongin malah tertawa terus" Ucap ku.
"Yah maaf Le, aku terkejut juga tadi" Ucap Rara yang berusaha untuk berhenti tertawa.
"Udah-udah atuh, ini minum dulu biar gak serak tenggorokan mu ketawa terus" Rara mengambil air mineral yang ku berikan.
"Makasih Le, by the way nih Le. Kamu gak mau izin aja hari ini ?, Soalnya kepala kamu agak merah itu" Ucapnya dengan nada sedikit khawatir, hal itu terlihat dari matanya yang melihat dengan jelas jidat ku.
" Hem, kayaknya enggak deh. Cuman sakit sedikit aja , jadi kayaknya aman lah" Ucap ku yang merasa sakit di jidat ku mulai berkurang.
"Ohya, tolong jangan kasih tau siapa- siapa kalau aku terhantuk pintu yak " Mohon ku.
"Ohh.. aman Le" dia mengangguk dan memberikan jari jempol kepada ku
Setelah Audisi hari ini selesai, aku memberikan beberapa Snack dari konsumsi tadi, kepada kak Virgo atas ucapan terima kasih karena sudah membelikan ku boba tadi siang.
"Makasih banyak dek" Ucapnya
"Sip, sama-sama. Kalau gitu aku pulang duluan ya" Yang hanya dibalas dengan anggukan kepalanya.
"Ohya hati-hati dijalan" kemudian dia terlihat seperti buru- buru naik ke atas kembali
"Sepertinya dia lagi sibuk-sibuknya deh" batin ku
Sebelumnya benar- benar pulang ku kirimkan beberapa pesan ke kak Virgo.
"Sekali lagi makasih dan Minggu depan biar aku yang traktir di tempat makan yang Kaka mau. Oke"
"No penolakan, dan See you again"