
Bu Musliha : Lea, kok suara kamu berbeda dari yang audisi pertama ya
kalimat yang membuat ku terdiam sejenak.
"Apa yang harus aku lakukan ?"
"Apa aku akan tereliminasi ?"
Kalimat-kalimat itu yang terus muncul di kepala ku, segera ku balas pesan Bu Musliha
Aku : Sebelumnya maaf bu, jika ternyata saya tidak maksimal di audisi pembagian suara Kemarin.
Bu Musliha :Kamu coba rekam suara kamu lagi ya
Kesempatan. aku merasa mendapat kesempatan agar tidak tereleminasi.
Aku : Baik bu. Terima kasih"
"Rara !" Hanya dia yang mucul di benak ku. Aku harus meminta bantuannya untuk rekaman besok. Karena ia pernah memberitahu ku kalau dia sebelumnya sudah sering menjadi MC, jadi dia pasti bisa membantu ku.
Aku : Ra. Udah tidur kah ?
Mengingat sekarang sudah jam 9 malam.
TING !
Terdapat 3 pesan dari WhatsApp yaitu dari bu Musliha dan Rara.
Bu Musliha : Lea, ini file nama nya kamu baca yang jurusan Teknik Informatika saja, sedangkan yang naskah acara kamu baca bagian lembar ke 3 ya campur Indonesia dan Bahasa Inggrisnya
Aku : Baik bu.
setelah kubuka file nya, ku amati dan coba membacakannya aku langsung membuka pesan dari Rara.
Rara : Iyah Lea ada apa ?
Rara : Aku belum tidur.
Aku : Jadi gini Ra...
Aku : #Mengirimkan Screenshot pesan Bu Musliha
Aku : Aku takut Ra, nanti aku tereliminasi. kamu lihat sendiri tadi ada Junior yang suara mereka bagus dan udah pernah jadi MC sebelumnya.
Rara : Astaga, tenang ya Le. kita tadi itu audisi untuk pembagian suara, sedangkan mereka audisi ulang bagi yang gak lolos audisi pertama.
Aku : Tapi kenapa kita harus digabungkan dengan mereka ?. Aku jadi khawatir, kamu bisa bantu aku gak untuk rekamannya nanti ?
Rara : Aduh Le, kamu gak bakal di eliminasi kok dan aku akan bantu kamu nanti
Aku : Makasih ya Ra. Mungkin besok aku akan kerumah kamu ya
Rara : Iyah Le, datang aja
aku : makasih banyak Ra.
Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, tapi aku masih tidak bisa tidur . Ditambah sifat Overthingking ku kembali.
"Apakah aku memang tidak bisa menjadi MC ?"
"Kenapa sih Lea, begitu aja kamu enggak bisa"
"Apa ini karena aku minum boba ?"
"Apa ini karena Jidat ku terbentur pintu ?" Berpengaruhnya atau tidak, aku tetap memikirkannya.
"Lea, tidur sudah. Udah malam" Ucap mbah ku yang tiba-tiba datang ke kamar ku.
"Iyah Mbah" Jawab ku.
Lampu kamar belum ku matikan, dan pintu juga belum tertutup rapat. Mungkin karena hal itu Mbah ku datang, biasanya mbah ku akan terbangun di malam hari untuk pergi ke kamar mandi.
Biasanya karena Oji tidur duluan dia yang akan mematikan lampu dan menutup pintu kamar, tetapi dikarenakan dia selama seminggu akan pergi keluar kota untuk lomba jadi aku yang harus mengerjakan nya.
Sebelum tidur aku melakukan terapi ketenangan yang diberitahu kak Virgo tadi.
Flashback on
Strawbery : kak, aku harus bagaimana ?
asdasd : Kenapa Le ?
Strawbery : #mengirimkan Scrennshot Bu Musliha
asdasd : Hem, udah jangan pikirin yang berat-berat dulu.
asdasd : memang kamu sadar kalau suara kamu berubah ?
Strawbery : Iyah kak, karena aku rasa suara ku audisi pertama terlalu full, jadi aku kurangi di pembagian suara kemarin.
Strawbery : tapi aku udah minta bantuan ke Rara.
asdasd : oalah gitu, bantuan apa memangnya ?
Strawbery : #kirimkan Scrennshot chat Rara
asdasd : kamu yakin besok mau kerumah Rara ?, udah sembuh kah kepalanya ?
Sebelumnya aku sudah memberitahukan ke kak Virgo tentang pintu kemarin, setelah pulang aku merasa pusing dan sakit dibagian yang terkena pintu tadi. Dan tadi pagi saat ku lihat di kaca ternyata sakitnya belum kunjung hilang.
Strawbery : masih pusing sedikit, tapi enggak apa-apa kak.
Strawbery : kalau enggak besok, kapan lagi aku kerumahnya ?, aku juga enggak mau bu Musliha menunggu lama.
asdasd : Hem yaudah, tapi hati-hati dan sekarang tidur gih.
Strawbery : aku gak bisa tidur kak.
asdasd : Udah kamu coba terapi ketenangan ala aku coba
Strawbery : Gimana kak ?
asdasd : Pertama tutup mata kamu perlahan, lalu tarik nafas yang dalam dan hembuskan perlahan, kamu ulangi kegiatan itu beberapa kali. kemudian jika udah tenang pikiran dan hati nya kamu baca doa, dan tutup mata lagi perlahan kamu akan tertidur sendiri.
Flashback Off
Sesuai dengan tahapan terapinya aku pun mencoba nya, dan yah perlahan tapi pasti kurasakan ketenangan dan akhirnya tertidur.
~~
Pagi ini kurasakan sakit dikepala ku mulai mereda, untungnya tidak ada memar jadi orang dirumah ku tidak tau jika aku sakit. saat ini jam menunjukkan pukul 7 pagi.
Aku : Ra, nanti jam 9 ya aku kerumah. aku mau mengerjakan tugas kuliah ku.
Rara : Oke Le.
Segera ku merapikan kamar dan sarapan, setelah itu aku lanjut dengan mengerjakan tugas pemrograman.
Aku : $Weni, tugas pemrograman kemarin apa aja ketentuannya ?
RisyaComel : kambuh nih si Lea. kambuh Pelupa nya
Aku : hehehehe.
Weni : Tunggu aku liat dulu, aku juga lupa. hahahaha.....
Rini : Sama aja mereka berdua nih.
Weni : ketentuannya itu buat form penjualan lengkap dengan tombol Simpan, Edit, Hapus. Nilai tambahan jika bisa buat laporannya juga.
Aku : Lumayan banyak juga ya. pakai bahasa apa ?
RisyaComel : bahasa Korea aja Le. Annyeong Haseyo
Rini : Bahasa Jepang $Lea
Aku : -__-
Weni : Sabar Le, bahasa pemrogramannya bebas minimal itu Visual Basic. Kalau Visual Basic kamu pakai aplikasi Visual Basic, terus ada juga Java kamu bisa pakai versi Netbeans atau gak Android, atau mau versi Website ada PHP dan JavaScript ??
Rini : Mantap Wen, sangat lengkap sekali kamu menjelaskannya.
Aku : Hahaha.. makanya aku lebih milih bertanya sama dia dibandingkan kalian.
Rini : Awas kamu ya Le -_-
Aku : kalian pakai bahasa apa ?
RisyaComel: Aku yang mudah aja Visual Basic.
Rini : Aku Java pakai Netbeans.
Weni : aku juga sama kayak Rini.
Aku : Hem, aku pakai PHP aja kayaknya. kemarin ada website yang kubuat tapi belum sempurna jadi mau lanjutin itu aja kayaknya.
Rini : Ih Lea, gak boleh gitu
Aku : Apa kenapa ?
Rini : Kamu gak boleh Memberi Harapan Palsu ke orang lain, gak baik tau
RisyaComel : Kambuh juga anak satu nih, hadeh
Aku : Rin, ikut aku jalan -jalan kepantai yok besok
Rini : Mau ngapain kesana ?
Aku : mau ku hanyutkan kamu disana ^-^
Weni : hahahahaha... nah $Rini
Rini : ampun ikan Lele... KABURRRRR..
Aku : Asem. awas kamu ya nanti RIN!!
Setelah yakin dengan keputusan ku untuk menggunakan bahasa PHP aku pun mulai mengerjakan dan melanjutkan website yang sebelumnya aku sudah buat. sambil sesekali meminum kopi yang dibuatkan oleh mama ku.
TING !
Rara : Le, jadi kerumah kah ?
Astaga !
karena terlalu fokus dengan tugas ku sekarang sudah jam 9, dan aku belum siap-siap sama sekali.
Aku : jadi Ra, sebentar aku prepare dulu ya
Rara : Oke
segera ku simpan semua hasil dari tugas ku, sebenarnya masih ada beberapa Item lagi yang mau kutambahkan tapi mengingat rekaman hari ini sangat penting jadi aku meninggalkan tugas ku dulu.
"Ma, Lea kerumah Rara dulu ya." Ucap ku yang sudah selesai bersiap-siap
"mau ngapain kak ?'
" Ohya Lea lupa kasih tau ke mama. Jadi... " kujelaskan apa yang terjadi tadi malam ke Mama.
"Oalah. Yaudah hati-hati ya." Ucap mama ku
"Siap ma" sebelum pergi ku cium tangan mama ku untuk berpamitan.
~~
Proses yang tidak mudah untuk merekam kembali suara yang ada di audisi pertama.
Mengapa ?
Karena aku lupa bagaimana nada dan intonasi nya waktu itu. Tapi dengan bantuan Rara sekarang, aku dapat mencari suara baru lagi yang lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya.
"Kamu pasti bisa kok Le" Seperti itulah kata-kata penyemangat yang diberikan Rara ke aku.
"Nah, kirimkan aja sekarang rekamannya itu" Ucap Rara, setelah kegiatan rekaman ku selesai.
"Tapi udah bagus kah ya ? aku merasa ku sempurna aja suara ku disini" Ucap ku yang mendengarkan suara rekaman ku berkali-kali
"Le, tidak ada yang sempurna di dunia ini. Suara kami tadi udah bagus dan stabil kok" Ucapnya.
"Hem, Betul juga kata kamu . Okelah jadi ini aku kirimkan ke Bu Musliha ya"
"Iyah Le"
Aku : Permisi dan selamat siang bu, Saya Lea Sakila ingin mengirimkan rekaman suara saya dan sebelumnya maaf karena baru mengirimkannya sekarang.
Aku : #Mengirimkan rekaman baca nama wisudawan
Aku : #Mengirimkan rekaman naskah acara
Aku : Dan juga sebelumnya terima kasih bu
Bu Musliha : Okay Lea, Makasih dan Good Luck ya
"Udah Ra" Ku perlihatkan pesan yang kukirimkan ke Musliha kepadanya
"Good Job Le" Ucapnya sambil memberikan 2 jempolnya
"Kalau gitu aku pulang dulu ya Ra, makasih untuk makanan dan juga bantuannya tadi" Ucap ku pamitan, karena sekarang sudah jam 4 sore.
"Iyah Le, sama-sama dan Hati-hati ya" Ucapnya, yang hanya kubalas dengan mengacungkan kedua jari jempol ku.
"Semoga hasilnya bagus nanti" batin ku.