
...Satu hari yang penuh dengan kejutan,...
...ada apa dengan hari ini?...
...~Nayra Hastani Proun~...
...pemilik sekolah...
...~N~...
......................
"Nazka? siapa dia?" gumam diri sendiri.
Saat Nayra sedang melamun ia di kejutkan dengan suara Natya yang memanggilnya untuk ke kelas secara bersama. Saat sampai di kelas, Nayra merasa tercengang karena bangunan yang rapih dan luas akan menjadi tempat belajarnya. Saat Nayra sedang merasakan kekaguman nya. Beda dengan Natya yang sedang mengedarkan pandangannya ke penjuru kelas yang masih sepi.
saat dia melihat seisi kelas dia melihat orang yang dia cari. "Nah itu dia." batinnya. Ia pun kesana dengan sedikit berlari.
Belum sadar dengan ketakjuban yang Nayra lihat ia kembali di kejutkan oleh suara Natya yang memanggilnya dengan nada tinggi.
"NAYRA! SINIIII!" Teriaknya dengan nada tinggi, Nayra pun berjalan menuju bangku yang di tempati oleh Natya dan seorang yang dia belum kenal. Saat sampai di depan Natya ia mengenalkan orang yang tadi sempat mengisi kepalanya.
"Kenalin Nay ini Nazka Naeswari Hayuningtias tapi gw manggilnya Azka, dia anak pemilih dari seolah ini juga sahabat gw waktu kecil." Kata Natya panjang lebar.
Saat mendengar penuturan Natya, Nayra merasa terkejut karena dia sedang berhadapan dengan seorang pemilih sekolah yang ia tempati. Bukan hanya itu saja saat Nayra sedang terkejut ia di kejutkan lagi dengan penuturan yang di lontarkan oleh Natya untuk ke dua kalinya.
"Oh ya, dia juga bukan asli orang sini, dia orang Indonesia keren kan." ungkapnya lagi yang membuat Nayra semakin terkejut.
"Apaa!!?" jawab Natya dengan teriakan histeris.
'apa-apaan ini baru satu hari udah banyak hal mengejutkan ada apa dengan hari ini' batin Nayra
Nazka Naeswari Hayuningtias gadis dengan muka datar dan dingin memiliki paras cantik dan tubuh tinggi anak pemilih sekolah dan bukan asli orang sini. kerennnn bukann...
......................
Kelas yang tadinya sepi kini ramai oleh anak-anak yang masuk. 12 bangku di kelas dengan jumlah 35 siswa membuat setiap bangku di isi oleh 3 orang karna 12 bangku ada yang hanya duduk 2 orang saja.
Karena itu Natya, Aya dan Azka memutuskan untuk duduk bertiga yang tadinya di tempati oleh Azka.
Bel pun berbunyi penanda pelajaran akan segera di mulai semua murid yang berbicara dan bermain kini diam karena guru yang sudah memasuki kelas.
"Selamat pagi semua saya adalah wali kelas kalian nama saya Mrs.Gifia saya adalah wali kelas sekaligus guru Alkimia untuk kalian" ucap Mrs.Gofia kepada murid-muridnya.
"Selamat pagi Mrs.Gofia" jawab murid-murid dengan serentak dan penuh semangat.
"Baiklah awal sekolah kali ini ada beberapa peraturan yang harus kalian ketahui pertama tidak boleh menggunakan sihir untuk kejahatan, kedua untuk perkelahian sesama kelas atau luar kelas, untuk kesombongan dan terakhir untuk kejahilan. Dari pada untuk hal seperti itu lebih baik kembangan sihir kalia untuk mengikuti misteri clas yang dimana kalia harus menjawab teka teki yang di siapkan pada misteri clas nanti, kalian faham?" lanjut Mrs.Gofia dengan segala penjelasnya.
"Faham Mrs.Gofai" yang di anggukan oleh Mrs.Gofia.
Setelah mereka mendengarkan penuturan Mrs.Gofia, Mrs.Gofia menyuruh mereka mencatat hal-hal yang berkaitan tentang ilmu Alkimia yang di tulis Mrs.Gofia di depan kelas.
......................
Jam 09.55 pagi
bunyi bel menggema di seluruh penjuru GS penanda istirahat telah tiba. Mrs.Gofia pun pamit untuk meninggalkan kelas yang di tempatnya, seluruh siswa keluar kelas untuk mencari kantin bahkan ada yang masih berada di kelas hanya sekedar untuk berbicara dan bermain.
Nayra dan teman temanya memilih untuk tidak keluar kelas dan menghabiskan waktu dengan membicarakan hal tentang sihir dan lainnya.
"Kalian tahu gak kitab sihir tentang pengobatan." Tanya Natya pada teman-temannya.
"Cari di perpustakaan aja mesti ada." Timpal Nayra yang sedang membaca artikel tentang sihir Alkimia.
Koridor kelas penuh dengan anak-anak yang berjalan kaki menuju Kanti dan ke perpustakaan. Saat mereka sedang berjalan menuju perpustakaan mereka melihat ada sekumpulan laki laki yang sedang bertengkar.
Karena penasaran dengan apa yang terjadi akhirnya mereka bertiga memutuskan untuk melihat kerumunan tersebut. Karena ingin tahu Natya pun memutuskan untuk bertanya pada salah satu anak di sana.
"Apa yang terjadi?" Tanya Natya penasaran pada salah satu murid di sana.
"gak tau juga si kak, katanya masalah cewek gitu." yang di anggukan oleh Natya dan mengucapakan terimakasih.
"Kenapa tuhh." Nayra ikut penasaran dengan kejadian itu. "Biasalah cewek katanya." yang di jawab oh saja oleh nayra.
"Lo jadi ke perpus gak Ya." Tanya Nazka yang melihat Natya dan Nayra berbincang.
"Oh iya yah, gw jadi lupa yaudah ayoo."
Saat mereka bertiga meninggalkan tempat pertengkaran itu ada orang yang sedang mengintai mereka dari jarang yang sedikit jauh. dengan tatapan penuh arti ia mengatakan kalimat yang penuh pertanyaan itu.
"Di sini Lo." Batinnya dengan mata menatap tajam penuh arti. "Azka" Lanjutnya sambil mengepalkan tangannya kuat.
Karena merasa ada yang melihat mereka, Nayra melihat kebelakang mengedarkan pandangannya ke segala arah. Namun ia tidak melihat ada orang yang sedang berada di sana.
"kenapa nay." tanya Azka yang melihat Nayra dengan gelagat yang aneh.
"Gak papa, tadi cuma kaya ada yang manggil kok. jawabnya bohong.
"Gw gak denger apa-apa kok, mungkin Lo salah denger kali." yang di iya kan oleh Nayra.
......................
Sesampainya di perpustakaan mereka membantu Natya mencari kitab sihir tentang pengobatan yang mudah untuk di lakukan. Mereka memutuskan untuk berpencar agar mudah dan cepat dalam menemukan buku tersebut.
Ketika Nazka sedang mencari buku milik Natya tiba-tiba ada sebuah buku yang jatuh dengan tersendiri nya membuat Nazka harus mengambil dan meletakkan kembali.
Saat akan mengembalikannya, buku itu jatuh dan terbuka menampilkan halaman yang menggunakan bahasa Yunani kuno dimana Nazka tida mengerti apa isinya. Karena penasaran Nazka mengambilnya namun tak meletakan nya pada rak buku, ia berinisiatif untuk membawanya ke asrama dan aka mengartikannya menggunakan buku terjemah Yunani kuno.
Nazka akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkan mereka yang sedang mencari buku pengobatan dengan meminta ijin jika ia sedikit tidak enak badan bahkan meminta Natya dan Nayra agar mengijinkan nya untuk tidak meneruskan pembelajaran dan memutuskan untuk kembali ke asrama. Mereka pun meng iya kannya dan memberi tahu agar Nazka tidak lupa untuk meminum obat.
Alasan Nazka tidak kembali ke kelas yaitu agar ia bisa leluasa untuk mencari arti dari buku yang ia temukan tersebut. Ia penasaran dengan isi buku yang menampilkan sebuah gambaran lambang yang ia belum tahu itu apa.
Sesampainya di kamar asrama Nazka langsung cepat cepat mengambil buku penerjemah bahasa yang ia bawa. 'semoga ada terjemahan Yunani kuno' batinnya.
Nazka pun membuka lembaran tengah yang tadi terbuka dan menyiapkan terjemahan yang ia bawa. Saat akan membuka buku kuno itu Nazka membaca judul dari buku itu yang berjudul ΜΑΥΡΟ ΦΥΣΙΚΟ yang artinya ALAM HITAM
......................
...GIMANA UDAH AGAK SERU KAN♥️♥️...
...JANGAN KETINGGALAN TENTANG NAYRA, NATYA, DAN NAZKA YAHH GUYS🤘🤘...
...MAKASIH KLOO SUKAA🙆🙆...
...SIHIR APA YANG KALIAN SUKAAA😱...
...PERPUSTAKAAN📚...
...BUKU YANG DI TEMUKAN NAZKA😱😱😱...