
Kafe dekat kampus Universitas XX. “dia satu kampus denganku?” tanya Kenan pada diri sendiri saat melihat felisa.
“siapa?” tanya Imelda yang duduk disamping Kenan
“gadis itu yang mengenakan kaus putih berjaket denim” kata Kenan menunjuk ke arah Felisa duduk, Imelda dan Ricko hanya menggelengkan kepalanya.
“mangsa baru lagi” sindir Imelda
“aku dan dia ditakdirkan bertemu lagi. Bukankah begitu? Terimakasih Tuhan, memberikan kemalangan dan kebahagiaan di saat bersamaan. Baik kemalangan dan kebahagiaan baru saja datang dalam kehidupanku” Kata Kenan dengan nada berlebihan, ia memang baru saja keluar rumah setelah beberapa hari dikurung di kamar oleh ayahnya, kemudian Kenan berjalan mendekati Felisa.
“siapa namamu?” tanya Kenan pada Felisa dan Felisa hanya mengernyitkan keningnya
“Felisa... lama nunggu yah? Maaf tadi harus ngumpulin tugas dulu di ruangannya bu Ifada” kata Fitri datang bersama Tiara
“Hey Tiara?” kata Kenan
“kak Kenan? Aku kira kamu udah lulus, masih mondar-mandir aja di kampus. Mahasiswa abadi yh” kata Tiara
“kalian saling kenal? Nama gadis ini siapa?” tanya Kenan menunjuk ke arah Felisa
“dia? Felisa, temen satu jurusan” balas Tiara
“hallo apa kabar, Lisa... kamu lupa ama aku? Kita bertemu di kereta waktu itu” kata Kenan kemudian reka adegan pura-pura tersedak seperti saat di kereta.
“iya... mengejutkan, bukan? Bukankah ini terasa seperti takdir? Kita kebetulan bertemu sebanyak dua kali. Aku sangat menyukai takdir seperti ini” kata Kenan tersenyum lebar
“hey, dengar yah, kamu pasti mengira kita berteman karena kita bertemu di kereta waktu itu. Tadi siapa namamu? Nan?... ya itulah pokoknya, ingat ini baik-baik, aku benci laki-laki yang banyak membual sepertimu. Jadi jangan bersikap sok akrab seperti ini padaku” omel Felisa kemudian memalingkan pandangannya.
“ kenan jangan dekatin Lisa, dia udah punya cowok... pegawai pajak” kata Tiara
“ih kamu lupa, waktu nongki kemaren? Dia kerja di D.C” kata fitri
“ada panggilan masuk, aku keluar dulu yah” kata Felisa lalu bergegas keluar kafe.
“D.C? saingannya G.G, menarik.... Kalau dilihat dari ekspresinya, aku tau dia sedang jual mahal. Pasti begitu. Astaga... dia membuat jantungku berdebar” kata Kenan kembali duduk dengan Imelda dan Ricko
“benar, dia cowok paling play boy yang pernah aku kenal. Tapi, juga sangat royal. Mau di duain apa di tigain dia adil ama pacar-pacarnya” balas Tiara
“ngga banget, punya cowok kaya dia, benar-benar bukan tipeku” kata Fitri
Tiba-tiba ada dua laki-laki masuk ke dalam kafe. “anda yang bernama Kenan?” tanya seorang laki-laki tersebut
“ah iya” balas Kenan
“kami dari unti kriminal kepolisian kota P. harus membawa anda untuk diperiksa karena penyalahgunaan kartu debit, dengan tuduhan penipuan dan penyamaran” kata dua laki-laki tersebut rupanya detektif kepolisian kota P.
“hah?! Penyamaran dan penipuan? Memang aku menyamar sebagai siapa?” tanya Kenan menolak dibawa ke kantor polisi
“anda menyamar sebagai putra Pak Giant Dirga pemilik Giant Grup” kata detektif tersebut menyeret paksa Kenan
“astaghfirullah... aku beneran anaknya Pak Giant, nama ku Kenan Dirga. Dan kartu yang ku pakai benar-benar milikku” kata Kenan tapi tidak digubris kedua detektif tersebut
“tanya Imelda ama Ricko... hey Imelda kamu teman masa kecilku kan? Aku beneran Kenan dari perusahaan G.G?” teriak Kenan tetapi kedua temannya hanya melambaikan tangan
Dasar... dia buat ulah lagi, sama seperti di kereta waktu itu... bisik Felisa saat melihat kenan di seret detektif
Perusahaan G.G. “Direktur... saya barusan dapat telpon, Tuan Kenan dibawa kantor polisi. Dia akan dipenjara dan diinterogasi” kata asisten Pak Giant, bernama Tono
“dia bersedia ikut?” tanya Pak Giant
“dia bersikeras tidak mau ikut dan menggores mobil polisi” balas Pak Tono
“syukurlah dia hanya menggores mobil polisi, bukan polisinya. Untuk membuat Kenan menurutiku... aku memang harus menyiksa dia dengan benar kali ini. beritahu para polisi itu agar tidak mengasihani Kenan” kata Pak Giant dengan senyum jahat.
*****
Jangan lupa klik like, favorit, vote dan komentar, penulis sangat berterima kasih atas dukungan kalian***.