
"huh dasar kakak, awas aja nanti kalo manggil, argg aku ingin punya teman disini seperti di rumah dulu" kata abil
abil masuk ke kamarnya , tapi abil ntah kenapa dia yang biasanya jika sudah menempel dengan kasur langsung mengantuk, tapi sedangkan hari ini tidak bisa. akhirnya dia memutuskan untuk bermain handphone membaca novel yang belum dia selesaikan sejak pindah kesini. asyiknya abil membaca novel hingga dia lupa jam sudah berputar menunjukkan
pukul 00.00
malam sunyi itu yang dirasakan oleh abil, abil yang merasa tidak nyaman dia akhirnya menyudahi aktivitas bermain hpnya. saat abil akan tidur tiba-tiba
kriett ( suara pintu terbuka )
abil terkejut kamarnya yang sudah petang, jadi dia hanya mendengar suara langkah kaki yang seperti akan masuk ke dalam kamarnya
"...." ceklek
"haaaaaaaaaa " abil menjerit
" hei apaan si nanti mami bangun " Aldi sambil berdiri di depan pintu menggunakan baju serba putih
" Lo yang apaan , siapa suruh masuk seperti hantu aja pakaian serba putih lagi"
Aldi mendengar itu dia melihat bajunya dan dia baru sadar jika celananya putih juga. melihat itu abil mengerti kakaknya jika Aldi baru sadar.
" ngapain tengah malam gini "
" mau pinjam charger hp"
" .... , ambil sendiri " abil yang langsung membalikan badannya berbaring
Aldi berjalan mengambil charger yang letaknya di atas meja rias adiknya. setelah mengambil nya Aldi berbalik tak sengaja dia melihat sosok wanita yang baru saja melewati pintu kamar adiknya. melihat itu Aldi berlari menuju pintu tersebut sesampainya disana dia tidak melihat seseorangpun.
" ngapain Lo kak berdiri di situ kek baru liat apa aja "
Aldi menoleh
" ya liat hantu "
" apa hantuuu , mana?"
"Lo hantunya "
"ngak jelas ,pergi saja sana " abil sambil melempar bantal ke arah kakaknya
Aldi langsung berlari pergi meninggalkan kamar adiknya. sedangkan abil marah melihat pintu kamarnya belum ditutup, dia pun akhirnya turun dari kasurnya menutup pintu.
amis seperti bau darah , abil mencium bau tersebut saat dia akan menutup pintunya. Abul langsung cepat' menutup pintu lalu lari ke kasurnya.
pukul 03.10
"hoamm , hmmm pukul berapa ini?" suara mami Sarah
melihat pukul 3.10 mami Sarah langsung bangun pergi mandi
" hmm Segar"
papi jika kamu sekarang ada disini pasti sekarang kita semua bahagia tapi sekarang dimana kamu [ batin mami Sarah ]
15 tahun lalu
"papi jangan pergi la, gimana dengan anak-anak mereka masih kecil sedangkan kamu mau meninggalkan kami " mami sara sambil memegang tangan papi
" ngak bisa maa papi harus kesana bos papi butuh papi jadi papi harus kesana "
oekk oekk [ suara tangisan ]
" sut sut sut , tenanglah sayang"
" kak sini "
" papi jangan pelgi " rengek Aldi
" maaf Aldi , kamu harus jaga mami dan adek kamu ya " suara papi sambil melambaikan tangannya, sebelum dia pergi
" papiiiii " Aldi yang menangis
mami Sarah langsung memeluknya
...----------------...
"arggg , sekarang kamu dimana si kenapa tidak pernah ada jawaban " mami sarah sambil menangis
brak [ botol shampoo jatuh ]
mami sarah menengok lalu mengambilnya
"hmm sudah la aku sekarang harus pikirkan anak-anak"
jam 06.00
"pagi mom "
" hei pagi sayang sudah siap ni sekolahnya "
" iya dongg "
" oya dimana kakak kamu "
" biasalah lagi ni ni" abil sambil mencotohkan kebiasaan kakaknya ketika menata rambutnya
tak disangka saat abil berbalik di tagetkan kakaknya yang tersenyum aneh kearah nya abil yang melihat langsung membentuk tangan v dan mereka berlarian.
" hei sudah-sudah , sekarang waktunya makan "
" iya mom" jawab abil
25menit berlalu
"haaa kenyangnya" Aldi yang merasa puas dengan sarapannya
makan sudah selesai Aldi dan abil bersiap-siap untuk berangkat sekolah karena masih baru mereka berdua akhirnya diantar oleh mami nya
sekolah tinggi binaan
nama sekolah barunya
" oke sekarang dah sampai "
" cepet banget " protes Abil
" emang dekat , sudah sekarang turun yuk"
Aldi turun terlebih dahulu dia melihat- lihat Sekolah nya, Gedhe banget itu lah kata yang muncul di otak nya
mami Sarah berjalan terlebih dahulu diikuti Aldi dan abil dari belakang,