
Jangan lupa vote nya di tunggu guys ...
Malam mulai datang di temani sinarnya bulan dan tak lupanya gemerlap bintang di sebuah rumah yang sangat megah hanya di huni orang seorang pria,1 art dan 1 supir saja terasa sangat sepi dan sunyi..
"Mah pah kapan kalian pulang?kalian ga kangen Alvin kah?ucapnya sambil melihat keindahan langit
Pria itu bernama Alvin dia duduk termenung di balkon kamarnya dengan rasa yang mungkin sangatlah sunyi tanpa di temani siapapun bukannya dia tidak terbiasa malah dia terbiasa karena sejak kecil dia selalu di tinggal sendiri oleh orang tuanya yang hanya ditemani oleh Artnya saja mungkin itu juga yang membuat sang pria tertutup dan cuek dengan orang sekitar kecuali ke3 sahabatnya saja
Ting...Ting...ting..suara notif chat masuk
Alvin pun mengambil hpnya yang dia taruh di atas meja kecil di samping ranjang
"Grup Ganteng"
Sean : "oy besok kita kumpul di tempat biasa ya"
Farel :"di mana?gua mana tau"
Sean :"oh ya gua lupa hehe di pengokolan gang senggol ya"
Farel :"oh oke"
Alvin :"oh oke"(2)
Denny :(3)
Setelah percakapan yang singkat itu padahal tak berfaedah juga Alvin kembali meletakkan hpnya di tempat semula dan kembali ke balkonnya
"Gua bahagia punya kalian ber3 maafin gua kalo gua banyak diem dan makasih karena terima apa adanya gua"... gumamnya dan tanpa sengaja setetes air matanya jatuh ke pipi tapi tak lama dia pun mengusapnya ..
"Udah malem mendingan gua tidur aja daripada besok gua harus dengerin ocehan Sean yang gk berfaedah"ucapnya dan langsung berbaring ke tempat tidurnya
Tak terasa pagipun datang dengan mentari yang siap menghangatkan setiap orang yang berada di dalam jangkauannya
"Pagi"ucap Alvin sendiri karena itu kata pertama yang selalu dia ucapkan untuk dirinya sendiri
"Maaf Vin nunggu lama tadi noh Sean godain abang-abang buryam dulu di depan"ucap farel sambil menatap Sean..
"Kurang ajar lu,ga Vin dia fitnah"ucap Sean smbil menoyor kepala farel..
Alvin dan Denny hanya menggelengkan kepala karena ulah ke2 sahabatnya yang selalu saja ribut walau bagaimanapun keadaanya ..
"Yaudah ayo cabut udah jam segini nih ntar kita telat"ucap Denny yang di balas dengan anggukan mereka ber3
15 menit perjalan mereka menuju ke kampus dan saat mereka memasuki halaman kampus tak sedikit kaum hawa yang memuja mereka dan jangan lupa ada saja yang memberikan mereka hadiah walaupun mereka ga ulang tahun
"Di kasih hadiah Mulu berasa lahir tiap hari gua mah dah"ucap farel sambil memasukan jam tangan pemberian mahasiswi
"Udah sih bersyukur aja Alhamdulillah gitu"ucap Sean sambil mengusap mukanya
Setelah itu mereka berjalan beriringan menuju kelas mereka masing hanya Farel saja yang berbeda kelasnya
"Bro gua kelas dulu ya jalan kita kan beda semoga kalian ga tersesat ya kalo kalian tersesat kalian panggil aja Dora biar dia ngomong katakan peta"ucapnya dan sambil menirukan gaya Dora
"Besok obatnya di minum ya biar ga oleng"ucap Denny sambil menjewer telinga Farel d ikuti Sean dan Alvin yang menoyor Farel
"Yaallah Farel tersakiti"ucapnya dengan nada sedih dan pandangan ke atas
Alvin,Sean dan Denny tak pedulikan omongan Farel mereka pergi tanpa pamit terlebih dahulu dan membuat Farel di belakang sana memberikan sumpah serapah kepada mereka ber3
tak lama sean berbalik lagi sambil teriak woy rel jgn lupa nanti pulang ngampus tempat biasa ya kita ngemall jngan telat lu,kalo telat kita tinggal " di barengi ketawa yang membahana"
farel hanya bisa menggerutu dalam hati ...
ketika farel lagi bete sma sean hahahaha ..
Sampe sini kalian nikati tidak?setiap alurnya