
Happy Reading Jgn lupa Vote nya ...
Di sebuah danau ada dua orang yang saling diam bukan mereka sedang marahan tapi karena mereka berada dalam dunianya dan pikiran mereka masing-masing..
Farel yang sedari tadi menenangkan dirinya karena saat ini detak jantungnya berdegup kencang membuat dia gelisah dan tak bisa diam karena ulah jessy yang saat ini bersandar di pundaknya
"rel" panggil Jessi "
eh ya Jess kenapa?"jawabnya gugup
"lu sering ngelakuin ini ke cwe lain ?? "tanyanya
"maksut lu gimana Jes ?? tanya farel bingung
"Ya maksut gua lu sering seperhatian ini ke temen-temen lu yang lain atau cwe lain ?? tanyanya lagi
"cuma lu doang Jes "gumamnya dalam hati"
" ya gua emang selalu gini ke temen-temen gua"jelas Farel
dan saat itu Jessi menatap lurus ke depan dengan pandangan yang sulit di artikan namun tersirat kesedihan hingga akhirnya farel pun memegang dagu Jessy agar Jessy menatapnya..
mereka pun cukup lama saling Bertatapan hingga akhirnya jarak antara wajah mereka saling berdekatan bahkan mungkin tinggal beberapa cm saja dan tanpa perintah apapun Jessy dengan sendirinya memejamkan matanya seolah-olah dia tau apa yang akan terjadi setelah ini .. namun suara jingle es cream wall mengagetkan dan membuat mereka sama-sama tersadar dan merasakan kecanggungan di antara mereka membuat suasana menjadi Hening Seketika ..
"Emm Jess udah sore nih kita pulang aja "usul farel dengan menahan Rasa gugupnya..
jessy pun tersadar dari lamunannya lalu dia menganggukan kepalanya untuk menyetujui usulan dari farel.
Mereka berdua pun pulang menggunkan sepeda motor di temani dengan awan yang enggan untuk menampilkan kecerahannya..
Author POV
di sepanjang perjalanan hanya terdengar deru mesin motor yg mereka tumpangi tak ada yang mau memulai obrolan di antara mereka terlebih dahulu, karena farel maupun Jessy sibuk dengan fikiran mereka masing masing ..
hingga akhirnya beberapa tetesan air hujan pun datang menandakan bumi sedang mencurahkan kesedihannya secara tidak langsung menggambarkan perasaan yang sedang Jessy rasakan...
Farel pun memutuskan untuk berhenti sejenak di sebuah halte bus yang ternyata sudah banyak orang yang berteduh di sana ..
farel dan Jessi berdiri bersebelahan tak lama farel pun berinisiatif untuk melepaskan jaketnya dan memberikannya kepada Jessy awalnya Jessy menolak untuk memakainya karna kasihan farel takut kedinginan sprti dirinya..
namun farel tetap memaksa jessy untuk memakainya karena bagaimanapun Jessy lebih membutuhkan nya.
Hujan semakin lebat dan saat ini lebih banyak orang yang berdatangan untuk berteduh dan membuat Jessy yang berbadan kecil akhirnya makin menempel ke arah farel,farel pun menarik tangan Jessi dan menempatkan Jessi di depannya karena itu tempat yang mungkin bisa di bilang lebih aman karena sedari tadi ada seorang pria berumur yang menatap Jessi dengan tatapan yang mungkin semua orang tidak menyukainya seperti tatapan seolah-olah menelanjangi Jessy dan memperhatikan Jessy dari atas sampai bawah..
"lu di sini aja ya gak usah nolak karena gua gal suka penolakan"jelas farel ..
yang hanya di jawab dengusan kesal dari jessy .
farel hanya terkekeh karena Jessi kesal dengan perkataanya barusan ..
"Lu dingin ya..?? tanya farel
yang lagi-lagi hanya di jawab dengan anggukan tak lama farel pun memeluk Jessy dari belakang awalnya dia merasa kaget dengan perlakuan farel namun semakin lama dia merasa nyaman dan hangat atas perlakuan Farel..
bukan badannya saja yg trasa hangat begitupun hatinya dan pipinya yang sudah bersemu merah...
Hujan pun mereda dan farelpun sudah melepaskan pelukannya
"kita balik ya keburu hujan lagi "ucapnya
lalu farel pun memacu motornya dengan kecepatan sedang karena dia tau saat ini Jessi tengah merasakan kedinginin sampai-sampai Jessy pun memeluk pinggang farel begitu erat dari belakang ..
perjalanan pun terasa cepat hingga akhirnya mereka sampai di depan rumah jessy ..
"rel mau mampir dulu gak ?? tawarnya
"gak deh jess makasih gua langsung balik aja soalnya baju gua udah basah gini lagian udah mau maghrib juga "jawab farel
"oh yaudah lu hati-hati di jalan .. Dan thanks udah mau ngehibur gua dan nemenin gua seharian ini "ucapnya
"Ya sama-sama,yaudah gua balik dulu ya lu juga langsung mandi nanti masuk angin" jelas farel
"Ya gua mandi ko lu juga hati-hati jangan pake ngebut"nasehatnya
Farel pun hanya menganggukkan kepalanya setelah itu dia pun melajukan motornya dengan sangat senang karena baginya hari ini hari terindah untuknya ya walaupun dia harus merasakan sakit terlebih dahulu melihat orang yang dia sayang menangis.
Setelah kepergian farel,Jessy pun memasuki rumahnya dan di sambut oleh mamahnya yang sedang sibuk di dapur entah apa yang beliau buat..
"sore mah"ucap Jessi
" sore juga sayang ..
"Eh tumben gak kaya wartawan"gumamnya dalam hati
"ya mah Jessy ke kamar dulu ya"pamit Jessy
namun sebelumnya Jessy mencium pipi mamahnya terlebih dahulu..
"Mamah tau apa yang terjadi dan mamah lebih memilih diam karena mamah g mau kamu sedih lagi"gumam mamah Jessy dalam hati..
Setelah kepergian Jessy mamahnya pun melanjutkan pekerjaannya kembali sedangkan Jessy bergegas untuk masuk ke kamar mandi dan berendam air hangat agar badannya terasa lebih enak ...
30 menit Jessi menyelesaikan ritual mandinya lalu dia bergegas untuk memakai pakaiannya setelah semua selesai dia pun duduk di tempat make up-nya dan mengamati wajahnya sendiri ..
"Apa farel baik gini ke semua orang ??
"apa dia cuma nganggep gua sahabat doang?"gumamnya sendiri ..
"terus maksut dia yang nawarin genggam tangannya apa coba ??
"ish tuh anak bisa-bisanya bikin perasan gua gak karuan kaya gini"lanjutnya ..
Tiba tiba jessy pun bersin bersin ..
Huaaaccciim .. Huaaaciiimm ..
Aisssh hidung gue jd mangpet kan merah gini lagi,Kayanya mau flu deh ..
Dia memikirkan semua kejadian yang menimpanya tadi siang di kantin kampus dan bahkan kejadian di danau yang seakan-akan membuat Jessy frustasi sendiri
"kenapa sih tukang es itu ganggu banget coba kalo gak Dateng pasti udah..."pikirnya
"eh apaan sih Jess lu kok jadi mikir kesitu sih"lanjutnya sambil menggelengkan kepalanya..
Jessy pun berjalan menuju ranjangnya dan merebahkan tubuhnya sambil menatap langit langit kamarnya hingga tak trasa dia larut dalam dunianya dan tertidur pulas..
Tok...tok...tok....
"Jes makan dulu udah malem Nak ..
"ucap seseorang di depan pintu namun tak ada sahutan dari dalam kamar sehingga dia memutuskan untuk membuka pintu lalu memasuki kamar dan ternyata Jessy sedang tidur pulas sambil memeluk guling nya..
mamah jessipun mengusap wajah Jessy dengan penuh kasih sayang ..
"mamah tau kamu lagi ada masalah jadi mamah lebih baik tidak menanyakan yang lain-lain ke kamu biar nanti kamu sendiri yang cerita ke mama"ucapnya..
namun tak lama ada gerakan kecil dari jessy karna merasa terganggu dengan tidurnya .. Dan
akhirnya membuat dia terbangun dari mimpinya..
"eh mah sejak kapan di sini"tanya Jessi bingung
"Emm belum lama nak"jawbnya singkat ..
namun Jessi hanya menganggukan kepala bukti dia mengerti..
"kalo kamu ada apa-apa kamu bisa cerita ke mamah jgn di pendam sendiri nak "ucap sang mamah sambil mengelus rambut Jessy dan berlalu pergi.
Jessi masih bingung dengan ucapan mamahnya barusan karena dia kan belum cerita ..
darimana mamah bisa tau kalo aku ada masalah ??"gumamnya sendiri
tak lama Jessy pun keluar dari kamar dan menghampiri mamahnya yang sedang menyiapkan makan malam..
mereka pun makan malam bersama hingga akhirnya Jessy menceritakan semuanya dan itu membuat Jessy harus merasakan sakitnya kembali tetapi ada rasa senang juga karena dia menceritakan farel juga ke mamahnya
"Kalo dia tulus sama kamu biarkan dia membuktikan dengan caranya sendiri"saran mama ..
Dan Jessy hanya menjawab dengan anggukan nya saja setelah itu Jessy pun memeluk mama nya kembali..
"Sekarang kita tidur ya udah malam juga"ucap mama Jessy...
Akhirnya mereka pun tidur bersama,karna permintaan jessy yg ingin tidur bersama dengan sang mama ..
.
.
.
Jgn Lupa Coment dan Like nya yaaa 😊