
"ASSALAMU'ALAUKUM Bu' maaf terlambat."ucap mereka bersamaan.
"Waalaikumussalam iyaaa cepat duduk sana".ucap bu susi guru mate matika mereka yang terkenal killernya minta ampun ampe kesekolah2 lainn malah.
"Kesambet apa no guru baik banget dah".ucap naira berbisik kepada ketiga temannya yang sedang beejalan kemeja mereka.
"Etsss jangan senang dulu kalian,kalian simpen tas kalian disitu teruus datang kesini ibu mau ngasih kalian amanah."ucap bu susi dengan senyum kecilnya.
"Udah gue duga nih bakalan terjadi, nggak bakalan tenang dah hidup gue klau masih ada niguru."ucap naira.
"Iya dah heran gua ama ni guru atu nggak tenang amat liat kita bahagia".sambung risya.
"Udah2 pada lo ngebacot keburu murka sono tu guru."ucap keysa sambil matanya melihat kebu susi.
"CEPAT KALIAN KESINI MALAH NGERUMPI",ucap bususi tegas.
"Yaelah bu tunggu bentar napa,"ucap naira tpi nggak didengar ama bu susi
Kemudian mereka berempat pergi mengahadap dimeja bususi.
"Iyaaa ada apa bu, amanah apa bu yang mau ibu kasih kekita.ucap naira.atau jangan jangan ibu.
Ibu nggak sakit apa apakan,atau ibu kena karma bu,atau ibu udah nggak lama lagi yah".sambung naira belagak panik padahal agak meledek guru killernya itu.
"Syuut jaga omongan kamu naira,atau mau kamu ibu suruh lari dilapangan 10 putaran."
"Nggak, nggak bu naira nggak mau bu,boro2 10 kali 1 kali aja udah pingsan saya bu".ucap naira.
"Kalau gitu apa bu."ucap keysa to the point.
"Ibu mau nyuruh kalian antar berkas2 ini ke SMA DARMABAKTI kalian tau kan dimana sekolah itu".ucap bu susi.
"Ohh itu bu tempat para cogan2 ngumpul," ucap karin.
"Lo mah klw cogan aja lu nyaut,"kebanyakan makan toge sih lu.ucap risya.
"Bagaimana kalian mau nggak anterin berkas2 ini kesana atau lari dilapangan 10 kali putaran".ancam bu susi.
"Ya pastilah lari dilapangan."ucap naira sok sokan.
"Beneran kamu mau lari dilapangan,klw bagitu cepat sekarang lari malah saya tambah jadi 20 kali putaran,"ucap bususi.
"Ampun bu ampun.ettdahh bu nggak tau apa kalau cuman becanda,"ucap naira.
"Yaudah cepetan kalian pergi.jangan sampai berkas2 itu ada yang lecet."ucap bususi
"Iya bu iya sabar dikit napa,nyerocos aja kerjanya".ucap karin pelan.
"Yaudah sana pergi kalian kenapa masih berdiri disini".ucap susi
"Yaa buguru nggak suruh kita pergi,kan kita tunggu perintah dari ibu." ucap risya.
"Ehh satu lagi bu nanti klw udah sampe diSMA DARMABAKTI siapa yang kita kasih ni berkas",tanya risya.
"Kalian langsung pergi aja diruang kepseknya bilang berkas dari SMK CITRA BANGSA pasti mereka udah tau."ucap susi
"Klw gitu kita pamit dulu bu assalamualaikum."ucap mereka berempat bersamaan.
"Waalaikumussalam Yaudah sana pergi,hati hati dijalan."ucap susi.
♧♧Diparkiran
"Kita pake mobil gua aja yah."ucap risya.
"Terserah lo aja deh mau naik apa yang penting kita sampe disana."ucap karin.
"Yaudah sono lo naik angkot aja".ucap keysa.
"Siapa berani, kan mereka abang gue".ucap keysa.
"Ciihh,apa abang elo,lo bilang tu plastik abang elo.nggak slah ni kuping gue."ajek karin.
"Iya tu kuping lo salah denger,lo kan tuli2".ejek keysa
"Eh lo pada masih mau berdiri disitu atw mau ikut gue anterin niberkas ke SMA DARMABAKTI abis itu selesei deh masalah kita sama guru killer itu."ucap risya yang sudah ada di kursi pengemudi sambil memencet klakson beberapa kali.
"Iya,iya sabar oncom."ucap karin.
25 menit berlalu mereka sudah berada di depan SMA DARMABAKTI yang terbilang cukup besar juga.
"Aduh kenapa ya gue tiba2 gugup gini".ucap naira sambil memegang dadanya.
"Gue juga kayaknya gue gugup deh mau ketemu ama cogan2".sambung karin lagi yang ikutan memegang dadanya juga.
"Weyy weyy bawa santuuyy aja napa,gugup bat dah."ucap keysa.
"Iya kek mau bikin apa aja,eh ingat lo berdua kita disini mau ketemu ama kepala sekolahnya bukan ama siswanya bambang".ucap risya.
"Iya,iya gue tau tapikan pasti ada muridnya nisekolah yang pastinya bakal ngeliatin kita yang cantik2 gini".ucap naira.
"Yaudah masuk ya.jangan bikin malu ya lopada jaga nama baik sekolah kita."ucap keysa lalu menyuruh risya mengklakson sekurity agar membukakan gerbangnya.
Mobil risya sekarang sudah berada diparkiran Sma tersebut tapi mereka berempat belum pada mau keluar lantaran banyaknya siswa yang menatap mobil mereka ada yang menatapnya takjub ada juga yang kayak keliatan jengkel.
Lalu keysa angkat bicara
"Kita mau disini aja terus ampe tu upin ipin gede".ketus keysa yang jengkel karena kedua temannya malah diam membisu.[ckck cielah si author bahasanya udah kayak penulis terkenal aja].
"Iya,ya tadi sebelum pergi aja disini lu pada yang paling ceria pas udah sampe malah lupada lgi yang mati kutu."sindir risya.
"Eh ingat ya biar mereka liat-liat lopada yang udah kayak mau nelanjangin lo,jangan pernah bepikir buat malu maluin sekolah kita okee."sambung risya lagi.
"Iya iya."ucap karin dan naira.
"Yaudah ayok turun."ajak keysa.
"Iya ayok tpi lo duluan".ucap karin.
"Iyaaa gue duluan."ucap keysa.
Kemudian keysa membuka pintu mobil risya lalu keluar selanjutnya keluar risya baru dah tu dua curut keluar.
Mereka berempat berjalan menuju ketempat para murid2 SMA DARMABAKTI yang sedang memperhatikan mereka dengan seksama eh ralat dengan teliti.
Lalu keysa lah yang bertanya kepada murid laki2 yang agak keliatan cupu disana.
"Permisi boleh gue tanya dimana ruang kepsek lo".ucap keysa dingin.
Aura kedinginnan keysa akan muncul ketika dia bertemu orang banyak.
Kemudian silaki2 cupu itu langsung pergi tanpa menjawab pertanyaan keysa.
"Ciih ditanya malah pergi bikin malu sekolah sendiri aja,emang gitu ya siswa disini nggak pernah diajar sosial ama gurunya".ucap keysa agak nyaring, dia sdh mulai kesal dengan tingkah cowok tadi.
■■■
☆Thank's gaees udah mau baca cerita aku☆
♡maaf juga kalau typo bertebaran♡
💖sekali lagi love you everyone💖