
Wirnang!!! Bacanya pelan-pelan aja karna ini stok terakhir yang udah gue buat, jadi selebihnya slow aeee.slow update bree.
Perhatian juga karna ini bulan puasa jadi gue gak banyak ngasih umpatan-umpatan yahh gaess takut dosa gue. Okelahh cusss baca
!! Khusus eps ini gak banyak jokesnya karna dalam kondisi yang tidak memungkinkan kalau jokes ditaro ditengah-tengah perkelahian, kan jadinya lucu.
•••
Di dalan pikiran keysa, kalau dia gak terima ajakan lisa untuk tanding pasti orang-orang bakal mikir keysa takut, dan keysa gak suka diremehin. Sedangkan didalam benak lisa dia gak mau tinggal diam saja setelah ditampar didepan umum bahkan diwilayah kekuasaannya.
1 menit. Bughh.
2 menit. Bak bukh
5 menit. Bukh bakh bik
10 menit. Bakh bikh bukh bekh
Keysa masih terus memberikan perlawanan tanpa mau mengalah bahkan sudah mendaratkan beberapa pukulan dan tendangan ke lisa membuat lebam diwajah lisa. Sama halnya juga keysa lisa tak mau mundur walaupun ia terus diserang bertubi-tubi oleh keysa.
Dan pada saat keysa mulai kehabisan energi karena menyerang lisa, lisa mengambil kesempatan untuk memukul keysa.
Bugghh
"Argh sial!!".Bogeman yang entah sudah keberapa kali mendarat diwajah halus milik keysa tetapi terasa yang paling sakit, pantas saja sakit karena keningnya sudah mengeluarkan tetes demi tetes darah segar. lisa mundur terengah-engah setelah memukul wajah keysa. Keysa lantas maju dengan emosi ingin menghantam lawan.
"Gak usah mundur lo *****!!". Umpatnya karena lisa terus menerus menghindar.
"Gue gak mundur sat". Balasnya
Tendangan, pukulan, serta nama-nama makhluk ghoib pun disebutkan oleh mereka.
Keysa maju setelah merasa tenaganya sudah cukup untuk melawan lagi. Dengan ancang ancang keysa mengayunkan kakinya untuk menendang lisa, tetapi lisa ikut mengayunkan kakinya sehingga kaki mereka bertemu dan ...
Bukkh. Mereka terhempas dengan keras, keringat mereka mengalir dengan lancar, lebam memenuhi wajah mereka, hembusan nafas lelah yang tak beraturan serta tenaga yang sudah mulai menipis.
Jangan tanya bagaimana reaksi risya dkk, farel dkk, dan mefin dkk. Mereka semua panik karena pertandingan berjalan tidak sesuai yang diharapkan. Pelipis keysa berdarah, bibir lisa pecah, dan wajah mereka yang membiru akibat dari pukulan satu sama lain. Mereka sudah ingin menghentikan pertandingan tidak sehat itu namun tatapan tajam keysa membuat mereka kembali duduk kesofa dengan menghela nafas panjang.
"Udah key!! udah yahh, gak usah dilanjutin lagi". Teriak karin namun tak dihiraukan keysa.
Buggh. Lisa tersungkur kebelakang dengan kuat setelah tendangan keysa mendarat pas diperutnya. "shitt!!". Umpatnya
Keysa mundur perlahan setelah merasa tidak ada lagi perlawanan dari lisa, ia bersandar didinding dengan mengambil sapu tangan yang sudah tersedia disana kemudian membersihkan darah yang mengotori wajahnya, tindakannya itu mengambil fokus mereka yang menonton.
Tanpa sepengetahuan siapa pun kini lisa sudah mengeluarkan benda yang sebenarnya sudah dia sembunyikan dibalik kaos sebelum pergi ketempat keysa. "Habis lo ditangan gue!!". Gumamnya menyembunyikan benda itu disamping badannya hingga tek terlihat oleh siapa-siapa.
Dengan tertatih tatih lisa datang menghampiri keysa dimana posisi keysa saat ini sedang membelakanginya, keysa masih mengatur nafasnya yang memburu hingga tak menyadari bahwa dibelakangnya sudah ada bencana yang menunggu.
"Keysa keana WIJAYA habis lo sekarang!!!". Teriak lisa mengagetkan, keysa spontan berbalik dan...
SREET
Keysa terlambat untuk menghindar.
"KEYYYSAAAA".
Teriak mereka khawatir melihat banyaknya darah yang memuncrat dari bagian tubuh keysa bahkan karin sudah diam membeku diikuti tetesan air mata yang mengalir begitu saja. Walaupun karin termasuk cewek yang bar-bar tetapi dia sangat takut melihat keadaan seperti ini keadaan dimana darah menjadi pertanda kemenangan seseorang.
"BERHENTI SA!! Berenti buat semua jadi rumit". Tegas naufan ke lisa
"Udah fin udah, langsung bawa aja kerumah sakit". Pinta risya ke mefin yang sedang membopong keysa. Sementara karin sudah tidak menangis tetapi masih rada sedikit syok melihat keadaan keysa.
Suasana saat ini sangat kacau Farel, reyhan, dan riko datang menghampiri risya. "Sya, sya lu jangan marah sama lisa yah, dia pasti gak sengaja". Bujuknya kepada risya membuat karin yang disamping risya berbalik siap menyumpah serapahi farel.
"Apa!! Gak sengaja, persetan dengan gak sengaja". Umpatnya dengan nyaring
"Eh lo gue bicara baik-baik yah, jaga omongan lo kalau lo gak mau ... ". Ujar farel mulai emosi. "Rel udaah jangan malah elu yang bikin masalah, cukup lisa aja". Bisik reyhan disebelah farel.
Risya berbalik menghadap farel. "Gak mau apa hah!!, bilang gak mau apa". Teriaknya, tanpa sadar air mata sudah menetes membasahi pipinya. "Udahh mendingan kalian pergi aja, ohhh gue udah tau sekarang kalian baik sama kita hanya untuk menjalankan rencana busuk cewek gila itu kan, gue bener bener nyesel pernah nolongin kalian, maunya waktu itu kita ngebiarin mefin mukul kalian ampe mati aja, gue juga nyesel kenal ama kalian, Gue benci ama kalian gue gak mau liat wajah wajah ******** kalian SAMPAI KA-PAN-PUN!!!". Ujarnya menekankan dua kata terakhir yang terdengar menyakitkan buat farel, bukan bukan dua kata terakhir melainkan semua kalimat yang risya katakan benar benar menyakitkan di hati farel.
Emosi farel mulai mereda setelah melihat air mata risya, hatinya sakit mendengar perkataan risya. "Sya bukan maksud gue gitu, sumpah gue gak tau kalau lisa bakal senekat itu, oke deh gue minta maaf". Ujarnya sambil menggenggam tangan risya namun dengan cepat risya menepisnya. "Gak usah pegang-pegang!!, udah deh mending lo pergi aja ama cewek busuk itu". Ketusnya dengan mata menyorot kepada lisa.
"Tapi sya". Ucapnya terpotong karena aksar sudah lebih dulu mengajak risya untuk membawa keysa kerumah sakit. "Pake mobil gue aja". Ujarnya namun tak ada yang menghiraukan. "Atau sini biar gue aja yg angk ... "
Buggh!!
Aksar melayangkan pukulannya tepat diwajah farel. "Lu gak denger risya bilang apa DIA GAK MAU LIAT MUKA KALIAN LAGI!!, Jadi sekarang kalian mending pergi aja dari sini dan gak usah nampilin wajah ******* kalian!!".
"Ck, berani juga lo". farel berdecak sambil memegang bibirnya yang berdarah.
Buggh!!
"Nih gue balikin". Ucapnya setelah membalas pukulan aksar.
Aksar menarik kerah baju milik farel dengan kasar. "PERGI LO SEKARANG!!". Tegasnya. "Kalau gue gak mau, lo mau apa?". Tantang farel ikut menarik kerah baju milik aksar.
Kacau, adalah satu kalimat yang bisa menggambarkan keadaan sekarang ini.
Reyhan dan riko bukan tidak mau membantu farel tapi sudah dipastikan kalau mereka ikut turun tangan maka zaky dan reksa akan ikut membantu aksar juga.
Risya menghampiri mereka guna melerai perkelahian antara farel dan aksar namun risya datang disaat yang tidak tepat.
"Kalian beren-- " teriaknya terpotong.
Buggh
"Awwh, sakit ****". Ucapnya masih sempat untuk mengumpat. Risya tersungkur kelantai dengan keras, risya tak sadarkan diri dia pingsan akibat pukulan farel yang sangat keras. "Pergi lo sekarang sebelum dia makin benci ke elo". Peringat aksar kefarel, aksar tersenyum tipis melihat wajah bersalah farel.
Karena farel tidak mau kalau risya semakin membencinya, farel lantas mengajak teman-temannya untuk segera keluar dari perguruan keysa dengan cepat, "*******" umpatnya sebelum benar-benar keluar dari perguruan keysa. Jangan lupakan lisa, sebelum memasuki mobil naufan lisa diberikan tatapan tajam milik farel. Siap-siap aja lu kena damprat ama farel.
Aksar menatap wajah risya yang membiru dengan sendu. "Gara-gara gue elo jadi gini". Batinnya.
Aksar mengangkat risya ala bridal style menuju mobilnya, dia akan membawa risya kerumah sakit juga. Semua orang sudah pergi kerumah sakit disaat aksar memukul farel, dan yang tersisa setelah farel dkk pergi hanya dia dan risya.
Suasana perguruan keysa sekarang memang sedang sepi karena masih terlalu pagi, jam 3 siang adalah saat saat dimana perguruan keysa akan ramai oleh orang orang. Kalau ada yang bertanya kemana ayahnya?, kakaknya?, de el el?. Jawabannya adalah hari ini hari minggu hari dimana orang-orang pada libur, dan untuk ayahnya dia akan datang ketika ada keperluan mendesak saja, maklum orang syibuk.
•••
Assalamu'alaikum warga ples enam dua, gue cuman pengen ngasih tau kalau ini belum konflik sebenarnya sih, tapi konflik yang sebenarnya tuhh masih menunggu. Tunggu aja yahh.
Satu lagi infonya kalau konflik sebenarnya tuh yang sesuai deskripsi yah,kalau lupa cek deskripsinya aja dulu.