
Warning!!!, 3++
Tidak boleh dibaca oleh anak dibawah tiga tahun, karena mereka belum bisa baca. Awokawok😅
••••
SKIP, didalam ruangan keysa
"Yuuhuuu!!, princes udah dateng gaess". Teriak karin lebay sambil membuka pintu. dengan disampingnya berdiri reyhan yang tengah tersenyum ramah serta dibelakang mereka riko, naufan, farel, dan lisa.
Teriakan karin membuat keysa, dan naira melihat kearah pintu secara bersamaan sedangkan risya masih tetap menonton film kesukaannya.
"Princes apaan, princes kagak dedemit iya". Ucap naira. "Ehh udah sampe yang gak ditunggu tunggu kalian langsung duduk aja, noh disebelah sono".sambungnya menunjuk sofa di ujung ruangan padahal mah sofa didekat mereka juga masih cukup.
"Kok disana sih?, kan disini masih cukup". Ucap farel tak terima
"Disini tuh udah ada yang pesen duluan". Jawab naira santai
"Cielah, pake sok-sokan pesen-pesen, lu pikir perguruan gue kontrakan apa!!". Kesal keysa, ia belum mengetahui kalau masih ada yang belum datang. "Emangnya untuk siap ... ah parah lu nai, kok gak ngasi tau gue sih?". Ucap keysa lagi setengah kaget karena diambang pintu sana sudah ada empat cowok guanteng yaitu Mefin, Aksar, Zaky, dan reksa.
Farel dkk juga gak kalah kagetnya karena kedatangan musuh mereka.
Jangan tanya kenapa mefin bisa tau ruangan keysa, mefin tuh udah dari smp suka sama keysa cuman keysanya aja yang cuek ama dia.#Mefinngenes. Tiap minggu dia ngapelin keysa melulu sampe-sampe dia sekolah di SMK CITRA BANGSA itu cuman untuk buat keysa cinta ama dia, bahkan dia sempat bertengkar dengan ayahnya karena tidak mau mengikuti perintah ayahnya.
Kasian yah lo fin udah bela-belain ngelawan orang tua demi keysa tapi keysanya gak pernah ngeliat perjuangan elo sedikitpun, #mefinngenes2.[AUTHOR]
"Tuh dia orangnya udah dateng". Ucap naira lempeng. Naira emang **** gais dia gak pikir apa!! kalau mefin dkk ketemu farel dkk bakal terjadi suasana yang aworkawork gimana gituh, sumpah sampe-sampe gue aja nih yang nulis gak tau mau nulis apa lagi. kagak bisa gua jelasin. "Nanti gue cerita gimana kronologinya yahh". Bisiknya ke keysa dan dihadiahi toyoran tangan milik keysa. "Lempeng amat lu ngomongnya yah, lu gak tau apa kalau mereka itu musuh".
Risya memutar tubuhnya yang tadinya menyandar menjadi tegak lalu berucap. "Udah-udah gak usah saling tatap tatapan elu pada entar jadi suka lagi!!".candanya sebelum memulai perkataan seriusnya. "Tapi inget yaa kali ini gak ada yang berantem kecuali keysa ama lisa, kalau sampe ada yang berantem disini gue jamin tuh orang yang berantem gak akan pernah ketemu ama kita lagi, PAHAM KANN!!".Tegasnya lalu kembali menyandarkan tubuhnya disofa.
"Bisa juga ya gue bicara kek gitu,gak percaya gue. Mana mereka pada diem lagi berasa yang paling dewasa aja gue disini". Batinnya menertawakan mereka yang terdiam karena ancamannya, padahal mah cuma ngancam. "apa segitu gedenya yah cinta aksar ama gue hehe". Batinnya lagi yang menerka kalau aksar sedang menyukainya karena terlihat sejak pertama kali pindah sekolah, aksar udah care banget ama risya.
"GIMANA, PAHAM GAK?". Tanyanya sekali lagi membuat mereka yang sedari tadi diam langsung menjawab
Naufan dkk
"Iye iye paham".riko
"Ya". Naufan
"Paham iye iye". Reyhan
"Gak janji gue". Farel
Aksar dkk
"Ya paham gue". Mefin
"Kalau udah elu yang ngomong ngikut aja gue mah". Ucap aksar panjang namun hanya terdengar seperti gumaman.
"Yoii gak bakalan berantem kite". Zaky
Kalau digeng farel cuman reyhan dan riko yang govlok jadi seimbang tetapi digeng mefin semuanya sama, sama-sama gobblok.
"Yaudah kalau lu semua udah pada paham, dimohonkan untuk duduk disofa yang sudah ditentukan tidak boleh ada yang melanggar". Karin berujar sambil menirukan gaya berbicara pembaca protokol upacara.
"Beneran nih gua duduk dipojokan, kok gua meresa terangsingkan yah". Gumam farel masih tidak terima karena tempat duduknya yang berjauhan dengan risy eitss hampir keceplosan gue[AUTHOR].
"Gak papa bro sekarang emang kita dipojokan, tapi suatu saat nanti kita pasti bakal duduk disamping mereka, percaya deh ama gue". Ujar reyhan optimis sambil menepuk pundak farel guna menyemangatinya.
Reyhan emang ada keturunan cenayangnya gaes, jadi kalau dia ngomong kadang-kadang kejadian.
"Mudah-mudahan aja ya reyy". Balas farel dalam hati.
Farel dkk sudah duduk di sofa pojokan yang berjauhan dengan risya dkk dan mefin dkk. Farel terus menatap gerak gerik mefin, zaky, reksa, dan terutama aksar yang menurut farel tatapan aksar itu beda dari tatapan teman-temannya yang lain terhadap risya.
Dan pertarungan antara keysa dan lisa akan segera dimulai.
Keysa sudah bersiap-siap dengan pemanasan yang author tidak tau apa namanya, serta lisa juga.
"Udah pemanasannya?, lama bener". Tanya karin yang sudah mulai jenuh melihat muka sepet lisa, dia juga rada salting setiap bertemu tatap dengan reyhan.
Gue beri ciri-cirinya lisa yah dia tuh cewek tapi kayak perempuan dan lebih mirip lagi ama wanita. Udahlah gak tau gue ciri-cirinya si lisa itu, alias spesies langka.
Bukannya menjawab pertanyaan karin keysa malah maju ketempat dimana orang-orang kalau sudah mau bertanding.
"Woyy kacang mahal woy!!". Teriak naira melihat karin yang dikacangain. "yang sabar yah rin dia emang suka gitu, suka nanem kacang tapi gak mau penen". Ujarnya lagi sambil mengelus pundak karin.
"Apaan sih lo pada malah bahas kacang gak liat apa temannya udah mau berantem kalian malah gangguin. Liat noh sana mereka nyuport lisa nah kita, mana?". Risya berucap dengan bijak sambil menunjuk arah sofa pojokan tempat farel dkk memberi support pada lisa.
"Ayoo maju lo sini!!". Tantang keysa kepada lisa. Lisa berjalan mendekat kearahnya dengan tatapan mata tajam dan air muka yang sulit diartikan.
Mereka berdua sekarang sudah berada di atas ring ( gue sebutnya ring aja yah gaes masalahnya gue gak tau apa nama tempat mereka berdiri sekarang, maklum author awam) mereka saling melemparkan tatapan tajam dan tidak sedikit umpatan umpatan yang lolos begitu saja dari mulut mereka akibat emosi yang sudah meluap-luap.
"Lo yang maju ban*sat". Damprat lisa
"Ihh, si 4nying nyolot". Bukan keysa yang membalas melainkan naira. "Ayo key lu pasti menang dari tu cewek". Support risya.
Keysa berbalik mengahadap sahabatnya sambil jarinya membentuk tanda "ok". Keysa lalu berkata "Pas gue udah mulai, gak boleh ada suara yang gue denger, kecuali gue ama dia". Sambil menunjuk lisa.
Semuanya mengangguk terkecuali naufan, dia malah bermasa bodoh dengan semua ini. Yang ada dalam pikirannya adalah "mau lisa atau keysa yang menang gak akan ada untungnya ke gue" kalimat itu yang ada didalam pikirannnya, kalimat yang sangat tidak baik diucapkan oleh seorang sahabat.
Dan dimulailah pertandingannya yang entah mau memperebutkan apa, mereka masing-masing mengaggap jika dalam pertandingan ini ada salah satu diantara mereka yang menang, maka dialah yang benar pada debat waktu dulu di SMA DARMABAKTI. Alasan mereka bertanding sungguh sangat naif dan tidak masuk diakal.
Di dalan pikiran keysa, kalau dia gak terima ajakan lisa untuk tanding pasti orang-orang bakal mikir keysa takut, dan keysa gak suka diremehin. Sedangkan didalam benak lisa dia gak mau tinggal diam saja setelah ditampar didepan umum bahkan diwilayah kekuasaannya.
😁 oke gaess, lupada pasti dah bosan kan yah gue nongol melulu di akhir eps tapi tenang aja gue gak bosan kokk...
Voment yang banyak bosque.