
sesampainya mereka di rumah sakit mereka pun langsung menghampiri keluarga farzana
"assalamualaikum om" ucap farzan membuat semua orang menatap ke arahnya
"waalaikumsalam warahmatullah wabarakatu, cepet banget kamu datangnya bukannya kamu tadi baru pulang ya" ucap ayahnya Farzana dengan heran
"hehehe rumahku Deket om mangkannya cepet dan ya ayah sama bunda sudah merestui ku untuk menikahi putri om, aku juga sudah membawa penghulu sesuai dengan permintaan om juga" ucap farzan membuat kedua orang tuanya bingung
"bentar Han, jadi sekarang kamu mau menikah di rumah sakit gitu" ucap bundanya
"iya Bun ini hanya akad saja respsinya nanti kita adakan setelah ana sembuh apakah ibu setuju dengan hal ini" ucap farzan dengan hati hati takut jika bundanya tidak meyetujui hal yang ia ucapkan barusan
"hm kalo bunda sih setuju setuju saja, bunda udah gak sabar buat punya mantu, tapi gak tau tuh dengan ayahmu" ucap bundanya dengan raut senang kemudian ia melirik sekilas suaminya
"yah, apakah ayah menyetujui hal ini" ucap farzan kepada sang ayah
"iya nak ayah setuju, itu terserah padamu saja kan yang menjalaninya nanti juga kamu" ucap ayahnya farzan
"ok jadi udah pada setuju, mending sekarang kita laksanakan saja prosesi ijab kabulnya" ucap bundanya Farzana
"eh ya dafi, ezar, zayan, fazal, Devin, Nalendra, dan eshal apakah kalian setuju jika kakak kalian akan menikah hari ini" tanya ayahnya Farzana kepada ketujuh putranya
"kami setuju ayah" ucap mereka semua dengan kompaknya
"baiklah, kalo Ryu ayah gak bertanya padamu sebab ayah sudah tau apa jawabanmu" ucap ayahnya Farzana
"ya aku tau akan hal itu ayah" ucap Ryu
"jadi sekarang kita lakukan saja ijab qabulnya" ucap ayahnya Farzana yang diangguki oleh mereka semua
"tapi bukannya ana lagi di icu ya" ucap farzan
"oh begitu, baiklah sekarang kita ke ruang rawat inap nya saja" ucap farzan
"baiklah" ucap ayahnya Farzana
mereka pun kemudian pergi menuju ruang rawat inap yang di tempati oleh Farzana, mereka pun kemudian menyaksikan prosesi ijab Qabul yang dilakukan oleh farzan. beberapa saat kemudian setelah prosesi ijab Qabul farzan pun mendekat ke arah Farzana kemudian mencium kening wanita yang sudah menjadi istrinya tersebut
"Ana Uhibbuka Fillah ya zaujati" ucap farzan setelah mencium kening istrinya mereka yang melihat itu pun terharu, semuanya tidak menyangkan jika Farzana akan menikah secepat ini
"eh ya bang dafi bukannya tadi Abang bilang kalo kak ana akan tinggal di rumah Abang ya" ucap Ryu
"ya memang sih tapi dia kan sekarang udah nikah jadi otomatis ya akan tinggal dengan suaminya bukan tinggal dengan Abang, tapi kalo dia mau tinggal bersama Abang ya Abang gak masalah juga sih sebenernya" ucap Dafi
"kalo aku boleh gak bang tinggal dengan Abang malas aku tinggal di rumah itu dengan dia" ucap Ryu sambil melirik ke arah eshal
"hus gak boleh gitu sama saudara sendiri, sejahat jahatnya dia. dia tetaplah saudara mu Ryu jika ana mendengar kamu berkata begitu dia pasti akan sangat kecewa denganmu sebab kamu membenci saudaramu hanya karena dirinya" ucap Qadafi membuat Ryu menunduk seketika mendengar penuturan kakak sulungnya tersebut
.
.
.
.
.
makasih yg udh baca maaf kalo byk typo see you next part guys assalamualikum warahmatullah wabarakatu