Fantasy World

Fantasy World
bab 7



beraninya kalian! lepaskan dia atau ku bunuh kalian semua di sini! "jangan banyak omong bocah coba kau buktikan saja perkataanmu itu! ucapnya!


walaupun tubuh gadis ini agak kurus tapi bodinya mantap uyy! "ren tolong aku ren! buk! cucuk kakek itu memukulnya menggunakan sebuah balok kayu, "berani sekali kau bocah nakal! ia menendangnya! "kau sudah benar benar keterlaluan! ren berbicara, matanya menyala merah terang layaknya sinar rembulan di malam yang gelap, sudah ku bilangkan untuk menghentikan semua ini tapi kau malah membuatnya semakin parah!


ren dengan mudahnya memutuskan ikatan yang mengikat tangannya! dan berdiri, padahal ia sedang di tindih oleh beberapa orang, "bagaimana dia bisa melepaskannya, semuanya cepat bunuh dia! mereka menghunuskan pedangnya ke arah ren! ren menangkis pedangnya hanya menggunakan tangan kosong, dan ia berlari ke arah shizu!


mejauh dari sini cepat halangi dia siapa saja cepat halangi dia! tanpa ia sadari semua pasukannya sudah terbunuh dengan cara yang sangat mengerikan, tubuh mereka terpotong potong, "bagai mana mungkin! tiba tiba ren sudah ada di belakannya, ren menendang nya hingga terlempat menembus dinding,


kumohon jangan bunuh aku! aku akan melakukan apa pun untukmu! apa pun akan ku lakukan jadi jangan bunuh aku, ren hanya terdiam dan ia berbicara, "kau kira aku akan termakan omongan mu kali ini! dasar monster! "aku tidak perduli kau memanggilku apa! buk ren memukul wajar pria itu dengan tangannya dan menghancur kan tulang tengkorak nya!


crat! darah nya membasahi wajah ren,


ren berdiri dan berjalan ke arah shizu dan yang lainnya, shizu yang ketakutan melihatĀ  ren yang membunuh mereka pun berteriak ketakutan, "pergi kau jangan mendekat!


"shizu ini aku ren! "ada apa denganmu?


"aku tidak tau bahwa kau itu hanyalah seorang pembunuh ren! "kau membunuh merek semua ren! bahkan kau membunuhnya tanpa ragu!


"apa yang kau katakan aku tidak membunuh mereka aku hanya membunuh pemimpin nya saja! "lalu apa itu ren! shizu menujuk ke arah dalam, ren menengok ke dalam, di saat itu juga dia merasakan perasaan yang sangat aneh, "apa! apa aku yang membunuh mereka semua? "ini bohong kan! katakan ini bohong kan shizu! kek! bukan aku yang membunuh mereka kan!


kakek itu menghampiri ren dan memegang bahunya, kenyataan nya memang kau lah yang telah membunuh mereka semua nak!


ketika kau berlari tadi ada aura hitam yang keluar dari tubuhmu layaknya seperti senjata aura itu mencincang cincang mereka semua!


ren tersungkur menagis penuh penyesalan, benar yang ia katakan aku ini memang seorang monster! "sudah lah nak! biarlah yang sudah terjadi biarlah terjadi! "walau kau menagis dan menyesal seperti apa pun kau tetap tidak akan bisa mengembalikan mereka lagi! sebaiknya kita doakan saja mereka! "sekarang kau dekati dia dan minta maaf lah padanya!


ren pun berdiri dan berjalan ke arah shizu! "maaf kan aku karena memperlihat kan pemandangan seperti itu padamu! "jangan mendekatiku! ucap shizu,


aku rau kau takut padaku shizu! "sebenar nya setelah tau aku yang telah membunuh mereka aku juga takut pada diriku sendiri! aku juga tidak sadar telah membunuh mereka! ku mohon maaf kan aku ya shizu! shizu masih merasa takut pada ren, tapi ia juga tidak bisa menyalah kan ren akas kejadian ini, "biarkan aku berpikir sebentar ren!


baik shizu aku akan pergi membantu kakek untuk mengubur kan mayat mereka! ren pergi meninggal kan shizu dan membantu kakek!


cucuk kakek itu menghampiri shizu dan berbicara padanya, "kakak itu tidak salah karena membunuh mereka! mereka semasa hidup bahkan lebih kejam lagi daripada apa yang kakak itu lakukan pada mereka! mereka telah banyak membunuh warga dan memperkosa wanita! mau itu wanita dewasa atau pun anak anak mereka tetap melakukannya! apa yang kakak itu lakukan tidak salah aku yakin itu!


setelah berbicara dengan cucuk kakek itu, akhirnya shizu menghampirir ren, "ren! ia memeluk ren, "maaf ren!


"kenapa kau minta maaf shizu? "yang salah aku! jadi kau tidak perlu minta maaf padaku! "aku minta maaf karena sempat membencimu! kau melakukan itu semua karena tidak ingin melihatku tersakiti bukan ren!


ya mungkin saja! setelah beberapa saat#


"kalian sekarang akan tinggal di mana kek? "tenang saja nak aku dan cucukku akan ke tempat putriku! rumahnya ada di pinggiran kota ini juga! tepatnya di balik bukit itu! "ini pedangmu nak! kau tidak perlu membayar nya dan ini imbalan karena menolong kami! "apa ini kek? "ini adalah sarung pedang yang dapat menyusut menjadi sangat kecil jika kau taruh pedangmu di sini maka ukurannya akan mengecil! ini adalah benda sihir yang langka ku harap kau akan menjaganya dengan baik!


"aku pasti akan menjaganya dengan baik kek! terima kasih kek!


mereka pun akhirnya berpisah, "ren! ya ada apa shizu? "apa kita tidak jadi pergi memancing? "tentu saja jadi kok! ayo kita pergi ke sungai sekarang! ren berbicara dengan senyum yang nampak di paksa,


aku tau senyum mu itu palsu kan ren, kau hanya bisa berpura pura tersenyum untuk menutupi kesedihan dan rasa takutmu kan ren! ucap shizu dalam hati,


sesampainya di sungai di dekat hutan, shizu kau tunggulah di sini sebentar aku ingin membuat pancingan dan mencari umpan dulu! "baik ren tapi jangan lama lama! "tidak akan lama kok!


beberapa saat kemudian, ren kembali dengan membawa dua buah pancing yang terbuat dari bambu, ayo kita memancing shizu! "kau lama sekali ren! "maaf maaf! tadi aku memetik beberapa buah apel di sana!


ini buah nya kau makan lah dulu! pasti kau lapar kan shizu! ren memberikan nya pada shizu, "kau tidak mau ren? "aku sudah memakan punyaku di perjalanan tadi kok! sambil tersenyum "lagi lagi senyum palsu itu! ucap shizu dalam hati,


ayo kita memancing ren! mereka memancing dan mendapatkan beberapa ikan!


tak terasa hari mulai sore, ayo kita bakar ikan ini untuk makan malam ren! aku akan membersihan nya ren! "kau buatlah apinya ren!


setelah membakar dan memakan ikan, "shizu! sudah mulai senja ayo kita pulang! mereka pun pulang menuju ke penginapan!


sesampainya di sana mereka langsung menuju ke pemandiann untuk membersihkan tubuh mereka


di kota tempat ren dan shizu tinggal#


ada sebuah kejadian yang sangat aneh! semua ternak hilang, dan terjadi pemerkosaan secara miterius warga desa pun mencari pertolongan para prajurit kerajaan, namun para prajurit yang ada di kota hanya mengacuhkan mereka jika mereka tidak membayar para prajurit maka para prajurit tidak akan menolong mereka,