
ren di masukkan di dalam kurungan paling ujung, tepat di samping ras manusia kucing itu, "jangan harap kau bisa lari dari tempat ini sebelum kau mau menjadi budak raja kau akan tetap ada di sini untuk selamanya! ucap salah satu penjaga yang membawa ren,
aku tidak akan pernah sudih menjadi budaknya! lagipula kenapa aku bisa memiliki tanduk ini ya? ren pun duduk di atas kasur yang terbuat dari kayu itu dan memandang ke arah manusia kucing itu,
"kau tidak usah melihatku seperti itu! jangan mengasihani aku! sebentarlagi kau juga pasti akan menjadi sama sepertiku!
"aku pasti keluar dari tempat ini! Ucap ren
"kau dari ras apa? aku belum pernah melihat sepasang tanduk yang seperti itu! dan juga warna nya berbeda!
"aku ini manusia! tapi entah kenapa bisa ada tanduk di kepalaku aku juga tidak tau! "kau aneh juga ya! ia tertawa kecil, kenapa kau bisa ada di tempat ini?
aku juga tidak tau! padahal aku hanya bertarung dengan iblis dan iblis itu memukulku hingga pingsan! dan ketika aku bangun aku sudah di ikat dan di bawa ke kerajaan, aku juga tidak tau kapan tanduk ini muncul!
kalau kau kenapa bisa sampai di sini? tanya ren, "aku di bawa dari desa tempat tinggalku atas perintah dari raja! mereka bahkan membunuh orang tua ku dan beberapa warga lainya karna menolak mereka! untuk membawaku! gadis itupun menagis dan mengusap air matanya, "maaf karena bertanya seperti itu! ucap ren, "tidak apa apa lagipula aku pasti akan mati juga di tempat ini!
jangan putus asa dulu! aku berjanji pasti akan membawamu keluar dari tempat ini! aku berjanji! namaku ren! ren vermilion! "emmm siapa namamu?
ia tertawa kecil lagi, "namaku shizu! Nekoha shizu! kau harus menepati janjimu ya ren! uhuk!uhuk! ia batuk dan batuknya mengeluarkan darah, "apa kau baik baik saja shizu? "aku tidak apa apa ren! aku sudah biasa batuk seperti ini!
bagaimanapun caranya aku harus cepat keluar dari tempat ini! aku tidak bisa membiarkannya terus seperti itu!
ketika jam makan malam#
seorang penjaga mengantarkan makanan kepada para budak, ketika ia memberi makanan ke ren, ia tak sengaja menjatuhkan kunci pintu kurungannya, tanpa ia sadari ren sudah mengambil kunci itu dengan cepat,
ketika tengah malam#
critt! pintu kurungan shizu terbuka, ada seseorang yang menyetuh tubuh shizu, hey shizu cepat bangun! ayo kita pergi dari sini! mumpung mereka belum menyadarinya! "oh ternyata kau ren! bagaimana caranya kau bisa membuka pintu itu?
nanti ku jelaskan yang penting ayo kita pergi dari sini shizu! mereka mengendap ngendap melewati beberapa penjaga! namun ketika melewati gerbang mereka tertangkap oleh seorang penjaga, hey sedang apa kalian di situ! mereka yang kaget pun langsung lari, tapi, karena shizu sangat lemas, shizu pun terjatuh, ren pun dengan spontan menggendong shizu dan terus berlari tanpa memikirkan arah yang ia tuju,
kalian berhenti di sana! beberapa penjaga mengejar mereka, namun ten tak memperdulikannya dan terus saja berlari, uhuk! uhuk! shizu batuk lagi dan mengeluarkan darah, shizu apa kau tidak apa apa? "ren tubuhku mati rasa ren! ren! aku takut apa yang terjadi padaku? kita sudah melarikan diri aku tidak ingin mati seperti ini ren!
tidak akan ku biarkan! tidak akan ku biarkan kau mati di sini shizu! kita akan pergi dari sini dan memulai hidup yang baru!
sedangkan itu di istana#
di luar istana di dalam hutan#
hah,hah,hah,hah,,,,, kita sebaiknya bersembunyi di sini dulu shizu! mereka pasti akan terus mencari kita! jika mereka menemukan kita! aku akan melawan mereka! dan kau tetap bersembunyi saja di sini!
tak lama kemudia ada beberapa orang penjaga yang melewati mereka dan hanya berjalan lurus, "untung saja kita tidak ketahuan shizu!
ke esokan paginya, shizu terbangun terlebih dahulu, dan ia menyadari bahwa ia semalaman tertidur di pelukan ren, pipinya memerah, ia merasa sangat malu atas apa yang ia lakukan tadi malam, ia berbicara di dalam hati, 'bagaimana mungkin aku tidak menyadarinya bahwa aku tertidur bersamanya semalaman!
"ren! ren! bangun ini sudah pagi! "hoah, ren menoleh ke bawah dan melihat wajah shizu yang memerah karna tidur semalaman di pelukan ren, "maaf shizu aku tidak bermaksud apa apa! "tidak apa apa kok ren ayo kita pergi dari tempat ini! shizu berbicara sambil mengangkat badannya berusaha untuk berdiri, namun karena badannya yang lemas ia hampir terjatuh dan ren menangkapnya, kau tidak usah memaksakan dirimu shizu aku akan menggendong mu! ren menggendong shizu, "maaf ya ren! karena keadaan ku seperti ini hanya akan merepotkan mu saja!
tidak apa apa aku kan sudah berjanji padamu untuk membawamu pergi dan memulai hidup yang baru! "apa maksudmu dengan memulai hidup baru hah ren!
"aku bukannya ingin menikahimu! aku hanya akan hidup bersamamu sebagai seorang teman! "hanya itu saja! tidak ada maksud lain!
"padahal kalau kau menginginkannya aku tidak keberatan sih! ia bicara pelan dengan wajah malu malu,
apa kau bicara sesuatu shizu? "tidak! bukan apa apa!
mereka terus berjalan hingga akhirnya menemukan sebuah sungai, dan mereka membasuh tubuh di sana, karena ren sudah biasa menangkap ikan di sungai, ia menangkap beberapa ikan dengan mudah dan mereka membakar ikan ikan itu untuk sarapan,
karena tubuh shizu yang lumayan kurus, ia makan cukup banyak, "makanlah shizu aku akan menangkap beberapa ikan lagi untuk mu!
"apa kau tidak makan juga ren? tidak aku nanti saja aku masih mau menangkap beberapa ikan lagi jadi kau makan saja ikan itu!
setelah selesai makan dan membersihkan tubuh mereka berjalan lagi, apa kau sudah bisa berjalan sendiri shizu? tenang saja ren! tenagaku sudah pulih,
kalau begitu ayo kita kembali ke hutan tempat aku tinggal sebelumnya aku ingin mengambil beberapa benda berharga di sana!
"memangnya di sana ada apa ren? "aku ingin mengambil benda peninggalan orang tua ku di sana! semoga saja benda itu masih ada di sana! dan juga aku ingin memberikan penghormatan terakhir pada kakek!
kakek! maksudmu kakek mu? "bukan dia adalah guruku! tapi aku sudah menganggapnya sebagai kakekku sendiri!
setelah berjalan hampir 1 hari mereka akhirnya sampai di hutan tempat ren tinggal!