Fantasy World

Fantasy World
bab 6



setelah beberapa saat berjalan akhirnya mereka menemukan sebuah tempat kecil, yang bertuliskan pandai besi / pengrajin senjata, "ren menengok ke dalamnya namun tidak ada orang, "permisi kami ke sini ingin membuat pedang! "uhuk! uhuk! uhuk! maaf nak kakek sudah tidak bisa membuat pedang lagi! karena kakek sudah terlalu tua nak!


ou jadi begitu kek! "tapi! apa kakek bisa mengajari ku cara menempa aku ingin mengubah benda ini menjadi sebuah pedang kek! ren memperlihat kan nya,


astaga benda apa ini? aku belum pernah melihat bahan untuk membuat senjata yang sebagus ini! "dari mana kau mendapetkannya? "ini adalah benda peninggalan orangtua ku kek!


apa kakek bisa mengajariku caranya menempa kek? "kau tidak harus belajar! aku sendiri yang akan menempa benda ini! ia mengambil benda itu dan berbicara ke pada ren, "nak serahkan saja semuanya pada kakek! kakek akan membuatkan mu sesuatu yang sangat spesial dari benda ini!


tapi bukankah kakek sudah tidak menempa lagi? "entah kenapa ketika aku melihat benda ini! seluruh semangat masa muda ku meluap luap, seperti berkata, aku harus menempa benda itu apapun yang terjadi! "jadi! kalian diam saja di sana dan lihat saja nanti hasilnya!


baikah! kek jika itu maumu kek! mereka membiarkan kakek itu menempa benda peninggalan orang tua ren, "benda ini benar benar hebat! semakin di panaskan maka dia semakin mengeluarkan warna merah yang sangat terang, dan semakin aku memukulnya, benda ini semakin bertambah keras!


hey nak! apa kah tau tentang sihir? "tentu saja aku tau kek! jawab ren "baguslah kalau begitu, pedang ini jika kau berikan anergi sihir maka pedang ini akan semakin mengeluarkan sinar yang sangat terang, ini adalah karya terbaik dalam hidupku! ini adalah pedang yang sangat indah dan menakjubkan! akan ku beri nama pedang ini pedang naga merah! karena warna dan kekerasanya sangat mirip dengan legenda naga merah yang sering ku dengar sewaktu kecil dulu!


# ribuan tahun lalu ketika seluruh dunia di landa bencana karena peperangan antar ras, mulai dari ras iblis, malaikat, ajin, manusia, monster, bahkan naga sekalipun ikut berperang, dalam beberapa tahun hanya tersisa beberapa ras saja yang dapat bertahan, bahkan adapula yang lenyap dari dunia ini, walaupun manusia termasuk ras yang terlemah, tapi manusia memiliki cara yang licik untuk menang, mereka melakukan percobaan yang mengerikan pada anak anak mereka, anak anak itu di berikan darah dari berbagai ras, dan bagi yang dapat bertahan  maka mereka akan mendapatkan kekuatan yang setara dengan ras ras yang mereka ambil darahnya,


tapi! dari ribuan anak hanya ada beberapa yang berhasil bertahan dan memiliki kemampuan yang setara atau bahkan melebihin ras ras tersebut! namun karna kelicikan merekalah yang menggulingkan mereka semua ke dalam ke hancuran,


mendengar kabar bahwa manusia memiliki kemampuan yang sama dengan mereka, maka ras naga dan ras iblis bersatu untuk melenyapkan ras manusia! akhirnya terjadilah peperangan yang sangat besar antar manusia naga dan iblis, namun para iblis juga kewalahan menghadapi ras manusia, tetapi saat itulah manusia mengalami ketakutan terbesar mereka,  manusia manusia itu di kalahkan oleh seekor naga yang memiliki kulit merah menyala layaknya api yang berkobar sangat besar dan menjadi sosok monster yang sangat di takuti oleh manusia,  para manusia yang memiliki darah campuran di bunuh, dan hanya menyisakan para manusia yang lemah saja,


namun setelah peperangan itu terjadi, ras naga lenyap begitu saja tanpa ada yang tau kemana mereka pergi, walaupun sekarang ada di antara manusia yang menemukan sisa sisa mayat mereka, tapi sosok naga merah itu terus menjadi legenda yang sangat mengerikan!


"naga merah! sepertinya aku pernah mendengar cerita itu! waktu aku masih kecil, dan ibuku pernah berbicara padaku waktu kecil!


brak! suara pintu terbuka, kakek ada sekelopok tentara kerajaan yang menuju ke sini sambil membawa senjata! ucap seorang anak kecil, "gawat mereka pasti ke sini ingin mengambil sisa senjata yang ada di sini! "kalian sebaiknya cepat meninggalkan tempat ini!


kakek mereka sudah tiba di sini!


brak! Suara pintu yang di tendang, hey kakek tua kami datang ke sini untuk meminta tanggung jawab mu! semuanya cepat ambil semua barang berharga yang ada di tempat ini! baik!


apa hak kalian untuk mengambil barang mereka? ucap ren, "tau apa kau bocah! kakek tua ini telah menipu kami! jadi! sebagai balasannya kami mengambil seluruh barang berharga yang ada di tempat ini!


kalian juga yang menuduh kami melakukan kejahatan! padahal kalian lah yang melakukannya!


tutup mulutmu anak kecil atau ku bunuh kau! ucap salah seorang prajurit, sambil membentak,


apakah itu benar kek? "itu memang benar nak tapi kakek tidak ada bukti untuk membuktikannya! "kalau itu memang benar maka akan ku buat mereka semua berbicara! walaupun aku harus menyiksa mereka! akan ku buat mereka mengatakan kebenarannya kek!


sombong sekali kau bocah! apa kah kau sudah tidak sayang lagi pada nyawamu hah! semunya cabut pedang kalian dan bunuh bocah itu! mereka semua menyerang ren,


"apa yang kau lakukan ren? kau hanya akan menambah masalah saja jika kita sampai kalah ren! "tenang saja shizu aku tidak akan kalah! ren memasang kuda kuda menyerang, "kau tidak akan pernah bisa menang melawan kami semua! bak! buk! bak! buk! ren hampir mengalahkan mereka semua namun, pemimpin mereka menangkap shizu dan yang lain nya dan menyandra mereka, cepat menyerah lah atau ku bunuh mereka!


ren berhenti bergerak dan terdiam, "bagus bagus sekali akhirnya kau diam juga!


ren melihat mereka dengan pandangan tajam dan berbicara, jika kau berani melukai mereka sedikit saja maka aku bersumpah akan membunuh kalian semua di sini!


jangan harap kau bisa melakukannya bocah! tiba tiba salah seorang prajurit berbicara, kapten kami menemukan sesuatu yang sangat bagus! "lihat ini kapten! ini adalah pedang yang sangat indah!


"aku tidak tau! ternyata kau masih punya benda sebagus ini ya di tempat ini! "jangan ambil itu kumohon itu bukanlah milikku! "kalau bukan milikmu lantas ini milik siapa! "apa mungkin ini milikmu bocah?


lepaskan tangan kotormu dari benda itu! eit! eit! jangan mendekat atau ku bunuh dia! sambil menodongkan pisau ke leher shizu,


kalian semua cepat ikat dan bawa dia, ren hanya berdiam ketika tangan nya di ikat, tetapi ketika ren sudah di ikat, para prajurit itu melanggar janjinya,


apa yang akan kita lakukan pada mereka kapten? lepaskan saja kakek tua itu dan cucuknya tapi kita bawa gadis kucing ini! malam ini kita akan bersenang senang,


tidak! tidak! lepaskan aku! tolong aku ren! shizu! ren yang ingin ke arah shizu justru di tahan dan di tindih oleh beberapa orang!


"kau lihat saja dari situ apa yang akan ku lakukan pada gadis ini! pria itu merobek baju shizu dan memegang payudaranya! "tidak! tolong aku ren! tolong aku!


beraninya kalian berbohong! beraninya! beraninya!