
Cahaya matahari mulai masuk ke dalam rumah ku yang tercinta ini, dengan penuh rasa syukur dan bahagia aku membuka mata ku, dan ini hari yang sangat aku rindukan dimana aku tidak di ancam dalam bahasa pasukan musuh, tidak tidak nyenyak, ahhh pokoknya tidak nyaman sama sekali. Aku pun menggunakan sihir pemanggilan untuk memanggil srigala sihir mereka adalah hewan level A yang aku jinakan dalam penahlukan raja iblis, mereka adalah serigala yang sangat mahir dalam berburu.
" Kalian berburu cari makanan yang enak ya "
" Wolf ! " sahut mereka serentak
Aku mulai mengeluarkan barang barang perabotan untuk rumah dan rumah makan ku, cristal Urs ku masih banyak tersedia, nanti aku akan membuat golem untuk menambang cristal Urs di wilayah barat hutan kematian ini, sambil bersiul aku menyusun dengan santai, aku tidak perlu repot mengangkat lemari yang besar ini, karena aku ini penyihir,aku sambil tertawa. Boneka boneka sihir bekas tentara raja iblis yang aku perbaiki, sekarang sudah bisa bergerak setelah aku mengganti intinya dengan cristall Urs yang aku punya, Aku merasa bagaikan raja di dalam hutan kematian ini, Rumah ku terlihat sangat cantik dan hangat, di tambah sebentar lagi musim hujan. Kadang saat sebelum tidur aku berfikir andaikan saat itu aku tidak mati di dunia sebelumnya mungkin ke hidupan ku tidak seindah sekarang, dengan otoritas ku yang di berikan lima kerajaan aku bebas mengelola wilayah Hutan Kematian ini tanpa ada campur tangan dari kelima kerajaan tersebut namun mereka juga tidak ingin membantu ku, ya aku memahami kenapa mereka seperti itu dan aku juga tidak marah atau pun kecewa.
Sudah dua minggu aku berada di tempat ini, semua sangat damai dan tenang, selama dua minggu aku bekerja dengan giat, memasang segel di setiap pintu dungeon agar tidak dapat di temukan dan di masuki oleh orang lain, lalu segel kedua mencegah monster dungeon keluar dari dungeon karna hal tersebut sangat merepotkan rata rata monster disini class B hingga S, monster kelas S biasanya muncul karena monster yang didalam dungeon keluar dan aku tidak ingin itu. Para golem ku menambang banyak cristal Urs, dan aku membuat lemari es yang besar untuk menyimpan daging monster, buah buahan dan sayur sayuran.
Lalu gudang untuk rempah rempah, dan gudang lainya, aku meletakanya di dalam bawah tanah, sekrang sudah masuk musim hujan, dan aku mulai membuka rumah makan ku yang sederhana ini, aku juga menyediakan alkohol hasil fermentasi dari buah Ara yang tumbuh liar didalam hutan,karena buah Ara ini memiliki kandungan Alkohol yang sangat besar di campur dengan madu dan bumbu rahasia menjadikan minuman keras ini memiliki aroma yang harum dan manis. Hujan pun turun sesuai dengan perkiraan ku, saat malam hari golem dan boneka sihir terus bekerja sesuai dengan tugas yang mereka dapatkan dari ku.
Srigala sihir ku berada disamping rumah, mereka aku buatkan kandang yang nyaman, chimera kepala ayam dengan buntut ular aku memelihara mereka untuk telur mereka yang sangat lejat, dan itu akan menjadi bahan utama dalam masakan ku.