
Enjoyyyyyy
🧚♀️🧚♀️🧚♀️🧚♀️
Hari Graduation telah tiba,kini ilona dan keluarganya sedang berdandan dan bersiap siap.
Ilona Pov
Ini aku
papah
Mamah
Kak adri
Jovan
Nahh,pakaian mereka seperti itu kira kira.
Author Pov
Setelah 1 jam bersiap siap,mereka semua segera berangkat ke gedung D.dan waktu yang akan ditempuh adalah 30 menit.
....
Kini mereka sedang duduk di kursi yang telah disediakan.menyaksikan setiap acara yang ditampilkan.
Pengumuman nilai tertinggi pun telah tiba,pihak sekolah juga memberikan surat kelulusan kepada para siswa.Dan ilona berhasil mendapatkan nilai tertinggi di sekolah nya dan juga diterima di universitas yang sudah lama ia impikan.
Ia naik keatas panggung untuk menerima piagan dan lain lain habis itu berpoto bersama teman temannya.
Ia menangis bahagia dan memeluk mamah serta papah nya.okta dan gustin membalas pelukan dari anaknya dan juga memberi selamat dan ciuman di kening ilona.Begitupun dengan jovan dan adri,mereka turut bahagia dan memeluk ilona.
Teman teman ilona juga banyak memberikannya ucapan selamat,dan banyak juga memberikannya bingkisan bunga maupun coklat dari para lelaki tampan.
Kedua sahabatnya juga sangatt bahagia dengan apa yang sudah ilona raih,mereka ber 3 pun berpelukan dan tak lupa untuk berpoto.
Setelah berpoto bersama kedua sahabatnya,Ilona berpoto bersama keluarganya.
Acara telah Usai,kini mereka semua kembali ke rumah.
Malam harinya..
"Kak kamu brangkatnya kapan?" Gustin yang sedang duduk di sofa ruang tv.
"Lusa pah" Ilona.
"Lohhh kokk cepett kak?" Okta.
"Iya mahh,ilona sengaja dicepetin.biar ilona bisa berbaur dulu disana" Ilona.
Okta yang ingin ditinggalkan oleh anaknya merasa sedih.
"mamahhhh...Mamah tenang ajaa,ilona bakal baik baik aja nanti disana.ilona janji deh bakal ngabarin terus ke mamah" Ilona.
"Janji ya sayang" Okta.
"Iya mahh" senyum ilona.
"Udah.cuman ada beberapa sihh yang belum ada mah" Ilona.
"Ya udah nanti besok kita ke mall ya,sebagai perpisahan juga" Okta.
"Iya"
"Kakak disana berapa taun?" Jovan.
"8 taun" Ilona.
"Ya udah ga papa,jovan bisa bebas disini" Jovan
Ilona menepak jidat jovan
"Aww sakit" Rintih jovan yang sambil mengusap usap jidatnya.
"Lebayy" Ilona.
"udah udah ah.nanti kamu tuh kangen lo jo kalo ga ada kak ilona" Okta.
"Iya.Kakak juga entar kangen kalo ga ada kamu de.sini peyuk duyu" Adri menirukan gaya anak kecil sambil merentangkan medua tangannya.
Ilona tersenyum dan memeluk adri.
"Duhhh adik kakak udah gede.mamah sih kenapa bikin adiknya malah beda 3 taun sama aku.jadinya kan cepet gede" Adri yang masih memeluk ilona.
"Hishh ya ga ada hubungannya kak.kamu ini" Okta.
"Heheheh" Adri melepaskan pelukannya.
"Kamu ga mau peluk kakak,jo?" tanya ilona yang sambil merentangkan tangannya.
"ga" Jovan.
Tanpa aba aba ilona langsung memeluk jovan sangat kencang.
"Kakkkk.apaan sihhhh" Teriak jovan meronta ronta.
"Kamu tuh makin gede jadi makin susah dipeluk" Ilona.
"Iya bener.kamu tuh dulu sering banget mamah cium,tapi sekarang malah susah banget" Okta.
"Dia mah maunya dipeluk sama dicium cewe cewe lain mah" Adri.
"Idihhh.emangnya aku cowo murahan" Jovan kesal.
"Kamu udah punya pacar?" ilona melepaskan pelukannya.
"Engga" jovan.
"Ah masa?" Ilona.
"Iya beneran" jovan.
"Ohhhhh ya udah"
"udah udah,ngobrolnya nanti lagi.sekarang tidur udah jam 10 malem tuh" Gustin.
"Iya pah".
Mereka semua kembali ke kamarnya masing masing.
Jangan lupa untuk
Like,follow,rate,komen,dan love nya
Selamat membaca episod selanjutnya❤