Dream Cometrue

Dream Cometrue
Disuruh Suruh part I



Enjoyyyyy


🧚‍♀️🧚‍♀️🧚‍♀️🧚‍♀️


Pagi Hari


Ilona sudah berada di mobil nya menuju kampus.15 menit,ilona sudah ada di parkiran kampus.Saat ilona ingin pergi ke kelasnya sambil membawa tas beserta sarapannya yaitu roti dan susu ia dihampiri oleh pria yang sangat menyebalkan menurutnya,yaitu Mark.


Mark menghampiri ilona bersama ketiga sahabatnya.


"Bawakan tas ku" Mark yang sudah melepaskan tas nya.


"Bawa saja sendiri!" ketus ilona yang sambil memakan rotinya.


"Kau kan asistenku!! wajar kalau kau mematuhi apa yang yang kuperintah" Mark.


"Cihh.aku sudah telat nanti siang saja.bye!" ucap ilona sambil pergi begitu saja.


"Heyy kauu.dasar wanita sialan" teriak mark.


Ketiga sahabat mark tertawa pelan sambil menutupi mulutnya masing masing.


Jam makan siang...


Mark memasuki kelas ilona begitu saja,hingga membuat semua yang ada diruangan itu terkejut.


Haishhh ni orang batin ilona.


"Ikut aku.dan belikan aku makanan!" suruh mark yang sudah ada dihadapan ilona.


"Eemmhh mark maaf.bolehkah aku tau,kenapa kau menyuruh sahabatku?" tanya jennifer.


"Karna dia asistenku selama 2 bulan kedepan" ucap mark dengan lantang sehingga semua orang yang ada disitu mendengarnya.


"Bagaimana bisa?" tanya stevani.


"Ini urusan pribadi.siapa kau berani nya menanyakan urusan pribadi ku" Mark.


"Sudahh.baiklah aku ikut denganmu" Ilona yang menyerah.


Ilona menatap dan tersenyum kepada kedua sahabatnya menandakan ia tidak apa apa,lalu pergi menyul mark dan sahabatnya.


Diruangan khusus 4Byos


"Belikan aku pizza" suruh Mark yang tengah duduk sambil melipat kedua tangannya didada.


"Mana uangnya?" tanya ilona.


"Uang mu lahh" Mark.


"Heh.mana bisa,kan kau yang ingin makan!" ilona.


"Disini aku bosnya!" Mark.


"Ya sudah kalau tidak memberiku uang.aku akan pergi dari sini" Ilona yang hendak pergi namun ia urungkan setelah mendengar ucapan dari mark.


"Kalau begitu besok kau keluar dari kampus ini" Mark.


Ilona berbalik arah ke mark lalu mengehela napasnya secara kasar sambil menghentakan kaki nya.


"Aku tidak ada uang.bisa masuk kuliah disini saja sudah membuat ku senang" ilona.


"Aku tidak peduli.yang paling penting sekarang,aku lapar aku ingin makan pizza.Atauu kau saja yang ku makan?dengan senang hati" Mark tersenyum licik.


"Makan pala kauu!! kau kanibal ya!" ilona.


"Terserah kau.jadi gimana?mau belikan aku pizza atau kau yang kumakan sekarang juga" Mark berdiri berjalan mendekati ilona sambil melepaskan jaketnya.


"Hishhh dasar sialan.Baiklah baiklah tuan yang manja" Ilona berlalu pergi untuk membelikan mark pizza.


"Kau benar benar ingin memakannya?" edward.


"Tidak.hanya ingin melepaskan jaket ku saja.wanita seperti itu bukan sekali tipikal ku" mark kembali duduk.


10 menit kemudian...


"kau ini siput ya?kenapa lama sekali?" mark yang melihat ilona sudah masuk keruangannya.


Ilona tidak merespon ucapan mark,ia hanya langsung meletakan pizza tersebut di meja.


Ilona juga tak lupa membeli makan siang untuknya.


"Heii mau kemana kau!" panggil mark yang melihat ilona ingin pergi.


"Ke kantin" ilona.


"Apakah aku menyuruhmu untuk pergi?" Mark.


"Iya" ilona.


"Kapan aku menyuruhmu untuk pergi" Mark.


"Kapan kapan" ilona.


Ketiga sahabat mark tertawa pelan,mendengar jawaban ilona.sedangkan mark menatap sinis ke tiga sahabatnya itu.


Ilona tidak memperdulikan mark lagi,ia segera keluar dari ruangan.


Dikantin,Ilona sudah bersama kedua sahabatnya.


"Kamu tadi disuruh apa aja lon?" Tanya stevani.


"Beliin pizza" ucap ilona yang sambil memakan makan siangnya.


"Hahh...ya udah sabar yaa lon" Stevani.


"Selalu" Ilona.


"Kamu sihh yang cari masalah duluan sama mark" jennifer.


"Aku itu hanya membela kebenaran jen.dianya aja yang sikap nya kaya bukan manusia" ilona.


"Terserah lah"


Pulang kuliah..


"Mau kemana kauu!!" panggil Mark yang berada di belakang ilona.


Ilona sudah tau siapa yang memanggilnya itu,ia menengok kebelakang dengan malas.


"Mau pulang lahh,mata kau buta!" Ketus Ilona.


"Bawakan tas ku sampai ke parkiran" Mark melepaskan tas nya dan memberikan kepada ilona.


"Jangan melawan!" sambung mark yang melihat ilona ingin berbicara.


"Ohhh tuhann apakah salahku" ilona


"Banyak sekali.hingga tak terhitung" mark berjalan terlebih dulu.


"Kau tidak ada kaca ya dirumah" gumam ilona.


Ilona membawakan tas mark sampai ke parkiran.ia berjalan berada di belakang mark sambil mengumpat.


"Dasar pria sialan,tukang nyuruh,arogan" ilona.


"Jangan sering mengumpatku,nanti kau suka kepada ku.aku tidak ingin disukai oleh wanita seperti mu" Mark.


"Cihh najiss sekali" Ilona.


Banyak pasang mata yang melihat mereka berdua,namun tidak diperdulikan oleh mark dan ilona.


Sesampainya didepan mobil Sport milik mark.Ilona memberikan tas nya kepada mark.


"Nihh.sudah ya.aku pergi" ilona.


"Baiklah.ingat besok kau harus berangkat pagi mendahuluiku" Mark.


"Untuk apa?" Ilona.


"Untuk membawakan ku tas!" ucap Mark sambil menoyor jidat ilona menggunakan telunjuknya.


"Cihh memangnya aku babumu" Ilona.


"Kau lupa dengan posisi mu!" mark.


"Lupa.tugas ku apa ya??" Ilona pura pura amnesia.


"Bagaimana bisa ada wanita seperti mu,ya tuhan" Mark.


"Adalah buktinya aku" ilona.


"Sudah diam.Berikan Handphone mu!" Mark.


"Untuk apa?" Ilona.


"Berikan saja padaku!" Mark.


"Tidak mau" Ilona.


Mark hilang kesabaran,ia merebut tas milik ilona secara kasar lalu mengambil handphone milik ilona di dalamnya.


Mark ternyata ingin meminta nomer Hp Ilona,dia juga menyimpan nomer miliknya di hp ilona.


"Sudah.kalau begini jadi lebih mudah untuk kusuruh suruh" Mark.


"Cihhh" Ilona.


Ilona merebut kembali tas dan Hp milik ilona lalu pergi menuju mobilnya.


"Hehh dasar wanita keras kepala" Mark.


Di apartemen ilona.


"Hahhhh....Kalau aku tak memikirkan impian ku mungkin aku sudah keluar dari kampus itu dan pindah negara" Ilona.


Jangan Lupa untuk


Like,Follow,Rate,Komen,dan Love


Selamat membaca episode selanjutnya❤