Dream Cometrue

Dream Cometrue
Mempunyai pabrik sendiri



Enjoyyyyy


🧚‍♀️🧚‍♀️🧚‍♀️🧚‍♀️


2 Bulan sudah ilona dan kedua temannya merintis usahanya itu.Ilona tidak percaya bahwa usaha yang baru saja ia rintis itu mendapatkan banyak dukungan dan pelanggan.ilona gita dan el juga sudah berhenti dari pekerjaan starbak nya itu dan mulai fokus dengan usaha yang sedang mereka jalani.Kini barang dagangan mereka tidak hanya baju dan celana saja,namun sudah menjual beberapa tas dan sepatu hasil karya mereka.


Ilona juga sangat berusaha untuk membangun toko nya agar benar benar sukses dan memiliki cabang di mana mana seperti toko branded branded lainnya.Tak lupa di toko nya itu ia hias,seperti adanya tulian logo lonelgi didepan ruko dan lain lain.Saat ini ilona sudah mempunyai 5 karyawan lain selain gita dan el yang akan mengurus tokonya.Toko ilona buka pada pukul 8 pagi dan tutup pada pukul 8 malam.


"Ilona.sepertinya kita harus membuat pabrik sendiri" gita.


"Iya tuh bener" el.


"Pabrik untuk?" tanya ilona.


"Pabrik untuk membuat tas dan sepatu.tapi pabrik kita ini tidak usah besar jadi hanya pabrik kecil saja,yang penting bisa untuk pembuatan baju,celana,tas dan sepatu" gita.


"Benar juga ya" ilona.


"Tapi kita harus mencari pabrik itu dimana?" tanya ilona.


"Ini.sepertinya aku melihat ada sebuah gedung kecil tidak jauh dari sini" el.


"Benarkah?dimana?" tanya ilona.


"Mau kutunjukkan?" tanya el.


"Mau saja.tapi aku takut,uang ku tidak akan cukup" ilona.


"Kita akan berpatungan ilona.kita tidak mau membuat kamu susah terus.lagian kan kita juga digaji agak besar oleh mu" gita.


"Kalian yakin?" tanya ilona.


"Iya.kami yakin"


"Ya sudah.kita berangkat sekarang saja,mumpung para pelangganya belum banyak yang datang" ilona.


Ilona memberitahukan kepada karyawannya terlebih dahulu sebelum berangkat.Setelahnya,mereka segera pergi menuju gedung yang dituju.Sesampainya disana,mereka bertiga segera mencari tahu tentang pemilik gedung tersebut.


"Pak maaf apa gedung ini punya bapak?" tanya ilona.


"ah iya non.ada apa ya?"


"Gini pak saya mau tahu gedung ini kalau saya beli kira kira harga nya berapa pak?" tanya ilona.


"Ohh.nona mau beli gedung ini?"


"Insyaallah pak" ilona.


"Gedung ini sekitar 500 juta non"


"Hahh 500?" gita dan el terkejut.


"Iya"


"Apa ga bisa diturunin lagi pak?" tawar ilona.


"Tidak bisa non"


"Duh gimana nihh.uang ku tidak akan cukup.kita juga paling baru mendapatkan belasan saja" el.


"Kalian tenang dulu ya.insyaallah gedung ini bisa kita beli" ilona.


"Iya".


" Ya udah kalo gitu saya minta nomer bapak aja ya?boleh" tanya ilona.


"Boleh"


Malam harinya setelah shalat isya..


"Oke.aku akan mengecek dulu tabungan aku" ilona mengecek buku rekeningnya.


"masih ada sekitar 700 juta lagi" ilona.


"Alhamdulillah masih lebih 200 juta.jadi aku bisa lengkapin semua toko ku" sambung ilona.


Keesokan hariya,dikampus..


"Gimana usaha kamu itu lon?" tanya jennifer.


"Alhamdulillah lancar jen" ilona.


"Tapi kalo ada apa apa kamu hubungin kita berdua aja ya.kita siap bantu" stevani.


"Iya.makasih banyak yaa,kalian udah banyak banget bantu aku ini itu" ilona.


"Iya"


"Habis ini rencana kamu apa lon?" tanya stevani.


"Aku hari ini mau beli gedung di deket ruko aku itu buat produksi barang barang ku" ilona.


"Kamu kenapa ga bilang,aku ada gedung kosong tuhh" stevani.


"Ahh aku sengaja ga bilang ke kalian.pasti nanti kaya gini,kamu bakal ngasih yang aku butuhin secara gratis" ilona.


"Ihh ya ga papa lon" stevani.


"Engga.pokoknya aku tuh ga enak" ilona.


"Kita tuh sahabat lon.jadi jangan ada kata ga enakan" jennifer.


"Iya jen" ilona.


"Gede gedungnya?" tanya jennifer.


"Lumayan" ilona.


"Pokoknya sehabis ini kalo kamu butuh apa apa,kamu langsung hubungin kita berdua" jennifer.


"Iya" ilona.


"Oh ya kabar bos kamu gimana?" tanya stevani.


"Bos siapa?" tanya ilona.


"Mark" stevani.


"Oh dia.ga tau aku juga.kayanya dia ganti nomer dehh" ilona.


"Ciee kok tahu.jangan jangan kamu nelponin dia ya" jennifer.


"Ihh engga.kan aku bilang kayanya" ilona.


"Iya deh iya" jennifer.


Setelah pulang kuliah,jennifer dan stevani memaksa agar ia ikut untuk melihat gedung yang akan ilona beli.ilona pun mengiyakan permintaan mereka berdua dan pergi bersama sama ke tempat gedung tersebut dengan mengendarai mobil masing masing.Sesampainya disana,ilona langsung disambut oleh pemilik gedung.sebelum membeli,terlebih dahulu ilona menanyakan pendapat kedua sahabatnya itu mengenai gedung yang akan ilona beli.setelah kedua sahabatnya mengiyakan,ilona langsung membaca bissmillah dan berkata "saya beli pak".


Selesai dengan masalah gedung,mereka bertiga pergi menuju ruko ilona dan masuk kedalamnya.


"Untuk semua karyawan,kita tutup dulu toko nya sebentar karna aku ada sebuah kejutan" ilona.


Semua karyawan toko Lonelgi itu menjalani perintah ilona dan berkumpul.


"Jadi disini saya ada sebuah kejutan.kejutannya adalah...alhamdulillah saya sudah membeli sebuah gedung di dekat ruko ini.jadi nanti untuk semua produksi kita akan pindah ke gedung tersebut" jelas ilona


Semua karyawan bersorak gembira.akhirnya toko mereka ini akan memiliki gedung sendiri.


"Kenapa kamu tidak mengajak kami lon?" tanya gita.


"Aku sengaja tidak mengajak kalian karna aku ingin membuat kejutan ke kalian semua" ilona.


"Tapi kan kita janji bakal patungan" el.


"Udah.pokoknya kalian ga usah pikirin modal.yang harus kalian pikirin adalah bekerja dengan giat dan profesional.oke" ilona.


"Siapp"


Ternyata jiwa bisnis mu memang benar benar ada lon


semoga saja usaha yang kau rintis ini bisa mendunia dalam hati jennifer.


Setelah pembelian gedung itu,ilona kembali membeli mesin dan beberapa barang untuk tokonya.Dan keesokan harinya lagi semua orang yang bekerja di toko lonelgi berbondong bondong memindahkan mesin mesin dari dalam ruko ke dalam gedung.jennifer dan stevani pun nampak membanti mereka dengan menyewakan mobil pembawa barang.


Jangan Lupa untuk


Like,Follow,Rate,Komen dan love.


Selamat membaca episod selanjutnya💖