
⛱⛱⛱⛱
kenapa, kenapa jungwoo malah membawaku ke uks?? bukannya kembali kelapangan ataupun ketoilet?? dan sekarang kulihat jungwoo sedang mencari sesuatu dirak dan beberapa lemari uks, sebenarnya apa yang sedang kamu lakukan jungwoo??
"kamu mencari apa?" tanyaku kepada jungwoo yang terlihat sibuk mencari sesuatu sambil mendekatinya, tapi dia malah melihat kearahku lalu membuka mulutnya seperti ingin mengatakan sesuatu
"apa?" tanyaku yang mulai tidak sabar dengan apa yang ingin dia katakan
"sesuatu yang kamu butuhkan" ucap jungwoo dengan wajah yang memerah
"maksudmu yang itu?" ucapku sambil menunjukan rak yang berisi pembalut dari kejauhan
"iya" jungwoo, kenapa dia tau hal seperti ini? jungwoo sudah dewasa😂😂
"mana mungkin kamu mendapatkannya jika kamu mencarinya dirak tempat obat" ucapku sambil mengambil barang itu lalu memasukannya kedalam saku
setelah itu jungwoo mengatarku ke toilet, beberapa saat kemudian aku keluar dari toilet dan jungwoo mengantarku lagi kelapangan, disaat perjalanan jungwoo hanya berjalan disampingku tanpa ada pembicaraan sedikitku
pada saat sampai dilapangan, kulihat pertandingan bola basket sudah dimulai. Melihat pertandingan seperti ini membuatku mengingat kembali saat jungwoo mengikuti pertandingan seperti ini pada saat kita masih satu sekolah, apa jungwoo tidak ikutan pertandingan ini??
"Tadi, Apa kamu punya masalah sama yolbi?" ucap jungwoo sambil melihat kearah lapangan
"Ada" jawabku
"Apa itu?" ucap jungwoo sambil melihat kearahku
"kenapa kamu tidak bertanya kepada pacarmu?"
"aku sedang bertanya kepada pacarku" Jungwoo
"apa yang kamu maksud adalah aku?? aku bukan pacarmu" tanyaku
"kalau begitu siapa?" Jungwoo
"yolbi" ucapku
"kenapa kamu berfikir kalau yolbi adalah pacarku?" jungwoo
"emm aku pikir kamu bertanya masalah ini karena kamu mengkhawatirkannya"
"Aku hanya khawatir padamu" jungwoo
" . . . . . . " aku terdiam
"Hyunjin terlihat berbeda" jungwoo
"Emm, tapi aku suka hyunjin yang sekarang"
"Yolbi bukan pacarku" jungwoo mengatakannya sambil membisikan di telingaku, sampai sampai aku merasakan nafasnya di telingaku yang terdengar seperti sexy(?) *Bulu kuduk berdiri. setelah jungwoo mengatakan ini dia pergi kearah beberapa temennya di sekolah ini, yang satu terlihat tidak bisa diam berarti lucas, yang satu lagi sangat tinggi sepertinya wooseok. Ini sama seperti yang diceritakan oleh jiah kepadaku tentang teman temannya jungwoo
"Apa apaan dia? Dia terlihat kesal? Apa karena aku berbicara lebih suka hyunjin yang sekarang?" ucapku yang tentu saja tidak terdengar oleh jungwoo sambil pergi menghampiri jiah yang sedang terduduk di tempat sebelumnya
"Hong? Sudah aku bilang kan? Jangan dulu pergi sebelum aku jemput kan? Aku takut kamu tersesat lalu bertemu dengan orang yang tidak kamu kenal, bagaimana kalau kamu ada yang-" jiah
"Iya iya maaf" aku memotong omongan jiah
"Ini pake jas sekolah siapa?" tanya jiah saat melihatku memakai jas dipinggul
"Aku ada kabar, kabar baik?" Jiah
"Baik?" tanyaku dan Jiah hanya mengangguk
"Besok ada siswa tranfer dari incheon, katanya dia tampan dan populer makanya banyak yang tau tentang dia sebelum pindah, lihatlah" ucap jiah memperliatkan foto profil instagramnya
"Belum tentu dia satu kelas dengan kita kan?"
"Ohh iya sih, ayo pertandingannya udah selesai" jiah
"Ohh udah gitu?"
"Kamu tidak lihat? Orang orang sekarang ini sudah mulai bubar?" Jiah
"Aku tidak terlalu memperhatikan"
Aku lihat hyunjin sedang tertawa dengan teman temannya sambil berjalan mendekat kearahku dan jiah yang sedang melihatnya
"Yaudah karena hyunjin sudah disini aku mau pergi" ucap Jiah yang mengatakan ini sambil melihat kearah hyunjin yang baru saja sampai
"Kenapa tidak bareng saja?" Hyunjin
"kamu pikir aku mau naik motor bertiga? Aku pergi sajalah" ucap jiah sambil berjalan pergi
"Tapi ji-" ucapku, tapi sayang jiah sudah pergi jauh
"Tenang saja, jiah punya banyak kenalan disini" ucap hyunjin sambil meminum air dengan keringat yang bercucuran dikeningnya
Sepertinya hyunjin sangat kelelahan setelah tadi bermain basket, bahkan keringat dirambutnya sangat basah dia terlihat seperti sudah mandi keringat. Karena handuk hyunjin sudah basah dengan keringetnya aku mencari handukku yang ada dan masih kering ditasku lalu aku memberikannya kepada hyunjin, Tapi hyunjin malah menyondorkan kepalanya kepadaku seperti meminta aku yang mengeringkan rambutnya
karena perlakuannya itu membuatku tanpa sadar membantu hyunjin mengeringkan rambutnya dengan handukku, setelah selesai mengeringkanya kulihat hyunjin melihat kearah pinggulku yang masih tertempel jas jungwoo lalu hyunjin melihat ke arah jungwoo yang tidak memakai jas seragamnya dari kejauhan yang terlihat bersama kedua temannya.
Apa hyunjin menyadari jas ini punya siapa??
"hyunjin?" tanyaku kepadanya
"emm apa?" hyunjin menjawab ini sambil melihat kearahku setelah tadi melihat kearah jungwoo dari kejauhan
"tidakpapa" ucapku
"kenapa? Apa terjadi sesuatu?" hyunjin
"tidakpapa, aku hanya lupa ingin mengatakan apa" ucapku
di sisi lain aku ingin hyunjin tau tentang jas jungwoo ini, tapi disisi lain aku tidak ingin hyunjin tau. Bagaimana ini?
Writing by HONG