Devil's Husband From Another World

Devil's Husband From Another World
05.



ruang pangeran


"yang mulia pangeran gadis Ini tak apa hanya kelelahan dan juga sekarang ia tengah mengandung, diharapkan gadis Ini tak boleh terlalu banyak berpikir dan bekerja keras! " Jelas sang tabib.


"Baiklah Kau boleh pergi! " ujar salah satu pangeran.


"Eh... Tunggu apa dia sudah siuman? " tanyanya lagi.


"belum yang mulia mungkin sebentar lagi kalau begitu saya mohon pamit" ucap sang tabib sambil membungkuk hormat.


.


.


Sepuluh menit mereka menunggu diluar tak ada niatan untuk melihat gadis yang ada didalam.


"hyung bagaimana manusia bisa disini? " tanya pangeran kepada hyungnya.


"aku tak tau tapi sepertinya ia adalah gadis yang dibicarakan di kerajaan Biran. " ujar pangeran tertua.


"ah...  Jika benar ia adalah gadis yang dibicarakan itu kenapa ia kesini? ".


"aku tak tau nanti akan aku tanyakan kepada hyung disana! ".


"lebih baik kita masuk kita lihat keadaannya!"


setelah masuk didalam hening, ternyata gadis itu telah bangun.


lusy pov


Eung.. kepalaku sakit sekali dan sejak kapan aku memakai pakaian lain, ini bukan pakaian yang kukenakan tadi pagi, aku dimana


apakah kandunganku baik² saja, tempat Ini asing bagiku, kenapa berisik sekali diluar.


Ceklek...


Siapa mereka apa mereka pangeran disini? banyak sekali.


"eoh Kau sudah bangun? " tanya salah satu dari mereka kepadaku.


"hey kau melamun? " tanyanya sambil melambaikan tanyanya didepanku.


.


.


.


lusy tertarik dari lamunannya kala salah satu dari mereka melambaikan tangannya.


"eoh..... A.. Ku... Aku tak apa!" ucap yn terbata bata.


"Mmm.. Maaf Boleh aku bertanya? " tanya lusy, seakan tau apa yang akan ditanyakan lusy pangeran tertua disana menjawabnya sebelum ia mengatakannya.


"tenang kandunganmu tak apa dan kenalkan aku changbin, Ini minho,bangcan, seungmin, hyujin, woojin, Felix, jisung, Dan jeongin. " Jelas changbin.


"ah.. aku lusy ".


"bu-kan sepertinya kau salah orang! ".


"kalau memang bukan aku akan tanyakan dulu ke hyung yang disana!" ujar changbin.


"jangan kumohon hissk " tangis lusy pecah setelah mengingat semuanya.


"eoh... Jangan menangis kami tak akan memberitau tapi jangan menangis. " seru jeongin.


"eoh.. Jeongin kau tau jika hyung tau dia disini kita bisa habis! " ujar bangcan.


"hisk Jika ka-lian tak ingin mereka tau lebih baik aku pergi saja! " ujar lusy sambil  sesenggukan, melihat lusy menangis mereka jadi merasa bersalah.


'ah... Kasian sekali dia, cantik, unik aku suka orang yang seperti dia! ' batin pangeran.


"ah.. Jangan pergi kau harus istirahat, kami janji tak akan memberitahukan hyung kami! " ujar hyujin sambil menenangkan lusy, perkataannya membuat lusy menyeka air mata dan menunjukkan mata yang berminat binar...


"benarkah? ".


"iyaa ".


"kamsahamnida maaf merepotkan! " ujar lusy sambil menunduk.


'astaga dia lucu sekali! ' batin mereka.


"Tunggu kau bilang apa tadi? Kam-Kam-Sa- Kam apa tadi?" tanya jeongin.


lusy menepuk jidatnya lupa bahwa ia tak di dunianya lebih tepatnya tidak dikorea.


"maaf itu artinya terimakasih dalam bahasa korea! ". Mereka masih bingung.


"ah... bahasa dunia manusia! "lanjut lusy


"oh.... " ucap mereka bersamaan dan menganggukkan kepala.


"mmmm.... Ini dikerajaan apa? dan dimana pakaianku sebelumnya? " tanya lusy walau agak sedikit takut dan ragu.


"ah.. Aku hampir lupa... Kau Ada dikerajaan siran dan kami pangeran disini biasanya dijuluki straykids dan pakaian yang Kau pakai adalah pakaian khas siran."Jelas changbin.


"oh begitu ".


'Sebenarnya aku agak risih dengan pakaian Ini! ' batin lusy bahannya sedikit terbuka.


"ah... Aku tau kau pasti tak nyaman dengan pakaian itu maaf tapi itu memang pakaian dari kerajaan! " Jelas seungmin.


"ah..  Tak apa aku malah harus berterimakasih pada kalian karna telah membantuku! ".


.


.


Hening sejenak mereka memikirkan sesuatu di lamunan mereka sendiri sampai tiba².


Brak..


Pintu terbuka...