Creppypasta

Creppypasta
#Creppypasta1



Summer Camp


Musim panas tiba. Sekolah diliburkan. Moment ini sangat ditunggu tunggu oleh Jenifer, salah satu siswi sekolah dasar yang sekokahnya juga diliburkan.


Jenifer telah mempersiapkan agendanya selama liburan. Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah summer camp yang akan diadakan dua hari setelah libur musim panas ditetapkan. Dua hari menunggu summer camp dimulai, Jenifer berkesempatan mengajak teman temannya.


Selama dua hari, ia telah mampu mengumpulkan tiga orang teman. Helen, Rose, Stela. Dengan senang hati tiga anak ini menemani Jenifer mengikuti summer camp.


Summer camp diadakan di pegunungan. Kami berangkat ke area perkemahan dengan bus. Jarak lokasi tidak jauh. Karena kota kami berada di dekat pengunungan.


Bus sampai di area perkemahan ketika matahari hendak tenggelam. Tenda tenda kuning cerah telah berdiri. Sudah didirikan panitia sejak tadi karena ketika peserta sampai langit mulai menggelap.


Langit akhirnya menggelap. Waktunya makan malam. Setelah makan malam peserta boleh istirahat.


Saat istirahat, entah ide itu muncul dari mana. Terbesit rencana untuk mengerjai tim lain.


"Apakah akan berhasil?" Helen berbisik cekikikan.


"Tentu" Stela menjawab yakin.


Jenifer mengambil bantal hitam polos miliknya kemudian mereka menutupnya dengan selimut putih milik rose yang sudah dilubangi membentuk mulut dan mata. Rose tidak keberatan selimutnya rusak.


Hantu digantung di pohon dekat kamar mandi wanita. Kami menunggu di balik pohon.


"Mangsa datang" Rose berbisik memperingatkan. Kami segera tidak bersuara.


Dua murid perempuan melintas. Mereka melihat hantu buatan Jenifer dan ketiga temannya.


Mereka menjerit histeris. Berlari menjauh. Jenifer dan keriga temannya tertawa puas.


Hari kedua perkemahan berjalan baik. Malam kembali datang. Pukul sembilan malam setelah acara menyanyi bersama, peserta di perbolehkan istirahat. Karena haus dan ingin makan camilan, Jenifer dan ketiga temannya menuju kantin. Kebetulan di area perkemahan ada kantin.


Sesampainya di kantin. Mereka kaget melihat Helen lebih dulu sampai kantin. Helen duduk sendirian di bangku. Menunduk.


"Kamu kapan sampainya?" Jenifer bertanya tidak percaya.


Helen diam tak menggubris.


"Hel, jangan bercanda, jawab. Kamu kapan sampainya?" Rose menggertak geram.


Helen masih diam tak menggubris.


"Kamu sakit?" Rose mulai khawatir mengetahui wajah Helen pucat.


Helen tetap diam.


"Mungkin Helen bercanda. Tinggalkan saja dia" Stela berbisik.


Mereka menyetujui Stela. Sebelum pergi mereka membeli camilan. Setelah dirasa cukup, mereka bergegas kembali ke tenda.


"Berhenti" Stela berhenti mendadak begitupun Jenifer dan Rose.


Stela menunjuk kamar mandi wanita.


"Bukannya itu Helen?"


Jenifer dan Rose menoleh. Mereka mendapati Helen tengah menunduk merapikan sepatu di depan kamar mandi.


"Tidak mungkin" Jenifer menggeleng.


"Hei kalian" Helen berlari riang ke arah mereka.


"Maaf tadi aku kebelet. Langsung lari ke kamar mandi. Kalian sudah beli camilan? Nggak ngajak aku"


Mendengar pernyataan Helen, tubuh mereka lemas.


"Kamu belum ke kantin?"


"Belum, aku dari tadi di kamar mandi. Memang kenapa" Helen mengerutkan kening.


"Kami melihat kamu duduk sendirian di kantin. Tapi kamu aneh terus menunduk, wajah pucat, diam terus"


Helen berpikir mengingat sesuatu.


"Itu memang bukan aku. Itu makhluk penghuni hutan. Kalian ingat saat kita mengerjai dua anak dari tim lain. Mereka berlari takut. Kita menyangka mereka takut dengan hantu yang kita buat. Salah. Mereka takut dengan perempuan tinggi dengan pakaian putih dan rambut tergerai ke depan. Aku tidak sengaja melihatnya saat mengintip"


Helen menghela nafas panjang.


Summer camp berakhir. Tenda dibereskan. Peserta meninggalkan area perkemahan. Saat bus melaju, Jenifer melihat makhluk yang diceritakan Helen. Makhluk itu merangkak di atap bus.


By:author