
Sudah dua hari Akila mengurus Justin yang sakit dan dua hari juga Justin di buat mabuk kepayang oleh Akila dia sudah tau saat dia mencari gejala yang di alami dua hari ini dan ternyata dia sedang ah malu untuk di katakan buat anak gengsian kaya dia.
"ini benerkan Ahk kenapa bisa secepat itu baru juga satu minggu masa udah "ucap Justin sambil tersenyum-senyum sendiri
"gila gue gila karna istri gue" salting Justin dan berguling-guling
"Ahk aduh" pekik Justin membuat Akila yang sedang di kamar mandi segera keluar dan hanya menggunakan handuk.
"Akang kenapa" tanya Akila panik
Glek
Justin membeku matanya terus menatap tubuh sang istri yang putih bersih dan seperti gitar spanyol itu di tambah batok kelapa yang ada bijinya menempel di tubuh istinya sangat waw.
"Akang aku tanya kamu kenapa"ucap Akila lagi yang mana membuat Justin gelagapan
"kamu tanya apa tadi" ucap Justin dengan wajah memerah menahan sesuatu
"is akang kenapa"
"gak apap-apa"
"terus tadi teriak sakit kenapa"
"emm itu gak sengaja tangan aku ke tarik" ucap Justin tapi matanya tak lepas dari tubuh Akila yang di tutupin handuk itu
"sekarang masih sakit gak" tanya Akila sambil mendekat membuat Justin menegang apa lagi tangan Akila mengelus tangannya dengan lembut
"eng...enggak" gugup Justin
"oh syukurlah kalo gitu eneng pake baju dulu" ucap Akila namun segera di tahan oleh Justin
"setelah menggodaku kamu mau kabur gitu aja sayang"ucap Justin dengan senyum nakalnya
"siapa yang menggodamu tadi aku kaget jadi buru-buru" ucap Akila gugup karna Justin semakin mendekat
"oh gitu yah"
"iyah"
"tapi gimana dong aku udah tergoda dan tak..."
"tak ap..mphh"
ya Justin mencium Akila karna dia sudah tak tahan karna sudah di ujung ubun-ubun apa lagi Akila yang mengelus tangannya membuatnya berdesir dan saat ingin pergi tadi Akila dia serasa tak sudi sebelum dia tersalurkan.
"hah apa yang Akang lakukan"ucap Akila dengan wajah yang memerah
"menciummu karna kau sangat seksi"ucap Justin dengan suara rendahnya membuat Akila beregedig geli
"aku harus pake baju tolong lepaskan aku" gugup Akila ples malu
"kalo aku tidak mau bagaimana"
"aku mohon" cicit Akila karna sudah kedinginan
Setelah di lepaskan Akila langsung lari ke dalam ruangan ganti baju dengan pipi merah.
Akila memegang bibirnya di tersenyum malu sungguh tak ada niat dia menggoda Justin dia refleks saat mendengar teriakan Justin tadi makanya hanya menggunakan handuk.
Sedangkan Justin dia tersenyum puas karna bisa merasakan bibir istrinya dia tak menyangka bisa senekat itu.
"huh ayolah jantung aku tau kalo aku mencintanya sekarang" guman Justin dengan tersenyum-senyum
🍁
🍁
🍁
Selesai Sholat Akila seperti biasa mengaji tapi saat ingin mengaji tiba-tiba Justin memanggilnya dan bentapa terkejut dan terharunya dia saat mendengar permintaan Justin.
"Akila"
"iya kang,ada apa"
"emm, bolehkah kamu ajarkan aku mengaji"cicit Justin tapi masih bisa di dengar oleh Akila
"boleh kang hiks boleh" ucap Akila dengan haru akhirnya suaminya meminta apa yang dia inginkan.
"ayo eneng bantu turun dan duduk di bawah"
"hmm makasih"
Akila mengajarkan Justin mengaji dengan sabar dan dimulai dari iqro ada saja huruf yang susah di baca oleh Justin.
"syin"ucap Akila lalu di ikuti Justin
"sin"
"bukan tapi syin"
"syin gitu" tanya Justin di angguki Akila sambil tersenyum lalu mengecup pipi kanan Justin membuat Justin salting dan bersemangat belajar ngajinya karna jika dia bisa baca huruf dengan benar makan akan di hadiahi sebuah kecupan di pipinya oleh Akila.
"sampe di sini dulu ya soalnya aku harus masak makan malam" Ucap Akila sambil mebuka mukenanya
"iya tapi aku ingin ikut kedapur" pinta Justin di angguki Akila sambil memakai cadarnya
Sesampainya di dapur Akila menyuruh Justin tunggu di mejamakan namun Justin tak mau di kekeh ingin melihat Akila memasak.
Sebenarnya Justin tau bahwa istrinya sering di tatap sinis dan cibiran oleh art dan koki di rumahnya karna dia sering pantau Akila dari cctv sungguh sebenarnya dia sangat gram dia diam ingin tau apakah istrinya akan mengadu kepadanya atau tidak dan dua hari ini ternyata Akila tak bilang kepadanya sungguh Akila memiliki hati yang baik.
🍁🍁🍁
Gambaran Justin ngaji ke Akila
vote, komen, like