BULE WITH UKHTI

BULE WITH UKHTI
Eps 6.



"Assalamualaikum"ucap Akila mengkagetkan para art di sana


"ada yang bisa kami bantu" tanya kepala art di sana


*karna aku gak bisa bahasa inggris jadi agap aja mereka pake bahasa inggris ok maaf*


"emm, aku ingin memasak apa boleh aku pinjam dapurnya" ucap Akila dengan sopan


"tentu silahkan nona" ucap Kepala art


Lalu Akila memasuki dapur membuat semua penghuni dapur berhenti dengan kegiatan mereka dan menatap Akila dengan tanda tanya.


"kau siapa" tanya salah satu koki di sana


"dia nona yang di bawa oleh Mr dan dia ingin memasak"jawab kepala art di sana


"oh, pembantu baru ya" ucap koki perempuan di sana bernama Gebi dengan sinis


"emm"


"ini ambil dan siapkan pasakan yang enak jangan sampai tidak enak maka kau akan di pecat mengerti junior" ucap Gebi sinis dan tidak suka pada Akila


"iya"


Setelah selesai mandi Justin memakai pakaian yang sudah di siapkan oleh Akila lalu menatap kaca dan menata rambutnya setelah dia rasa cukup Justin lalu turun mencari Akila.


"pak mix kau melihat nona muda" tanya Justin kepada kepala art


"nona muda siapa Mr" tanya bingung pak mix


"ck yang tadi datang bersamaku dia istriku nona muda keluarga ARGAWINATA" jelas Justin membuat pak mix terkejut karna dia kira gadis yang di bawa tuanya art baru.


"maaf Mr Justin saya kira gadis tadi art baru di sini" ucap pak mix gugup saat Justin menatap tajam kepadanya


"kau gila ya, cepat beri tahu aku istriku di mana" bentak Justin marah


"nona ada di dapur tuan"


"ck kau akan dapat hukuman ingat itu" ucap Justin lalu pergi menuju dapur


Saat Justin sampai di dapur mata dia terbelalak karna Akila yang di suruh-suruh oleh koki di sana terutama Gebi dengan marah dia berkata.


"apa yang kalian lakukan pada istriku" teriak Justin penuh amarah suami mana coba yang gak marah saat istrinya di suruh di istananya sendiri.


"Mr" ucap para koki kompak dan takut


"Akang" cicit Akila


"jawab" pekik Justin


"maaf Mr yang anda maksud istri anda siapa" tanya Gebi dengan centil


"yang kalian sedang suru itu istriku" bentak Justin penuh amarah


Seketika para koki takut dan badanya bergetar karna telah berani memerintah nona muda ARGAWINATA.


"pelankan suaramu di hadapan istriku stupid" ucap Justin yang marahnya sudah di ubun-ubun kalo bukan wanita mungkin dia akan membogem wajahnya.


"sudah akang aku gak apa-apa dan ini kemauanku ko karna aku kan gak tau tempat bahan-bahan dan alatnya ada di mana aja" ucap Akila sambil mendekat kearah Justin


"tapi..."


"udah gak apa-apa katanya akang mau pasakan eneng" bujuk Akila karna tidak mau suaminya lepas kendali.


"huf, Yaudah Akang temani ya" ucap Justin karna merasa bersalah dan dia juga sudah janji pada Abi Akila untuk menjaga dan menghormati Akila karna di sini negara bebas.


"gak usah Akang tunggu di meja makan aja atau nonton tv" tolak Akila karna tidak mau Justin marah lagi


"gak Akang temenin samape selesai pokoknya jangan ngebantah apa kata suami ingat pesan Umi" ucap Justin mutlak


Akhirnya Akila pasrah dia sekarang memasak di temani suaminya sesekali Justin menatap tajam ke arah para koki.


"untung ada Akila kalo gak ada udah gue seleding" batin Justin karna dia masih marah


"shht udah jangan gitu mereka jadi pada takut Akang" bisik Akila yang sedang mengambil piring di pinggir Justin


"abisnya marah aku neng" ucap Justin lalu memeluk Akila dari belakang


Tubuh Akila menegang dan jantungnya berdetak kencang begitu juga Justin dan para koki di sana di buat melongo menatap keromantisan tuan mereka.


"apa yang Akang lakukan" ucap Akila gugup karna di lihat oleh para koki


"meluk kamu lah" ucap Justin manja dan entah kenapa dia sangat nyaman saat dekat dengan Akila


berbeda dengan mantan tunangannya itu mau peluk aja Justin terus menghindar dan yah Justin sebenarnya anak baik cuman dia sering balapan dan sering ke club malam tapi tidak sampai mabok.


"malu ih di liatin mereka Akang" cicit Akila yang wajahnya sekarang sudah seperti kepiting rebus


"gak apa-apa biar mereka tau kalo kamu itu nona muda ARGAWINATA" ucap Justin santai sambil mendusel-dusel hidungnya ke kerudung Akila


"tapi gak gini Akang aku malu" cicit Akila yang sudah benar-benar malu dan sampai ingin menggali lubang karna malu


"oh malu coba lihat jidat merahnya sini" goda Justin lalu membalikan tibuh Akila


"Akang"


"hahaha ululu malu ya" goda Justin sambil tertawa lepas


Membuat koki di sana melongo karna Justin itu dingin dan datarnya minta ampun dan sekarang kejadian langka ini tuanya tertawa lepas hanya menggoda wanita ninja ini atau di sebut istrinya itu.


🍁🍁🍁


segini dulu ya kalo sempat aku up lagi dan makasih udah baca


eneng ukhti



vote,like,komen