Boboiboy X Readers

Boboiboy X Readers
Stage 1a "Terpesona" >_<



Kisah sebelumnya…


"Nah! Dah siap!" ucap gopal semangat.


(Y/N) terpesona akan hasil karya yang telah dibuat sahabatnya itu. Bagaimana tidak? Humanoid itu telah didandani bak artis papan atas! Poninya yang panjang kini telah dirapihkan, lalu kemeja hitam yang dilipat ke siku serta jangan lupa celana jeans biru dongker lengkap dengan sepatu sports biru dongkernya.


"Wah, benar. Bos kita sedang kasamaran! " bisik Fang tanpa dosa.


"Bagaimana? Handsome 'kan?" ucap Gopal menggoda sambil merangkul bahu Boboiboy.


"HEH! Jangan rangkul-rangkul!" (y/n) menatap tajam Gopal. Gopal pun langsung mengambil sepeuluh langkah kebelakang.


"Cih, sudah aku bantu dia malah berlagak begitu." bisik Gopal pada Fang.


"Gopal, aku minta rambutku dipotong ala korea. Kok malah jadinya ala Jepang sih?" protes Boboiboy sambil berkaca.


"Loh? Salah? Yang aku tau korea dan Jepang sama aja deh," jawab Gopal enteng.


Boboiboy hanya pasrah, ia sebenarnya ingin tampil lebih tampan lagi dari kakak tampan (y/n). Sesuai yang (y/n) katakan pagi tadi, mungkin saja (y/n) akan menyayanginya seperti suatu hubungan… tunggu, hubungan apa ya kira-kira? Boboiboy tidak tau tentang hal itu. Yang ia tau hanyalah disayangi agar ia tidak disakiti seperti kemarin. Ia merasa ingin muntah, mual, dan nyeri diseluruh badan ketika mengingatnya kembali.


"Hey ~ Boboiboy? Apa kau melamun?" interupsi (y/n) seraya melambai-lambaikan tangannya tepat didepan wajah nya.


"A-ah, saya hanya sedang mengingat sesuatu, "jawab Boboiboy gugup. Sebenarnya Boboiboy tak ingin beritahu pada (y/n). Hanya saja ia takut. Takut ditinggalkan seperti majikannya dulu.


"Kalau begitu, aku akan keluar sebentar dengan Boboiboy. Kalian berdua tolong gantikan posisiku, "


Gopal dan Fang langsung ber- action layaknya prajurit bawahan diberi tugas oleh komandannya, "Siap bosque!"


(Y/N) menatap waspada kearah mereka berdua, "Jangan sampai kalian buat masalah. Jika aku mendengar nama kalian… akan kupajang kepala kalian berdua dikantorku."


Gopal dan Fang bergidik ngeri menatap bos nya itu. Badannya sudah keringat dingin tak bisa digerakkan seinci pun. "Ugh, kenapa aku harus bekerja padanya ya?" batin mereka berdua.


"Yasudah, kami pergi." (y/n) melenggang pergi keluar kantornya dan meninggalkan Gopal dan Fang yang sudah tergeletak tak bernyawa.


...***...


"Boboiboy, tentang yang tadi pagi lupakan saja." ucap (y/n) tak mengalihkan perhatiannya pada jalanan.


Langit sore yang berwarna oranye mengalihkan perhatian Boboiboy. Dia hampir saja melupakan apa yang baru saja (y/n) ucapkan. "Itu tidak mengusikku kok, tenang saja."


(Y/N) melirik sekilas pada humanoid disebelahnya itu. "Lalu, apa yang kau pikirkan tadi saat kita dikantor?"


"Aku hanya ingin terlihat tampan didepanmu," jawab Boboiboy santai.


Dengan cepat wajah (y/n) meluap seperti sedang memasak kepiting. Hampir saja ia ingin membanting stir kalau saja otaknya tidak memberi notif 'Bahaya ' dikepalanya.


"Hm… (y/n). Apa kau tau caranya agar kau disayangi oleh seseorang?" Boboiboy tiba-tiba bertanya.


Dengan sigap (y/n) kembali pads realita. "Kau hanya perlu membahagiakan orang yang ingin membuatmu sayang kepadamu."


Sambil berpikir, Boboiboy membuka jendela mobil. Angin malam menerpa kulitnya dengan lembut. Ia memejamkan matanya dan merasakan sejuknya angin malam.


"Hey, tutup jendelanya! Nanti kau bisa masuk angin!" ucap (y/n) dengan emosi nya yang meluap karena jalanan yang mulai macet. (Y/N) menatap Boboiboy yang sedang merasakan semilir angin dengan santainya. Tak sadar jantungnya berdegup kencang melihat paras tampan humanoidnya itu. Kalau saja dia bukan humanoid jelas-jelas ia sudah menjadikannya pacar ke delapannya setelah ketujuh pangerannya yang ada dikorea.


"Pfft- (y/n). Sepertinya halu mu datang," Boboiboy tanpa izin membuyarkan ke haluan (y/n).


"Hey! Tidak sopan menertawakan orang!" elak (y/n) dengan wajah yang memerah.


"(Y/N), ternyata dilihat-lihat kamu cantik juga." Ucap Boboiboy tanpa sadar.


Hening~


Tiba-tiba mata Boboiboy melotot. Apa yang baru saja aku katakan padanya tadi! Batinnya frustasi. "Ma-maaf, aku berbicara tidak sopan padamu-"


"Boboiboy,"


(Y/N) menjeda sejenak. Mengambil nafas panjang lalu dihembuskan dengan hati-hati, "Apa kau mau menemaniku satu malam ini?" tanya (y/n) sedikit gugup dengan jantung yang berdebar-debar tak karu-karuan.


Boboiboy hanya menatap heran wajah manis majikannya itu yang sedang menahan malu mati-matian. "Dengan senang hati!"


...***...


Apa yang sedang kamu lakukan (y/n)?!


(Y/N) hanya merutuki kebodohannya atas tawaran yang ia buat tadi. Sepertinya aku sudah gila.


"Hoi~ (y/n)? Kita dimana ini?" tanya Boboiboy yang sedang menyadarkan gadis didepannya agar kembali pada kenyataan.


"Aku tidak tau~ Argghh!!" (y/n) pun mulai frustasi. Mengacak-acak rambut hitamnya dengan kasar.


Boboiboy dengan tiba-tiba merapihkan rambutnya lalu menangkup wajah manis (y/n). "Kalau begitu, bagaimana kalau kita jelajahi satu tempat ini, hm?"


"Hei, apa kau gila? Tempat ini luas ta-"


Boboiboy langsung menggandeng tangan kanan (y/n) lalu menampilkan cengiran tak berdosa padanya.


Cih, dia baru saja menamparku dengan cengiran tampannya!


...***...


Boboiboy dan (y/n) mulai mengelilingi taman hiburan. Dimulai dari menaiki roller coaster, rumah hantu, dan lain sebagainya. Dan tidak lupa mereka mengunjungi satu persatu kios makanan. Itu yang paling terpenting.


"Gamau ah, mager." (y/n) hanya melirik sekilas lalu lanjut makan sosis bakarnya.


Tak mau putus asa, Boboiboy menyeringai. "Oh, takut kalah ya~ Yakin gamau? Hadiahnya boneka Keroppi loh~"


WHAT?!


Tiba-tiba mata kiri (y/n) mengkilap, "Aku terima tantanganmu!"


"Baiklah, jika kau menang boneka itu akan jadi milikmu. Tapi, jika kau kau kalah boneka itu akan jadi milikku," ucap Boboiboy licik.


"Bagaimana boneka itu akan jadi milikmu jika kamu tinggal bersamaku?"


"A-- Pokoknya! Itu jadi milikku, dan kau tidak boleh menyentuhnya! Kalau begitu ayo kita mulai!" jawab Boboiboy semangat.


Pertarungan pun dimulai, satu persatu boneka mulai berjatuhan ditembak Boboiboy. Baru dua boneka yang (y/n) tembak, "Cih, kemana skill menembakku sih!" ucap (y/n) geram.


"Yeay! Aku menang! Yuhu~" Boboiboy senang sekali setelah mengalahkan majikannya yang tidak mungkin kalah.


Boboiboy menerima boneka Keroppi dengan senang hati. Namun, dilain sisi (y/n) mulai badmood dan melempar pistol mainannya dengan kesal. "Wah, ada yang badmood." (Y/N) mendecih lalu meninggalkan Boboiboy sendiri.


"Waduh, dia marah."


Boboiboy berlari mengejar (y/n). Mencoba untuk meraih tangan (y/n) namun gagal dan (y/n) jauh tertimbun oleh desakan para pengunjung. Pukul 9 lewat 55 menit, 5 menit lagi parade akan dimulai. Ia tak mau melewatkan kesempatannya sebelum kembang api diluncurkan tepat jam 10 malam.


"Haduh, dimana (y/n). Kalau dia diculik gimana dong! Ah! " Akhirnya Boboiboy menemukan (y/n) yang sedang duduk dikursi panjang dekat bianglala. Boboiboy pun menghampirinya dan duduk di pinggirnya.


"(Y/N)… akhirnya aku menemukanmu!" Baru mengambil napas, (y/n) sudah bangun dari duduknya namun ditahan oleh Boboiboy. "Hey, duduk dulu! Aku ingin bicara!"


(Y/N) mendengus kesal, "Bicara apa? Dirumahkan bisa."


"Nggak, aku mau nya sekarang." Boboiboy bersikeras. Dan akhirnya pun (y/n) kembali duduk lalu menghadap Boboiboy.


10


9


"(Y/N)…"


7


"Jangan ditinggalin aku ya, "


5


"Sebentar lagi! Aku harus cepetan sebelum waktunya! Ayo Boboiboy! Kamu pasti bisa! " batin Boboiboy pada diri sendiri.


3


2


"Saatnya!"


1


Jderrr!!


Kembang api pun meluncur dengan Indah. Boboiboy berhasil menyelesaikan rencananya. Masih menggenggam kedua tangan (y/n) dan mengecup bibir manisnya.


Sungguh hal yang manis.


Setelah kembang api selesai diluncurkan, Boboiboy melepaskan kecupannya kemudian mendekatkan bibirnya pada telinga (y/n).


"Aku sepertinya telah jatuh hati padamu dasar gadis licik." bisik Boboiboy sambil menyeringai yang membuat bulu kuduknya meremang.


...***...


Tet! Tet! Tet!!📣


...SELAMAT ANDA TELAH MENYELESAIKAN STAGE PERTAMA!! YUHU~...


Gimana nih? Kurang seru atau malah bikin merinding? Komen aja yaw~ soalnya biar aku bisa buat stage selanjutnya sesuai yang kalian mau nih. Dan share² pas mana yang buat kalian deg-deg serr~ jangan sungkan-sungkan ya~


Kalau kalian suka Vote dan jangan lupa follow akun aku biar kalian dapat notifikasi~ >_<


Untuk stage selanjutnya silahkan pilih dari pilihan dibawah ini dengan komen ya~


Stage 2!!


~ Boboiboy Halilintar


              Atau


~ Boboiboy Gempa


Silahkan jawab di kolom komentar~


...SELAMAT MENUNGGU~...


...>_<...