BIGBANG PIRATES

BIGBANG PIRATES
Pulau Pertama



Sehari telah berlalu, saat mereka bertemu dengan orang lain


dan saat itu mereka tidak mendapatkan informasi sedikitpun karena Sakura tanpa


sengaja menghancurkan kapal bajak laut yang mereka temui hingga berkeping-keping,


untung bagi mereka Merlin sempat mendapatkan beberapa bongkahan emas sebelum


tenggelam


Melihat ini, Julius hanya tertawa saat yang lain menggoda


Sakura karena terlalu ceroboh, mereka saat ini sedang menikmati makan siang dan


hanya kehilangan Lazuli yang sedang mengemudikan kapal


“ Ehm, makan siang hari ini sangat enak seperti biasa


Hinata!” ucap Julius memuji koki kapal mereka Hinata Hyuuga


“ Yah! Ini enak, aku puas” Esdeath


“ Terima kasih karena telah memasakan untuk kami” Merlin


“ Haha… tidak masalah” ucap Hinata dengan wajah malunya yang


super imut


Saat mereka sedang berbincang dengan gembira kemudian


terdengar suara dari speaker yang ada diseluruh kapal “ Julius, Radar


mendeteksi sebuah pulau!” ucap Lazuli dan sontak semua orang menjadi bersemangat


dan segera bergegas kearah ruang kemudi meninggalkan Julius dan Hinata


“ Aiss, mereka ini” keluh Julius dan berniat membantu Hinata


membersihkan meja


“ Tidak, masalah, biar aku yang membersihkannya” ucap Hinata


menolak bantuan Julius


“ Apakah kau yakin?”


“ Ehmmm “


“ Siapapun yang bisa menikahimu, pasti akan menjadi pria


yang sangat beruntung” ucap Julius sambil meninggalkan Hinata dan berjalan


keruang kemudi, ia tahu dengan kepribadian Hinata, ia pasti akan sangat malu,


jadi ia lebih baik meninggalkannya sendirian


“ M-menikah!” kata ini membuat Hinata memerah dan siap untuk


meledak


Julius kemudian tiba di ruang control, ia melihat bahwa


hanya ada Lazuli yang sedang memantau radar dan mengemudikan kapal “


Bagaimana?”


“ Seperti yang kau lihat” ucapnya


“ Emm, sepertinya ini akan menjadi pulau yang ramai “ ucap


Julius melihat disalah satu sudut pulau terdapat banyak tanda-tanda sebuah


kapal yang artinya itu adalah sebuah pelabuhan yang ramai


 “ Kalian bersiaplah!,


kita akan berlabuh di bagian belakang pulau agar tidak terlalu menarik


perhatian orang-orang “ ucap Julius, dan mereka semua mengangguk setuju, mereka


juga tahu bahwa kapal mewah mereka pasti akan menarik banyak perhatian yang


tidak perlu, bukan karena mereka takut masalah, melainkan tidak ingin kapal


mereka kenapa-kenapa, walaupun ada jaminan perlindungan


Lazuli kemudian mengarahkan kapal untuk memutari pulau


didepannya, setelah berada disisi tebing, semua orang kemudian terbang /


melompat keatas tebing sementara Julius menonaktifkan kapal Majestic mereka


*BaMM* kapal mewah itu kemudian meledak dan berubah menjadi


sebuah kabsul berwarna silver dengan corak emas, melihat ini Julius dan yang


lainnya masih sangat takjub tentu saja kecuali Lazuli yang mana didunianya


teknologi seperti ini sangat umum


“ Luar biasa!” mereka tidak habis fikir bahwa kapal mereka


bisa berubah menjadi kecil seukuran kapsul seperti itu, Julius yang melayang


kemudian tiba-tiba muncul didekat mereka yang membuat mereka takjub, mereka


tidak menyangka Julius akan secepat ini, khususnya Merlin yang tahu bahwa


Julius tidak bergerak sangat cepat melainkan melibatkan sihir waktu


“ Aku tidak menyangka Julius akan menjadi penyihir waktu”


pikir merlin, ia juga tahu beberapa mantra sihir waktu, tetapi sangat


membutuhkan persiapan dan tidak bisa ia gunakan sesuka hati


“ Ayo pergi, ingat! Jangan membuat keributan yang tidak


itu tidak melibat orang biasa, dan kalian bisa membunuh jika itu adalah sampah,


khususnya bajak laut, kita bisa menguangkan kepalanya kepada marine!“ ucap


Julius tetapi kemudian tersenyum, karena ia tahu bahwa dengan kelimanya muncul


di kerumunan, pasti akan menarik banyak perhatian orang disekitarnya, ia bukan


orang yang tidak rasional


“ Kami mengerti, Julius” Hinata


“ Mengerti “ Lazuli


“ Hahaha aku tidak sabar” Esdeath


Dan seperti yang Julius Harapkan, keberadaan bersama dengan


kelima wanita cantik itu tentu saja menarik perhatian banyak orang!, bahkan


banyak pria dengan bau busuk dan bau alcohol menggoda mereka


“ Tinggalkan saja pria lemah itu, kalian akan lebih puas


denganku, Gwahaha…. Gwek “ tawanya sebelum tersendak setelah merasakan aura


membunuh dari Esdeath, walaupun mereka tidak memiliki kenangan, tetapi


pengalaman dan kekuatan itu masih ada, oleh sebab itu Hawa membunuh Esdeath


masih sangat besar


“ Esdeath, tenanglah!, jangan mengotori tanganmu” ucap


Julius tanpa menoleh, aura membunuh ini juga membuat semua orang terdiam dan


tahu bahwa mereka adalah orang yang tidak bisa mereka remehkan


“ Lihat, ini sangat efisien, kau bisa membuat mereka terdiam


dengan sedikit kekuatan” ucap Esdeath bangga, kemudian mengikuti yang lain, apa


yang mereka tidak lihat adalah Julius menunjukkan expresi wajah yang sangat


dingin


Itu adalah sebuah kota yang cukup ramai, banyak pedagang


disepanjang jalan dan dikejahuan terlihat sebuah kastil besar yang dikelilingi


oleh tembok besar, Julius dan yang lain kemudian tiba dipusat kota yang cukup


lebar dan ramai


“ Kita akan berpisah disini!, aku ingin kalian menyebar di


setiap sudut kota ini dan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin! Esdeath,


Lazuli!, aku ingin kalian mengumpulkan uang!, kau bisa mendapatkannya dari


menangkap bajak laut, mereka memiliki nilai atas kepalanya!, kalian bisa


menemukannya di Bar!, karena kelompok kita belum memasuki radar Marine, kita


masih bisa menguangkan kepala bajak laut” jelas Julius dan sepertinya Esdeath


sangat bersemangat sedangkan Lazuli hanya biasa-biasa saja


“ Ingat jangan melibatkan warga sipil, dan jika ada pengguna


kekuatan aneh, lebih baik kalian menangkapnya, mereka bisa kita jadikan sebagai


kelinci percobaan “ jelas Julius, lalu menambahkan “ Jika tidak bisa menangkap


mereka hidup-hidup, tidak masalah jika kalian membunuh mereka, Pokoknya


utamakan keselamatan “ ucap Julius


“ Mengerti… aku mengerti “ ucap Esdeath, bersiap untuk


pergi, “ Lazuli, ayo!”


“ Dasar merepotkan “ keluhnya, mengikuti Esdeath dibelakang


“ Mereka ini….” keluh Sakura menghela nafas


“ Sakura, Hinata!, aku ingin kalian mengumpulkan informasi


penting, aku tidak akan mengajari kalian, karena kalian lebih ahli, utamakan


informasi tentang Devil Fruit dan sebuah Pedang terkenal, Meito!,


“ Tapi Julius, kau mau mengapain?” Hinata


“ Aku?, kesana” ucap Julius sambil menatap kastil besar


dikejahuan!, Julius berniat untuk menyusup kedalam istana kerajaan berharap ia


menemukan sesuatu yang menarik “ Merlin ikutlah bersamaku!, aku memerlukan


kemampuanmu”


“ Tentu “


Mereka berempat kemudian berpisah, Julius pergi dengan


Merlin, Sakura bersama Hinata, yang Julius tidak sadari adalah hinata menoleh


kebelakang dan melihat kepergiannya, ada sedikit tatapan cemburu diwajahnya


Melihat ini Sakura hanya tertawa cekikikan “ Ternyata,


Hinata kau….!”