
Ini adalah hari kedua mereka dilaut, semua orang sedang
menikmati kehidupan baru mereka, para gadis sedang melakukan hal-hal mereka
sendiri, Hinata menjadi koki kapal, Sakura menjadi Dokter kapal, Lazuli menjadi
Navigator sedangkan Merlin mungkin ia menjadi penyihir kapal (Peneliti) dan
esdeath, yah biarkan dia melakukan apapun ia ingin lakukan
Selain Merlin yang masih dikamarnya, semua gadis sedang
berjemur dibagian depan kapal, Lazuli sedang menemani Julius deck teratas untuk
mengoperasikan kapal
“ Lazuli, kau tidak perlu bergabung denganku, bersantailah
dengan yang lain “ ucap Julius
“ Tidak apa!” ucapnya, ia memang menjadi orang yang cuek dan
tidak banyak bicara
“ Bagaimana, apakah kau menyukai hidupmu yang sekarang? “
“ Tidak buruk “ ucapnya santai
Saat Julius merasa bahwa gadis ini terlalu cuek, Radar
mereka menangkap sesuatu, dari bentuknya, ia adalah sebuah kapal dan mereka
menuju kearah mereka
Lazuli kemudian menandang kearah Julius yang juga sedang
menatapnya, sambil tersenyum “ Ingatkan yang lain, aku yakin kalian ingin
sedikit berolah raga “
“ Em “ ucap Lazuli kemudian menuju kearah para gadis yang
dan mengatakan sesuatu pada mereka dan benar saja, mereka segera bangkit dari
tempat mereka khususnya Esdeath yang bersemangat
“ Benarkah?, akhirnya!, aku bisa menggerakkan tubuhku” ucapnya, kemudian naik ke deck teratas tempat
Julius berada
“ Julius, benarkah ada kapal lain yang menuju kearah sini?”
Sakura
“ Yah!, ia sudah memasuki radar, jaraknya 48 Km dari tempat
kita, jadi bersiaplah “ ucap Julius, “ Jika mereka memiliki niat tidak baik
pada kita dan menyerang, kalian tidak harus menahan diri, Jika mereka hanyalah
sampah, aku tidak keberatan jika kalian menyiksanya “ ucap Julius sedikit
tersenyum
“ Hahaha, aku sedikit bersemangat “ Esdeath
“ Jika salah satu dari mereka mengunakan kekuatan aneh, maka
usahakan agar tidak membunuhnya, kita perlu memahami tentang DF ini, dan jangan
lupa mengumpulkan informasi dan harta jika mereka memilikinya “
“ Kami mengerti “ setelah itu mereka semua memasuki kamar
masing-masing dan mengenakan pakaian yang biasanya, saat mereka datang, Merlin
bersama mereka “ Apakah ada kapal lain?”
“ Yah!, sebentar lagi kita akan berpapasan, ikutlah bersama
dengan yang lain, jika salah satu dari mereka adalah pengguna DF, maka jangan
biarkan Esdeath membunuhnya, kita perlu melakukan beberapa test padanya”
“ Ehm, baiklah “
Dan semakin lama, jarak mereka semakin mendekat dengan
bantuan Tenseigan milik Hinata, ia bisa melihat dijarak yang cukup jauh dan
memastikan bahwa itu adalah kapal Bajak Laut
“ Ingat, jangan lupa mengumpulkan informasi, dan Hinata,
cobalah apakah kau masih bisa mencoba gentle fist milikmu “ ucap Julius kepada
Hinata
“ Aku mengerti “ ucapnya
……..
Disisi lainnya, diatas kapal bajak laut, seorang dari atas
sarang burung sedang meneropong dan melihat sebuah kapal yang berbentuk aneh
karena tidak memiliki layar tetapi ia bisa memastikan itu adalah kapal bajak
laut dari bendera hitam dikapal itu , karena itu ia berteriak
“ Kapten, didepan ada kapal bajak laut, kapal itu terlihat
mewah” ucapnya yang membuat seroang pria yang membawa sebuah pedang
dipunggungnya berdiri dari kursinya sambil tertawa “ Kjikjijiji, Kalian
bersiaplah, kita akan merampas orang-orang itu, biarkan mereka merasakan
“ Ouuu” ucap para awak bajak laut bersiap-siap, mereka
bahkan sudah berdiri dihaluan kapal untuk melihat kapal yang didepan mereka dan
saat pandangannya menjadi jelas, mereka tidak menyangka kapal itu terlihat
sangat mewah
“ Kjikjikjijijiji sepertinya mereka sangat kaya, Bunuh
mereka semua, dan jangan merusaknya, kapal itu pasti sangat mahal”
“ Ouuu”
Saat mereka semua bersemangat untuk merampok, yang tidak
mereka harapkan adalah kapal didepan mereka adalah malaikat maut yang mendekat,
“ Kapten ada sesuatu yang terbang menuju kearah kita “ ucap salah satu kru
melihat sesuatu tidak tiba buah sosok terbang kearah mereka
“ Bammm” ketiga sosok itu kemudian mendarat dikapal mereka,
melihat ketiganya para bajak laut segera meneteskan air liur dan segera lupa
bahwa ketiga gadis ini terbang dilangit dan itu tidak mungkin
“ Kjikjikjiijiji, aku tidak menyangka mereka menyerahkan
diri, mereka adalah bagianku” ucap Kaptennya meneteskan air liur, tidak dapat
dipungkiri bahwa Esdeath, Hinata dan Lazuli adalah kecantikan top jadi tentu
saja pria normal akan tertarik pada mereka
“ Hahaha, kapten bagi kami juga, lihat payudara, sangat
besar “
“ Aku ingin yang pirang, walaupun *********** kec……… “
sebelum bajak laut itu menyelesaikan ucapannya, kepalanya tiba-tiba meledak
setelah mengenai sebuah bola energy berwarna biru
“ Bisakah kalian tidak membuka mulut!, itu sangat
menjijikkan “ Lazuli
“…… Tangkap mereka, aku akan menikmati untuk menyiksanya “
ucap
“ menyiksa!, aku sangat suka kata itu, cobalah bertahan “ ucap
Esdeath kemudian menggunakan [Weiss Schnabel] menciptakan banyak jarum es dari
udara dengan dengan gerakan tangannya ia menyerang para bajak laut dideck utama
“ Kemampuan es!, seperti Aokiji!” ucap kapten kapal, ia
sepertinya memiliki beberapa keterampilan, ia segera mencabut pedangnya dan
menangkis jarum es Esdeath
*Kling..kling*
“ Haaa…..,haaa, siapa kalian?” ucap Kapten Bajak Laut Darah
Besi, ia kehabisan nafas setelah menangkis serangan [Weiss Schnabel] milik
Esdeath, ia tidak menyangka bahwa ia bertemu dengan pengguna DF ditempat ini,
ia sangat marah melihat awak kapalnya dibantai tetapi ia menahannya selama ia
bisa bertahan maka ia bisa mencari kru lainnya
Saat ia berniat untuk menyerah terdengar suara “ Esdeath,
Julius mengatakan bahwa jangan membunuh mereka semua!, kita membutuhkan
informasi “ ketika ia membalikkan badan, ia melihat 2 gadis tambahan, 1
berambut merah jambu dan satunya berambut hitam pendek
“ Cih, bukankah ia masih hidup, kita bisa informasi darinya”
keluh Esdeath, ia sedikit kecewa, karena lawannya terlalu lemah, melihat para
wanita ini menjatuhkan penjangaannya, kapten bajak laut itu kemudian merasa
bahwa sekarang adalah kesempatannya untuk keluar hidup-hidup, selama ia bisa
menyandera salah satu kedua gadis ini
Karena itu ia bergerak dengan kecepatan yang lumayan sambil
mengarahkan pedangnya pada sakura “ Menyerahlah, jika tidak aku akan
membunuhmu” teriaknya, yang ia temukan bukanlah jalan keluar melainkan
kematian, dengan reflex, sakura menghindari pedangnya dan melapisi kepalan
tangannya dengan chakra miliknya
"Sannaro/ Cheery Blossom Impact"
Pukulan ini langsung mengenai kapten itu dan
menghancurkannya menjadi berkeping-keping dan menghancurkan kapal
“ Ahhh, aku tidak sengaja” ucap Sakura, sekarang ia sadar, bahwa ketidaksabarannya
menghancurkan semuanya