
Itu bukalah perkelahian melainkan pembantaian, Lazuli hanya
perlu meninju kepala seseroang agar kepala itu meledak sedangkan Esdeath
benar-benar menyiksa menyiksa mereka semua dan hanya menyisahkan kapten dari
beruang merah sekarat, alasan mengapa mereka tidak membunuhnya karena ia
penguna DF dan mereka masih membutuhkan bahan penelitian
“ Ahh, mereka sangat lemah, bagaimana kalau kita kembali “
ucap Esdeath penuh dengan kebosanan
“ Ya!, kau bantu kami membawanya, aku tidak ingin mengotori
tanganku dengan sampah ini” ucap Lazuli kepada pemilik Bar yang sedang
ketakutan di pojok, ia hanya bisa menganggukkan kepala karena sangat takut, ia
tidak menyangka bahwa kedua wanita cantik ini sangat kuat dan menakutkan
Julius dan Merlin yang pertama kembali ketempat mereka
berpisah disusul oleh Sakura dan Hinata, dan tidak lama kemudian Esdeath dan
Lazuli juga kembali, yang aneh adalah dibelakangnya terlihat seseorang dengan
tubuh kekar mengikutinya dan menyeret tubuh seseorang yang terlihat sekarat
“ Siapa dia?” tanya Hinata
“ Dia ……. Entahlah, aku tidak mengingat namanya yang pasti
dia pengguna DF zoan, jadi aku tidak membunuhnya “ ucap Esdeath, membuat yang
lain hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti, sedangkan yang mengikutinya
merasakan bahwa dahinya dipenuhi oleh keringat dingin
“ Sepertinya ini akan menarik “ ucap Merlin
“ Kalau begitu aku akan menyembuhkannya, sepertinya ia akan
mati setiap saat” ucap Sakura mulai penyembuhannya menggunakan seni tangan
mistik miliknya, tentu saja tidak ia sembuhkan sepenuhnya, tetapi hanya sampai
ditahap ia tidak akan melarikan diri
“ Kalau begitu, bagaimana jika kita pindah ketempat yang
lebih sepi, sepertinya para marine juga sedang menuju ketempat ini” usul Julius
dan mereka semua setuju
Menggunakan sihir teleportasi milik Merlin, mereka pergi ketebing
tempat mereka berlabuh, merlin terlihat sangat bersemangat melihat bahwa ia
bisa melakukan sebuah eksperiment
“ Jadi informasi apa yang kalian kumpulkan?” ucap Julius
kepada Sakura dan Hinata
“ Yah!, kami mendapatkan beberapa informasi tentang lokasi
kita saat ini “ jelas Sakura
“ Kita saat ini berada di pulau bernama Ombak, Di South Blue,
dan lihat “ ucap Hinata sambil menyerahkan sebuah Koran “ ini kami dapatkan
dari sebuah burung yang membawa sebuah Koran, sungguh aneh “
“ Ahh, didunia ini, Koran adalah sumber informasi paling
terupdate dan meliputi kejadian diseluruh dunia, burung itu disebut News coo,
ia membawa dan menyebarkan Koran dan poster pencarian keseluruh dunia”
“ Sungguh menarik “ ucap Merlin, ia tidak percaya bahwa
didunia ini, berita disebarkan dengan cara seperti itu
Julius kemudian membaca Koran dan menemukan berita yang
sangat menarik perhatianya “ Bajak laut Topi Jerami, mengumumkan perang dengan
Pemerintah dunia?, Hahahaha “
Melihat Julius tertawa setelah membaca Koran, mereka
memandang kearahnya “ Apakah ada yang menarik?” tanya Hinata
“ Yah! Ini informasi yang sangat menarik, kalian bersiaplah
kita akan ke Grandline dan langsung menuju Sabaody, akan ada perang besar,
antara Bajak Laut terkuat saat ini sekaligus seorang Yonkou melawan Marineford
“ jelas Julius
“ Perang?” tanya Sakura
“ Perang “ berbeda dengan sakura, Esdeath benar-benar
bersemangat
Disaat mereka sedang berdiskusi, pria Beruang merah itu kemudian bangun, dan menemukan bahwa mereka sedang tidak memperhatikannya, karena itu ia segera menggunakan DF miliknya dan berubah menjadi seekor beruang
merah dan menyerang Hinata
Yang lain juga menyadari hal ini tetapi tidak memperdulikannya, Hinata tidaklah lemah, ditambah setelah ia mendapatkan Knight
pieces, dan membuat Byukugan miliknya berevolusi menjadi Tenseigan
“ Hinata, coba tutup titik tenketsu miliknya untuk melihat
“ Tentu “ ucap Hinata
Beruang merah, merasa sangat marah, karena di remehkan oleh
orang-orang ini, ia berfikir bahwa ia tidak siap karena itu ia dikalahkan,
ditambah ia telah dibutakan oleh amarah mengingat Krunya telah dibantai
“ MATI” teriak, “ Cakar beruang mematikan”
“ Juuken “ ucap Hinata, setelah ia mengamati dan menganalisa
aliran energy milik beruang merah, sambil menghindari serangan cakar beruang
merah, Hinata dengan presisi mengirimkan dan menyuntikkan chakra miliknya ke
titik-titik tekanan tertentu (tenketsu)
*Argh*
“ Apa yang kau lakukan pada tubuhku” ucap beruang merah,
ketakutan bagaimana tidak ia sedang dalam keadaan zoan miliknya, tetapi
tiba-tiba dipaksa menonaktifkannya, ini adalah hal yang tidak pernah terjadi
sebelumnya
Selain menonaktifkan kemampuan DF miliknya, dengan menekan
titik Tenketsu, hal ini juga menyebabkan kerusakan internal pada organ yang
terhubung dengan titik tenketsu
Melihat hasil ini, Julius sedikit tersenyum “ Sepertinya itu
berhasil “
“ Yah!, sayangnya tidak seperti pada pengguna chakra,
menyegel sepenuhnya titik tenketsu padanya sangat tidak mungkin, efeknya hanya
berlangsung selama beberapa menit, mengingat energy miliknya berbeda dengan
chakra “ jelas Hinata sedikit menghela nafas
“ Tidak masalah, itu sudah cukup, di medan perang, beberapa
menit itu bisa merubah hasil perang” jelas Julius cukup puas dengan pengetahuan
ini, sekarang ia tinggal mencobanya pada pengguna Logia, apakah metode ini
berguna pada pengguna logia
“ Aku serahkan padamu Merlin, Sakura Hinata, cobalah temukan
cara untuk mengestrak DF miliknya, ada teori yang mengatakan bahwa ketika
pengguna DF mati, maka Df miliknya akan bereinkarnasi pada buah terdekat yang
memiliki jenis yang sama “
“Ehm, baiklah, aku cukup bersemangat dengan penelitian ini”
ucap Merlin
“ Aku akan membantu “ jelas Hinata
“ Mari kita lakukan, tetapi sepertinya kita harus menemukan
tempat yang memiliki peralatan yang memadai untuk penelitian ini “ Sakura
“ Bisakah kita pergi sekarang?” Esdeath
“ Peralatan?, aku tahu tempat yang kau maksud. Kalau begitu,
kita berangkat sekarang” ucap Julius kemudian mengeluarkan sebuah borgol batu
laut yang pinjam dari kerajaan tadi dan mengikatkannya pada beruang merah
“ Tidak, tolong ampuni aku “ teriaknya, ia sekarang sangat
ketakutan, bagaimana tidak, ia mendengar semua perbincangan yang mereka lakukan
dan itu sangat menakutkan
“ Merlin, apakah kau tidak memiliki sihir agar ia tidak
berisik?”
“ Tentu “ ucap merlin kemudian mulai merapal sihir silent
pada beruang merah
Karena semua keperluan mereka sudah terpenuhi, bahkan bahan
makanan juga sudah Julius beli sebelum bertemu dengan yang lain dan
memasukkannya pada penyimpanan kapal miliknya, dank arena ia sudah meminjam
banyak emas, Julius tidak harus mengikuti rencana awalnya yakni memburuh dan
menguangkan kepala bajak laut
Julius kemudian mengeluarkan kapal Majestic dari ruang
penyimpan, yang membuat beruang merah tidak tahu harus berkata apa, bagaimana
tidak, itu adalah kapal yang sangat mewah, terbuat dari besi dan kaca
“ Siapa mereka sebenarnya” pikirnya
Bajak laut BigBang kemudian melanjutkaan perjalanan dengan
seorang tawanan, yang lebih tepatnya kelinci percobaan