
[*ʜᴀᴘᴘʏ ʀᴇᴀᴅɪɴɢ]
"ʙᴇɢɪᴛᴜ ᴛɪᴅᴀᴋ ᴘᴀɴᴛᴀꜱɴʏᴀ ᴀᴋᴜ ʙᴇʀꜱᴀᴍᴀ ᴋᴀᴍᴜ. ꜱᴇʜɪɴɢɢᴀ ʙᴀɴʏᴀᴋ ʏᴀɴɢ ᴛɪᴅᴀᴋ ᴍᴇɴʏᴜᴋᴀɪ ʜᴜʙᴜɴɢᴀɴ ᴋɪᴛᴀ ʙᴇɢɪᴛᴜ ᴊᴜɢᴀ ᴅᴇɴɢᴀɴ ᴋᴀᴍᴜ. ᴋᴀᴍᴜ ᴛɪᴅᴀᴋ ᴘᴇʀɴᴀʜ ᴍᴇɴʏᴜᴋᴀɪ ʜᴜʙᴜɴɢᴀɴ ɪɴɪ"
••••
Hari ini Hana sudah mulai melakukan aktivitas seperti biasa
"Mama nyuruh lo kerumah" ucap Jaehyun yang kini sedang ada di apartemen Hana
"seriusan? Tapi aku takut. Gimana kalau mama kamu ga suka sama aku? " balas Hana dengan tatapan yang berubah menjadi sendu
"i don't care. Mama ga suka sama lo ya berarti lo ga baik buat gue" ucap Jaehyun
"Aku masakin sesuatu dulu yah, masa datang ke rumah calon mertua ga bawain apa-apa" Ucap Hana
"eh atau aku bawain apa gitu, kamu tau mama sukanya apa? " lanjut Hana
"Gausah lebay, lo ga usah cari muka gitu di depan nyokap gue" ucap Jaehyun
••••
"Eh Jaehyun udah dateng, sini masuk" ucap Mama Jaehyun
Mereka pun berjalan menuju ruang tamu. Tak lupa dengan rasa takut dan gugup yang masih menyelimuti Hana
"Nama kamu siapa? " ucap Mama Jaehyun
"Hana Kim tante" balas Hana dengan ramah
"Kamu tau Chaeyeon kan? Sahabatnya Jaehyun. Dan Chaeyeon banyak cerita ke tante tentang kamu. Tante cuma mau mastiin aja beberapa hal ke kamu" ucap Mama Jaehyun
"mastiin tentang apa ya tante?" tanya Hana kepada mamanya Jaehyun
"kamu ga bisa masak? " ucap Mama Jaehyun
" bisa kok tan, malah Hana sering masak daripada delivery order. Ya karena menurut Hana itu ga sehat" ucap Hana
"tapi Chaeyeon bilang kalau kamu ga bisa masak. Dan nyuruh anak saya buat delivery order terus. Seharusnya kamu bisa masak Hana. Kamu tau kan, ga sehat kalau terus beli. Masa kamu kalah sama Chaeyeon. Chaeyeon aja setiap datang kesini bawa kue buatan dia yang rasanya bener-bener enak" ucap Mama Jaehyun
"tapi aku--" ucapan Hana terpotong oleh Jaehyun
"udah ma gausah dilanjut, nanya yang lain aja" ucap Jaehyun
"Kamu sering morotin Jaehyun? " ucap Mama Jaehyun
"Enggak tan, Hana ga pernah minta apa-apa ke Jaehyun. Bahkan buat jalan aja Hana jarang sama Jaehyun" ucap Hana
"oh jarang jalan sama Jaehyun jadinya jalan sama cowok lain gitu? " tanya Mama Jaehyun
"bukan gitu maksud Hana tante" ucap Hana
"oh iya Chaeyeon cerita ke tante, kalau kamu sering datang ke perusahaan Jaehyun. Dan ngajak Jaehyun buat jalan-jalan dan berujung Jaehyun lalai sama kerjaannya. Benar Begitu Hana? " ucap Mama Jaehyun
"Hana sama sekali ga pernah kayak gitu tante, Hana ga pernah ganggu Jaehyun pas lagi kerja" ucap Hana
"Ga ganggu tapi kok nyuruh beliin makanan pas Jaehyun kerja" timpal Jaehyun
"kamu tinggal di Jakarta sendiri? Orang tua kamu kerjaannya ga jelas yah? " tanya Mama Jaehyun
"tinggal sendiri tante, orang tua say--" ucap Hana dengan rasa gugup
"Tidak perlu dilanjut, Chaeyeon sudah cerita ke tante di sini saya hanya ingin bertanya ada keberanian dari mana kamu bisa menjadikan anak saya pacar kamu. Sedangkan keluarga kamu saja tidak jelas pekerjaannya" ucap Mama Jaehyun
Ucapannya kali ini tentu membuat hati Hana mencelos
Tetapi dibalik itu semua ada suatu fakta yang tersembunyi dan Hana tidak diizinkan untuk memberitahu
"Jaehyun kamu kalau cari pasangan tolong yang sederajat" ucap Mama Jaehyun
"emang Hana ga sederajat ma? "ucap Jaehyun
"kamu liat aja, pekerjaan ortu nya aja ga jelas. Pasti dia bukan dari kalangan yang sama dengan kita Jaehyun. Mama gamau kamu pacaran apalagi sampai nikah dengan orang yang tidak memiliki derajat sama dengan kita" Mama Jaehyun yang kini mulai menunjukkan ketidaksukaan kepada Hana
"apa pekerjaan kamu? " tanya Mama Jaehyun lagi dan lagi
"hanya sekretaris?" Ucap Mama Jaehyun dengan nada tidak suka
"iya tante" ucap Hana
"Mama ga setuju kamu sama Hana "ucap Mama Jaehyun
"kenapa ma? " tanya Jaehyun
"tanpa perlu mama jelaskan kamu juga udah tau" ucap Mama Jaehyun yang kemudian pergi meninggalkan Jaehyun dan Hana
Setelah Mama Jaehyun pergi
"Jae" ucap Hana yang kini dengan mata yang sudah berkaca-kaca
"apa? " ucap Jaehyun dingin
"mama kamu ga suka sama aku" ucap Hana yang kemudian menunduk
"apa segitu ga pantesnya aku sama kamu? Apa aku terlalu buruk untuk bisa jadi pasangan kamu? " ucap Hana
"Emang Chaeyeon cerita apa aja sih tentang aku? Dia pasti cerita yang macem-macem tentang aku Jae" ucap Hana yang merasa tidak suka dengan Chaeyeon
"GAUSAH NUDUH CHAEYEON BISA GA SIH! KALAU MAMA GA SUKA BERARTI LO GA BAIK BUAT GUE" ucap Jaehyun
Gagal sudah pertahanan Hana.
Kini air matanya keluar tanpa permisi
"Jae, kamu kenapa sih selalu bentak aku? Kamu selalu marahin aku? Kamu selalu dingin ke aku tapi ke Chaeyeon enggak? Kenapa? Kenapa kamu kayak gitu. Kenapa kamu ga putusin aku aja kalau kamu emang ga nyaman sama aku" ucap Hana karena ia sudah sangat lelah
"Aku cuma cewek biasa Jaehyun, aku bisa ngerasain sakit hati aku juga bisa cape sama sikap kamu yang kayak gini terus" lanjut Hana dengan masih air matanya yang mengalir
"lo gausah tau apa alasan gue" ucap Jaehyun
"kenapa? Apa alasannya. Kita udah jalin hubungan 6 bulan tapi aku sama sekali ga pernah rasain sikap kamu selayaknya pacar ke aku" ucap Hana
"Hana gausah bahas yang kayak gini bisa ga sih, ini rumah gue. Lo bisanya bikin rusuh doang yah ternyata" ucap Jaehyun
"Jae" ucap Hana yang sudah tidak kuat dengan perkataan yang Jaehyun lontarkan
"Apa aku bisa bilang kalau aku bener-bener ga kuat sama sikap kamu? " ucap Hana
"Apa aku gabisa sedikit aja geserin posisi Chaeyeon di kehidupan kamu? " tanya Hana yang seolah tidak kuat dengan semuanya
"berisik. Bisa diem ga sih lo. Buruan pulang, gue rasa lo masih tau jalan pulang kemana" ucap Jaehyun
••••
Disinilah Hana, kini ia sedang berada di sebuah pinggiran sungai
Hatinya kini merasa sangat sakit
Apa kesalahan yang Hana perbuat?
Ada apa dengan Jaehyun yang sikapnya semakin hari semakin jahat kepada Hana?
Mengapa Mama Jaehyun tidak suka kepada Hana.
Apa begitu tidak pantasnya kah ia menjadi kekasih Jaehyun?
Jika memang benar, ia akan mundur
"Jangan ngelamun" ucap seseorang yang kini duduk di bangku dekat sungai
"Eh kak Mingyu, ngapain kak? " ucap Hana
"Jalan-jalan doang sih. Kenapa sih setiap gue ketemu lo. Lo selalu ngelamun, lagi mikirin apa? Butuh tempat buat curhat. Gue pasti dengerin" Ucap Mingyu
"gapapa kak" ucap Hana*
...----------------...